DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: MENGUBAH CARA PANDANG
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > MENGUBAH CARA PANDANG
Khazanah

MENGUBAH CARA PANDANG

Agus Salim Published Juni 15, 2023
Share
SHARE

Khazanah

 

 

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh 

 

 

Suatu saat, saya memberi ceramah di hadapan ibu-ibu di Mushalla Nurul Yaqin Luak Sarunai Malana Ponco, Batusangkar, Sumatera Barat. Saya membahas tentang bagaimana seharusnya menyikapi hidup ini. Selesai ceramah, ada salah seorang ibu bertanya dengan segala kepolosannya,  

 

“Ustadz, kenapa saya yang rasanya rajin beribadah kepada Allah, berdoa kepada-Nya agar kehidupan saya dirubah, namun seolah tidak ada titik terang. Saya tetap miskin.”  

 

Saya jawab, “Bu, yakinlah bahwa doa ibu tidak ditolak Allah, selama ibu taat. Namun, doa itu ditransfer ke hal lain. Misalnya: dosa ibu diampuni atau doa itu ditangguhkan, karena Allah tahu kapan waktu yang tepat permintaan itu dikabulkan. Apa bedanya dengan kita. Ketika anak SD meminta mobil Xenia dan ingin berlaga seperti orang dewasa, maka kita menahan untuk mengabulkan permintaannya, karena kita tahu bahwa seumur dia belum tepat diberikan fasilitas mobil. Kalaupun dipaksakan diberi tentunya akan terjadilah hal-hal negatif yang tidak diinginkan. Jadi berbaik sangkalah kepada Allah, Tuhan kita. Dan teruslah berdoa. Sebenarnya Tuhan menginginkan ibu sering-sering memohon kepada-Nya agar ibu semakin mendekatkan diri.” 

Baca Juga  PELAJARAN DARI KLUB 99 

 

Si Ibu pun manggut-manggut, sambil tak lupa mengucapkan terimakasih atas jawaban saya. Saya tidak tahu apakah ibu tersebut manggut-manggut karena paham, atau justru bingung atas jawaban saya. 

 

Memang, seharusnyalah kita mengubah pandangan terhadap posisi Allah di hati kita semua. Cobalah menyadari, kita ini memiliki Tuhan yang kekuasaan-Nya tidak terbatas, tidak bertepi. Meyakini Tuhan dari sisi positif, akan membuat Tuhan tidak akan pernah „berlsaya negatif‟ (yang lebih tepatnya, kita tidak akan merasa bahwa Tuhan sudah berlsaya negatif). Bukankah Dia sendiri yang membisikkan kalimat indah kepada Muhammad, Rasul akhir zaman, “Aku tergantung bagaimana cara hamba-Ku memandang.” (h.r. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menganjurkan kita agar selalu berbaik sangka kepada Allah (positive thinking). Dan sebaliknya, bila kita salah memandang Allah, maka sisi itulah yang akan mewarnai kehidupan kita. 

Baca Juga  RAJA YANG TERSANDARKAN

 

Setiap kejadian, betapapun pahitnya, pasti selalu menyisakan hikmah yang begitu besar.  

Itulah yang diajarkan oleh-Nya melalui kalam-Nya Yang Mulia agar kita tidak putus asa atas sesuatu yang „hilang‟ dan tidak berbangga diri ketika „ada‟.Supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Qs. Al-Hadid: 23). Ayat tersebut adalah kelanjutan dari ayat sebelumnya, ayat 22 dari surah yang sama. Dalam firman Allah, tidak ada satu musibah pun yang menimpa bumi dan diri kita semua tanpa lepas dari penglihatan Allah. Dan menjadi sangat mudah bagi Allah untuk mengubahnya. Tergantung kitalah kemudian, bagaimana kita menyikapi segala sesuatu yang terjadi di kehidupan kita. “Tiada musibah yang menimpa di bumi dan (Tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan Telah tertulis dalam Kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Qs. Al-Hadid: 22). 

Baca Juga  Daffa : RUU PERAMPASAN ASET: SOLUSI PENEGAKAN HUKUM ATAU ALAT POLITIK

 

#Syaiful_Anwar

#Fakultas_Ekonomi

#Universitas_Andalas

#Kampus2_Payakumbuh

#Goresan_Hikmah

#Belajar_Memuji_dari_Sang_Nabi

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Farah Nilai Digital Dapat Berfungsi Sebagai Alat Kontrol Sosial
Next Article Rachel Maryam Anggota DPR RI Dorong Tenaga Pendidik Manfaatkan Perkembangan Teknologi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,311
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh346
    • Solok76
  • Ekonomi2,854
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah229
  • Lifestyle113
  • Nasional1,089
  • Olahraga85
  • Opini200
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized308
  • Video15

Berita Lainnya

Pemko Payakumbuh Berduka, ASN Terbaik Berpulang Keramatullah
Pemerintah Kota Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI Dan BPJS Bersinergi
Pemko Payakumbuh Gencarkan Program Bulan Imunisasi
Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Berita Terkait

Khazanah

Tim Ekspedisi Patriot IPB Kaji Kesiapan Koperasi untuk Hilirisasi Sawit di Sijunjung

Oktober 17, 2026
Khazanah

IPB University Perkenalkan Dua Varietas Cabai Unggulan di Sijunjung, Pekarangan Rumah Jadi Lebih Produktif

Oktober 16, 2026
DaerahKhazanah

Tak Mau Isu Liar Berkembang, Satreskrim Sijunjung Cek Langsung Tiga SPBU

Agustus 17, 2026
Khazanah

KNPI Sijunjung Peringati Harlah ke-53 dengan Bakti Sosial, Ribuan Bibit Ikan dan Puluhan Pohon Disalurkan

Juli 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?