DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Petani di Limapuluh Kota Dilatih Disperindag Sumbar
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Limapuluh Kota > Petani di Limapuluh Kota Dilatih Disperindag Sumbar
Limapuluh Kota

Petani di Limapuluh Kota Dilatih Disperindag Sumbar

Cesar Published Juli 8, 2023
Share
SHARE
digindonews.com — Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Barat (Disperindag Sumbar) melatih petani gambir di Kabupaten Limapuluh Kota mengolah produk gambir menjadi tanin dan katekin.“Selama ini petani kita hanya menjual ekstrak getah gambir. Harganya fluktuatif karena dikendalikan eksportir. Sekarang kita latih untuk mengolahnya menjadi produk turunan berupa tanin dan katekin yang memiliki nilai jual lebih tinggi,” kata Kepala Disperindag Sumbar, Novrial di Padang, Jumat (7/7).

Ia mengatakan, harga gambir saat ini sebenarnya cukup bagus. Untuk gambir dengan kadar air 16 persen bisa mencapai Rp45 ribu per kilogram di tingkat petani. Harga bagus itu menurutnya sudah sejak enam bulan lalu.

“Kita bersyukur harga gambir tinggi karena sebagian besar petani gambir di Indonesia berasal dari Sumbar yaitu dari Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan. Namun untuk stabilisasi harga belum bisa dijamin,” katanya.

Baca Juga  Serahkan 412 Petikan SK PNS, Bupati Safaruddin Minta Pegawai Ubah Paradigma Reformasi Birokrasi

Ia menyebut persoalan harga yang tidak stabil itu masih menjadi kendala pengembangan gambir di Sumbar. Karena itu perlu ada solusi yang disiapkan, salah satunya dengan melatih petani agar bisa memproduksi produk turunannya.

Novrial mengatakan ekspor gambir yang utamanya ke India, biasanya diolah lagi menjadi tanin dan katekin untuk di ekspor ke pasar Eropa, USA dan Jepang.
Harga produk turunan itu lebih tinggi, baik di pasar domestik maupun di pasar internasional. Untuk produk Katechin saat ini dihargai Rp.800 ribu per kilogram.

“Pelatihan yang diberikan ini diharapkan mampu menjadi solusi kemelut masalah produksi dan pemasaran gambir selama ini, yang terjadi karena kekurangan pemahaman pasar, kandungan atau turunan, manfaat dan cara pengolahan yang baik untuk menjaga standar kualitas,” katanya.

Baca Juga  Gelar Webinar, Bambang DPR RI : "Ekonomi Digital di Indonesia Diprediksi Akan Menjadi Terbesar di Asia Tenggara Hingga 2030"

Ia berharap dengan pelatihan yang diberikan, petani gambir di Sumbar memiliki alternatif. Tidak hanya menjual ekstrak gambir mentah tetapi juga produk turunannya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada 5 – 7 Juli 2023 di Aie Putiah Lubuk Bangku Kabupaten Limapuluh Kota yang diikuti oleh petani pengolah gambir di daerah itu.

Novrial menyebut pelatihan akan dilanjutkan di sentra gambir berikutnya di Pesisir Selatan pada akhir Juli 2023.

Selanjutnya, Pemprov Sumbar akan mencoba melakukan observasi pasar untuk mengetahui pembeli di dalam negeri dan importir di luar negeri dan informasi harga secara berkala untuk diinformasikan kepada petani pengolah/pelaku perdagangan gambir untuk mewujudkan tata niaga yang sehat bagi semua pihak.

Baca Juga  Cermati LKPj 2025, Ferizal Ridwan Sarankan Dua Langkah Strategis Selamatkan Fiskal Daerah

Langkah yang diambil Disperindag tersebut sejalan dengan harapan Gubernur Sumbar, Mahyeldi untuk menyiapkan hilirisasi produk gambir di daerah itu sehingga harga tidak sepenuhnya tergantung kepada eksportir. (***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article MN KAHMI Romo Syafii Silaturahmi ke Prof Qasim Mathar di Ponpes Matahari Maros
Next Article Baralek Gadang Batagak Gala Pangulu Nagari Suayan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,272
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh315
    • Solok73
  • Ekonomi2,579
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Pemko Payakumbuh Terpilih Salah Satu Daerah Sebagai Akselerasi Produk Kriya Indonesia
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda Turun Langsung Mengirimkan Bantuan Kabupaten Solok
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Terima Kunjungan Siswa Raudhatul Jannah
Pemko Payakumbuh Menerjunkan 61 Porsenel Gabungan Bantu Penanganan Darurat Bencana Banjir Bandang Kabupaten Solok

Berita Terkait

Limapuluh KotaPariwara Lipsus

135 MILIAR ALOKASI DANA TKD DIREALISASIKAN UNTUK PEMULIHAN PASCA BENCANA DI LIMA PULUH KOTA

September 15, 2026
Limapuluh Kota

AKBP Syaiful Wachid Dorong Polres 50 Kota Hadir dengan Pelayanan Bersih, Transparan dan Bebas Korupsi

September 5, 2026
Limapuluh KotaPariwara Lipsus

BANTUAN TERNAK TEMBUS Rp1 Miliar, TKD JADI ANDALAN PULIHKAN EKONOMI PETERNAK KORBAN BENCANA DI LIMA PULUH KOTA

Agustus 26, 2026
Limapuluh KotaPariwara Lipsus

DIAWALI DARI SULIKI, PEMKAB UPAYAKAN MITIGASI BENCANA DENGAN PENGUKUHAN KAMPUNG SIAGA BENCANA (KSB)

Agustus 22, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?