DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Jembatan Mahakam Dalam Bahaya! 22 Kali Kapal Tongkang Menabrak Pilar Tanpa Evaluasi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Jembatan Mahakam Dalam Bahaya! 22 Kali Kapal Tongkang Menabrak Pilar Tanpa Evaluasi
Daerah

Jembatan Mahakam Dalam Bahaya! 22 Kali Kapal Tongkang Menabrak Pilar Tanpa Evaluasi

Adtya Published Maret 10, 2025
Share
SHARE

Digindonews.Com – SAMARINDA, Insiden kapal tongkang yang kembali menabrak pilar Jembatan Mahakam pekan lalu menambah catatan panjang kecelakaan di kawasan tersebut. Menurut catatan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), kejadian ini tercatat sebagai tabrakan ke-22. Kejadian berulang ini memunculkan kekhawatiran serius terkait keamanan jembatan yang menjadi infrastruktur vital bagi masyarakat dan perekonomian kota Samarinda.

Putra, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Kaltim-Tara, mengungkapkan rasa frustasi atas kurangnya evaluasi terhadap pihak yang bertanggung jawab. “Ini sudah keterlaluan. Kejadian serupa terjadi berulang kali tanpa ada solusi konkret. Pengawasan di jalur sungai harus segera diperketat, dan pihak yang bertanggung jawab harus dievaluasi dengan serius,” ujar Putra dalam keterangannya kepada media.

Jembatan Mahakam merupakan salah satu struktur paling penting di Samarinda, menghubungkan dua sisi kota dan menjadi jalur vital untuk pergerakan warga serta distribusi barang. Setiap tabrakan yang terjadi pada pilar jembatan meningkatkan risiko kerusakan struktural yang dapat mengganggu arus lalu lintas dan kegiatan ekonomi. Jika tidak segera ditangani, kerusakan serius pada jembatan ini dapat berimbas pada mobilitas ribuan orang setiap harinya.

Baca Juga  "Gelar Rakor Penguatan Kapasitas, Bawaslu Kota Solok Minta Panwascam Lebih Gencar Melakukan Pengawasan"

Namun, meskipun telah terjadi 22 kali insiden tabrakan kapal tongkang, pengawasan di jalur sungai yang melintasi Jembatan Mahakam masih dinilai sangat lemah. Banyak pihak, termasuk aktivis dan tokoh masyarakat, menilai bahwa langkah preventif yang diambil selama ini belum cukup untuk mencegah insiden berulang yang mengancam keselamatan banyak orang.

Putra juga mengingatkan akan tragedi yang terjadi pada tahun 2011 di Jembatan Kutai Kartanegara, yang runtuh setelah tabrakan dengan kapal tongkang. Kejadian tersebut merenggut puluhan nyawa dan menjadi luka yang mendalam bagi masyarakat Kalimantan Timur. “Kami tidak ingin sejarah kelam itu terulang di Jembatan Mahakam. Keamanan dan keselamatan warga Kalimantan Timur harus menjadi prioritas utama,” tambah Putra dengan nada keras.

Baca Juga  Bawaslu Kabupaten Sijunjung Evaluasi Pilkada 2024, Tekankan Akuntabilitas Keuangan

Dalam pandangannya, Pelindo sebagai subholding untuk kapal tunda dan jasa maritim harus bertanggung jawab penuh terhadap insiden-insiden ini. “Pelindo memiliki fasilitas dan kewenangan untuk mencegah terjadinya kecelakaan semacam ini. Kenapa bisa sampai 22 kali kejadian seperti ini terjadi? Ini bukan kelalaian biasa, ini adalah masalah serius yang harus ditangani dengan tegas,” tegas Putra.

Sebagai langkah tindak lanjut, Badko HMI Kaltim-Tara berencana mengadakan rapat tindak lanjut (RTL) dengan DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Tujuannya adalah untuk mendorong pihak berwenang segera mengambil langkah-langkah yang lebih konkret dalam menangani masalah ini. “Kami akan mendesak pencopotan Kepala KSOP dan GM Pelindo Kota Samarinda jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti dengan tegas,” tambah Putra.

Putra juga mengancam akan mengorganisir aksi besar jika pihak berwenang gagal merespons situasi ini. “Jika tidak ada tindakan yang konkret, kami dari Badko HMI Kaltim-Tara akan mengepung kantor Pemprov dan DPRD Provinsi Kalimantan Timur,” ujarnya, menegaskan bahwa mereka tidak akan diam jika keselamatan warga Kaltim terus terabaikan.

Baca Juga  DPR RI Arwani: Hati-hati Gunakan Medsos, Ada UU ITE

Pemerintah Kota Samarinda dan pihak terkait kini berada di bawah sorotan. Warga dan aktivis berharap agar langkah nyata segera diambil untuk mencegah tragedi besar yang dapat merugikan banyak orang. Selama pengawasan dan evaluasi terhadap pengelolaan jalur sungai di sekitar Jembatan Mahakam tidak diperketat, ancaman terhadap jembatan ini dan keselamatan warga Kaltim akan terus meningkat.

Jembatan Mahakam harus segera dilindungi dan diperkuat, karena ia bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga menjadi simbol dari mobilitas dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Kalimantan Timur. Keamanan jembatan ini kini lebih dari sekadar kebutuhan, melainkan menjadi tuntutan mendesak bagi keselamatan semua pihak***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pimpin TSR I, Bupati Safni Kunjungi Masjid Al-Hidayah Jopang Manganti
Next Article AnyMind Group mendapatkan hak distribusi eksklusif untuk merek kosmetik Jepang THREE di Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah839
    • Agam14
    • Bukit Tinggi13
    • Limapuluh Kota388
    • Padang26
    • Payakumbuh25
    • Solok63
  • Ekonomi399
  • Headline402
  • Internasional81
  • Khazanah177
  • Lifestyle112
  • Nasional771
  • Olahraga75
  • Opini159
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik251
  • Uncategorized203
  • Video15

Berita Lainnya

Demokrasi yang Meredup, GMNI Sijunjung Menyalakan Lilin Harapan
Fadhlur Rahman Ahsas: Aspirasi Boleh Lantang, Tapi Kemanusiaan Lebih Penting
BRI Finance Raih Penghargaan Indonesia Best Multifinance Awards 2025
Kementerian PU Membangun Bendungan Bagong di Trenggalek untuk Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Limapuluh Kota

Selalu di Sorot dan Dikritik Awak Media, Kadis Kesehatan Kabupaten Lima Puluh Kota Tuding Wartawan

Agustus 27, 2025
Padang

Jajaran pimpinan LSM Baswara Project Sumbar: Pentingnya peran Organisasi Masyarakat dalam mewujudkan stabilitas Harkamtibmas

Agustus 25, 2025
Daerah

Makesta & Konfercab IPNU-IPPNU Pessel: Lahirkan Generasi NU Milenial Berdaya Juang

Agustus 23, 2025
Daerah

Ketua Umum DPN TMI Resmi Lantik Pengurus DPW TMI Provinsi Sumbar

Agustus 21, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?