DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Penanganan Sampah Nasional
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Penanganan Sampah Nasional
Ekonomi

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Penanganan Sampah Nasional

vrtitimes Published September 21, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Pemerintah terus mempercepat pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai upaya penanganan darurat sampah nasional. Komitmen tersebut ditandai dengan peresmian pembangunan PSEL Bogor Raya 1 oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Proyek ini merupakan bagian dari implementasi percepatan pembangunan fasilitas Waste-to-Energy (WtE) yang diharapkan mampu menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung ketahanan lingkungan dan energi nasional.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan implementasi kebijakan pemerintah untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah melalui penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, dan penguatan sinergi lintas sektor. Menurutnya, pembangunan ini tidak hanya bertujuan untuk menghentikan bertambahnya timbulan sampah baru, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menyeluruh untuk menangani persoalan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

“Ini yang pertama di Indonesia. Sampah yang datang setiap hari kita selesaikan melalui PSEL menjadi energi listrik. Tetapi kita tidak berhenti di sana. Sampah lama yang sudah bertahun-tahun menumpuk juga harus kita tuntaskan dengan teknologi ini. Jadi yang baru selesai, yang lama juga kita bereskan,” ujarnya.

Menurut Zulkifli Hasan, pendekatan tersebut penting karena pembangunan fasilitas pengolahan sampah tidak cukup hanya menghentikan bertambahnya timbunan baru. Pemerintah juga harus menyelesaikan “warisan sampah” yang telah menumpuk selama bertahun-tahun dan menjadi persoalan lingkungan yang membahayakan masyarakat sekitar.

Baca Juga  Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa PSEL Bogor Raya 1 dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.500 ton sampah baru per hari yang berasal dari Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Fasilitas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik berkapasitas sekitar 20–30 MW, dengan masa konstruksi sekitar dua tahun dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah nasional sekaligus mendukung penyediaan energi yang lebih berkelanjutan.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Investment Officer (CIO) PT Danantara Investment Management (DIM), Pandu Patria Sjahrir, menjelaskan bahwa proses pengembangan PSEL Bogor Raya 1 telah melalui sejumlah tahapan sejak awal 2026. Tahapan tersebut dimulai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) pada Maret 2026, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada April 2026. Pada Mei 2026, proyek tersebut ditetapkan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Saat ini, proyek memasuki tahapan penting melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL).

“Hal ini menandai kesiapan untuk mendorong realisasi solusi pengolahan sampah terintegrasi di Indonesia yang dilanjutkan di Bogor Raya setelah kita melaksanakannya di Kota Bekasi dan Denpasar Raya dalam dua bulan terakhir,” tegasnya.

Baca Juga  Prodia Raih SBBI Award, Tegaskan Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Pandu Patria Sjahrir menambahkan bahwa dalam proses seleksi dan pengembangan proyek, PT Danantara Investment Management (DIM) melibatkan tenaga ahli dan lembaga profesional dari berbagai bidang.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) turut terlibat dalam tahap persiapan melalui pelaksanaan Waste Analysis & Characterization (WAC) dan Land Investigation. Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran teknis mengenai kondisi dan kesiapan lokasi serta karakteristik sampah yang akan menjadi bahan baku fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna, menjelaskan bahwa WAC bertujuan untuk memastikan kesiapan teknis proyek, khususnya terkait kuantitas, kualitas, dan karakteristik sampah yang akan digunakan sebagai bahan baku (feedstock) fasilitas PSEL.

“Karakteristik sampah menentukan keberhasilan proses pengolahan menjadi energi. Melalui kajian tersebut, dapat diketahui komposisi sampah, nilai kalor, kadar tanah, kandungan logam, kadar air, dan parameter teknis lainnya yang menjadi dasar dalam perancangan serta pengoperasian fasilitas. Dengan data yang tepat, risiko operasional dapat diminimalkan dan kinerja fasilitas dapat lebih optimal,” jelasnya.

Sandry Pasambuna menambahkan bahwa Waste-to-Energy merupakan salah satu solusi pengelolaan sampah di Indonesia yang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus menghasilkan nilai tambah berupa energi. Dalam kapasitasnya sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) secara konsisten mendukung pengembangan fasilitas PSEL melalui penyediaan data teknis yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas.

Baca Juga  Harga Emas Gagal Tembus 4.464, Akankah XAUUSD Jatuh ke 4.396?

“Hingga saat ini, SUCOFINDO telah melaksanakan pengujian di tujuh lokasi pengembangan PSEL, yakni Bali, Bekasi, Medan, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, dan Bogor. Melalui pengujian dan analisis yang komprehensif, kami membantu menyediakan data yang akurat terkait karakteristik sampah sebagai dasar pengambilan keputusan dan perencanaan operasional fasilitas,” tambahnya.

Acara groundbreaking PSEL Bogor Raya 1 juga dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Wakil Menteri Dalam Negeri, Walikota Bogor, Bupati Bogor, serta para pemangku kepentingan dari kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, dan sektor swasta.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung agenda pemerintah di bidang pengelolaan lingkungan, transisi energi, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Next Article Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,264
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh307
    • Solok73
  • Ekonomi2,554
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Penanganan Sampah Nasional
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
XAUUSD Berpeluang Menguat Hari Ini, Dupoin Futures Cermati Level 4.277

Berita Terkait

Ekonomi

Pipeline Inspection dengan Drone: Menemukan Masalah Pipa Migas Sebelum Menjadi Insiden

September 21, 2026
Ekonomi

Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?

September 21, 2026
Ekonomi

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

September 21, 2026
Ekonomi

5 Tips Membangun Hubungan dengan Calon Klien di Online Meeting Pertama

September 21, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?