DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Ketua IYE Benny Ario: Kebijakan BGN Menolak Susu Impor dalam MBG Sudah Tepat dan Harus Dipertahankan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Ketua IYE Benny Ario: Kebijakan BGN Menolak Susu Impor dalam MBG Sudah Tepat dan Harus Dipertahankan
Nasional

Ketua IYE Benny Ario: Kebijakan BGN Menolak Susu Impor dalam MBG Sudah Tepat dan Harus Dipertahankan

Astriani Published Januari 8, 2026
Share
Ket: Kepala BGN
SHARE

Jakarta, 8 Januari 2026 – Ketua Indonesia Youth Epicentrum (IYE), Benny Ario, menegaskan bahwa sikap Badan Gizi Nasional (BGN) yang memastikan tidak adanya penggunaan susu impor dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah yang tepat, terukur, dan sesuai dengan arah kebijakan pembangunan nasional.

“Keputusan BGN jelas dan terarah. Tidak ada ruang untuk produk impor dalam program MBG. Ini bukan hanya soal gizi, tetapi tentang keberpihakan negara kepada produsen lokal dan penguatan ekonomi domestik,” ujar Benny Ario dalam keterangan resminya di Jakarta.

Kebijakan BGN Berbasis Fakta, Bukan Sekadar Wacana

Benny menjelaskan bahwa IYE menilai BGN telah mengambil keputusan berdasarkan pemetaan kebutuhan nasional dan potensi produksi setiap daerah. Kebijakan ini bukan muncul karena tekanan, melainkan didasari kajian komprehensif.

Baca Juga  Kapolres 50 Kota Gelar Safari Kamtibmas ke kecamatan Guguak

“BGN bekerja berdasarkan data. Daerah yang memiliki populasi sapi perah bisa memaksimalkan susu lokal, sementara daerah tanpa produksi susu dapat menggunakan alternatif gizi lain. Semua sudah dirumuskan dengan baik,” jelas Benny.

Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Keberlanjutan Produksi Dalam Negeri

Benny menilai program MBG tidak hanya berfungsi sebagai intervensi gizi, tetapi juga sebagai pengungkit ekonomi bagi peternak dan pelaku UMKM nasional. Ia menegaskan bahwa jika impor dibuka, dampaknya akan merugikan banyak pihak di dalam negeri.

“Peternak lokal harus mendapatkan ruang. Program MBG adalah peluang untuk memperkuat ekosistem produksi dalam negeri. Jika impor dibuka, stabilitas ekonomi peternak lokal akan terganggu. Itu yang sedang dicegah oleh BGN,” katanya.

Baca Juga  Ajakan Kembali ke Demokrasi Pancasila dan UUD 1945 Menggema di Sejumlah Daerah

Hindari Penafsiran Keliru di Daerah

Ketua IYE juga mengingatkan seluruh pemerintah daerah agar tidak salah menafsirkan kebijakan BGN. Ia menegaskan bahwa setiap daerah harus mengikuti arahan pusat dan tidak mengada-ada alasan untuk membuka pintu impor.

“Kebijakan ini sudah jelas. Tidak perlu ada argumentasi tambahan atau pembenaran untuk melakukan hal di luar ketentuan. Yang diperlukan adalah konsistensi pelaksanaan,” tegas Benny.

IYE Dorong Sinergi Nasional untuk Mengoptimalkan Rantai Pasok

IYE menilai bahwa BGN telah membuka ruang kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, koperasi susu, dan UMKM untuk memperkuat rantai suplai dalam negeri. Benny menekankan pentingnya kerja sama itu agar implementasi MBG berjalan efektif.

Baca Juga  Pegiat Literasi Digital Ingatkan Milenial Kelola Teknologi Secara Seimbang dan Beretika

“Semua pihak harus berkolaborasi. Jika rantai pasok diperkuat, kebutuhan nasional dapat terpenuhi tanpa bergantung pada produk asing. Ini langkah strategis untuk kemandirian pangan,” katanya.

Penutup: Kebijakan BGN Adalah Cerminan Keberpihakan Negara

Benny menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa langkah BGN sudah sangat sejalan dengan visi besar pemerintah mengenai kemandirian pangan dan penguatan ekonomi lokal.

“Keputusan BGN adalah cerminan keberpihakan negara. Ini langkah yang patut diapresiasi dan dipertahankan karena membawa dampak luas bagi peternak, UMKM, dan masyarakat. Kita harus mendukung arah kebijakan yang menegaskan bahwa produk lokal adalah prioritas,” pungkas Benny Ario.

TAGGED:BGNmakan bergizi gratis
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KAI Daop 4 Semarang Gelar Edukasi Keselamatan di Stasiun Cepu
Next Article Istimewa Kapolres Sijunjung Pimpin Panen Raya Jagung, Polri Jadi Garda Terdepan Sukseskan Swasembada Pangan Presiden Prabowo
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,007
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota415
    • Padang34
    • Payakumbuh102
    • Solok73
  • Ekonomi1,251
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional952
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized277
  • Video15

Berita Lainnya

Kenalkan Komuter Anti-Krisis: NebengAja Hadir saat Harga BBM Melonjak di Seluruh Asia
Dua Penambang Tradisional Tertimbun Longsor di Sijunjung, Polisi Lakukan Penyelidikan
Tim Kepolisian Resort Sijunjung menyita diduga mesin yang menjadi alat bukti penambangan
Longsor Sore Hari di Palangki, Dua Nyawa Tak Terselamatkan”
BKPSDM Gelar Ujian Dinas Dan Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat Bagi ASN

Berita Terkait

Nasional

Aktivis HMI Apresiasi Pengungkapan Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Di Padang

April 9, 2026
Nasional

Swasembada Air Dimulai dari Kesadaran Kolektif dan Literasi Masyarakat

April 7, 2026
Nasional

Digitalisasi Jadi Kunci Percepatan Swasembada Air Nasional

April 7, 2026
Nasional

Kuasa Hukum Tegaskan PT Dua Kuda Indonesia Tidak Layak Dipailitkan

April 2, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?