Digindonews.com, Jakarta, 3 Juli 2026 – Keberhasilan UMKM di era digital tidak lagi ditentukan oleh besarnya modal maupun popularitas di media sosial, melainkan oleh kemampuan memahami kebutuhan pelanggan serta membangun bisnis yang memberikan nilai tambah. Pesan tersebut menjadi salah satu poin utama dalam Sosialisasi Merajut Nusantara bertema “Optimalisasi Teknologi Digital untuk Pengembangan UMKM Berkelanjutan” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, Jumat (3/7).
Pegiat UMKM sekaligus Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Kabupaten Tangerang, Bagus Muhammad Rijal, S.Sos., menjelaskan bahwa tantangan terbesar UMKM saat ini bukan semata keterbatasan modal ataupun teknologi, tetapi pola pikir pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis.
Menurutnya, transformasi digital harus diawali dengan memahami persoalan yang dihadapi pelanggan, kemudian menghadirkan solusi yang tepat, membangun produk yang sesuai kebutuhan pasar, memperkuat branding, dan memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk mempercepat pertumbuhan usaha.
“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan keberhasilan tetap kualitas produk, pelayanan, dan manfaat yang diberikan kepada pelanggan,” jelasnya.
Bagus juga menyoroti perubahan perilaku konsumen di era digital. Dengan lebih dari 220 juta masyarakat Indonesia telah terkoneksi internet, tantangan utama UMKM bukan lagi sekadar hadir di dunia digital, melainkan bagaimana produk mereka mudah ditemukan dan dipercaya oleh konsumen.
Ia mendorong pelaku UMKM mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana belajar setiap hari, memperbaiki profil usaha, menyusun standar operasional (SOP), membangun basis data pelanggan, meningkatkan kualitas konten digital, serta memperluas jejaring kolaborasi bisnis.
Dalam kesempatan tersebut, Bagus memperkenalkan Framework MERAJUT dan Formula 5M sebagai pendekatan sistematis dalam membangun usaha berkelanjutan yang berorientasi pada penyelesaian masalah pelanggan, inovasi, serta pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Menutup paparannya, ia mengingatkan bahwa tujuan utama UMKM bukan mengejar popularitas sesaat, melainkan menciptakan usaha yang memberikan manfaat nyata bagi pelanggan sehingga mampu bertahan dan berkembang di tengah perubahan ekonomi digital.***


