DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Teddy Alfonso: Bansos Sangat Rawan Dipolitisasi, Sebaiknya Dicairkan Paska Pencoblosan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Politik > Teddy Alfonso: Bansos Sangat Rawan Dipolitisasi, Sebaiknya Dicairkan Paska Pencoblosan
Politik

Teddy Alfonso: Bansos Sangat Rawan Dipolitisasi, Sebaiknya Dicairkan Paska Pencoblosan

asribel Published Februari 2, 2024
Share
Teddy Alfonso.
SHARE

DIGINDONEWS.COM, PADANG – Bantuan Sosial (Bansos) merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial negara terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam konteks ini, bantuan sosial bukan hanya sekadar program atau alokasi dana semata, melainkan sebuah upaya bersama untuk menciptakan keadilan sosial, mengurangi kesenjangan ekonomi, dan memperkuat daya tahan masyarakat. Bantuan sosial menjadi pilar kemanusiaan yang mampu mengubah kehidupan dan mengangkat martabat setiap individu.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Sumatera Barat 1 Partai Golkar, Teddy Alfonso pada Jumat, 2 Februari 2024.

Teddy menjelaskan, salah satu bentuk bantuan sosial yang paling umum adalah bantuan ekonomi. Program-program ini bertujuan untuk memberikan dukungan finansial kepada kelompok masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan atau terdampak secara ekonomi, seperti anak-anak yatim, lansia, dan keluarga kurang mampu.

Baca Juga  Teddy Alfonso: Kebudayaan Lokal Adalah Intisari dan Bunga Rampai Budaya Nasional

“Bantuan ekonomi tidak hanya memberikan kelegaan jangka pendek, tetapi juga menciptakan peluang bagi penerima untuk meningkatkan taraf hidupnya melalui pendidikan dan pelatihan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Teddy, bantuan sosial juga mencakup bidang pendidikan. Program beasiswa dan bantuan pendidikan membuka pintu akses bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Ini tidak hanya membantu mengurangi kesenjangan pendidikan, tetapi juga merangsang perkembangan sumber daya manusia yang berkualitas, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi positif bagi perkembangan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Selain itu, kata Teddy, bantuan sosial juga mencakup sektor kesehatan. Program kesehatan masyarakat, vaksinasi massal, dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang terjangkau membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. “Sebuah masyarakat yang sehat memiliki potensi untuk menjadi lebih produktif, kreatif, dan berdaya saing,” katanya.

Baca Juga  Kedai 1998: Bersama Bacaleg Zeni Fariddah Perwakilan Perempuan Dari PDI-P Dapil 1 Kabupaten Berau

“Namun, keberhasilan bantuan sosial tidak hanya tergantung pada sumbangan materi atau dukungan finansial semata. Pentingnya penyelenggaraan program yang efektif, transparan, dan berkelanjutan sangat diperlukan. Melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program bantuan sosial akan memastikan bahwa bantuan tersebut benar-benar mencapai sasaran yang diinginkan,” ucapnya.

Kegiatan Bansos akhir-akhir ini menjadi bahan pembicaraan, apalagi momennya dinaikan saat menjelang pemilu 2024. Sejak Covid bansos memang sangat diperlukan. Pada tahun 2020, total jumlah bansos mencapai 498 triliun. Anggaran bansos ini, cenderung menurun pada tahun 2021 dan 2022 yaitu sebebar 468,2 triliun dan 460,6 triliun. Namun yang anehnya, tidak ada masalah serius seperti Covid, anggaran bansos 2024 hampir sama besar dengan tahun 2020 yaitu 496 triliun. Jumlah itu bertambah sekitar 20 triliun dibandingkan tahun 2023 yaitu sebesar 476 triliun. Anggaran bansos ini semuanya sudah disetujui oleh DPR.

Baca Juga  Ketum PPI Bima : Mendukung Kapolda Karyoto dalam Pemberantasan Judi Online di Komdigi

Menurut Teddy, sebenarnya tidak menjadi permasalahan. Yang menjadi permasalahan pembagian BLT (Bantuan Tunai Langsung) sebesar Rp. 11,2 triliun dilakukan pada masa kampanye. Dan tentu menjadi permasalahan serius di tengah masyarakat.

“Banyak yang berpendapat pendistribusian menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 berpotensi bermuatan politis dan ada kecendrungan untuk dipolitisasi. Program populis seperti bansos maupun BLT ini, berpotensi untuk dapat mengubah opini dan pilihan politik masyarakat,” ucapnya.

Untuk menghindari kecurigaan tersebut, Teddy Alfonso mengusulkan agar pembagian BLT atau Bansos ini dilakukan pasca pemilu.

“Bagaimanapun juga Bansos ini, adalah hak rakyat, setiap warga negara yang membutuhkan berhak memperolehnya. Oleh karena itu, janganlah dipolitisasi,” begitu ulas Teddy mengakhiri.

TAGGED:BansosBansos Rawan DipolitisasiBantuan SosialCaleg DPR RI dapil Sumbar 1Partai GolkarPencairan BansosTeddy Alfonso
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pemkab Limapuluh Kota Jalin Kerja Sama dengan Pengadilan Agama dan Kementerian Agama
Next Article Kampanyekan Dedy Bachtiar, Tim Relawan Sambangi Pasar Tanah Kongsi Pecinaan Pondok Kota Padang
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah980
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota413
    • Padang34
    • Payakumbuh81
    • Solok73
  • Ekonomi1,145
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah209
  • Lifestyle112
  • Nasional944
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized273
  • Video15

Berita Lainnya

Makanan yang Bagus untuk Imunitas Kucing
Anggota LSM GENERASI INDONESIA BERSIH DIFITNAH, Di Ajak Duel Di Depan BALAI WARTAWAN Luhak 50   
India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS
FLOQ Dukung Transisi Kepemimpinan OJK dan Ekosistem Keuangan Indonesia

Berita Terkait

Politik

SOKSI Pimpinan Ali Wongso Sinaga Gelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama Mengkaji Suara Rakyat Suara GOLKAR

Maret 12, 2026
Andreas H. Silalahi, Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik
HeadlineNasionalPolitik

DPP GMNI Bidang GEOPOLITIK : Perjanjian ART RI-AS adalah Bentuk Ketergantungan Baru

Februari 24, 2026
Politik

Satu Tahun Memimpin, Agung Nugroho Berhasil Mendapatkan Hati Masyarakat

Februari 21, 2026
NasionalPolitik

Tokoh Masyarakat Sijunjung Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Presiden

Januari 30, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?