DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?
Ekonomi

Uang Mengendap vs Uang Produktif, Mana yang Lebih Efisien?

vrtitimes Published Juli 6, 2026
Share
SHARE

Uang mengendap tidak selalu buruk. Namun, jika jumlahnya terus bertambah tanpa tujuan yang jelas, kamu bisa kehilangan kesempatan untuk mengelola dana tersebut secara lebih optimal.

Banyak orang sengaja menyimpan uang di rekening untuk berjaga-jaga. Tidak ada yang salah dengan kebiasaan ini. Masalahnya, sering kali ada dana yang sebenarnya belum akan digunakan dalam waktu dekat, tetapi tetap dibiarkan bercampur dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

Lalu, bagaimana cara membedakan uang mengendap yang memang perlu disimpan dengan dana yang bisa dikelola lebih produktif?

Apa Itu Uang Mengendap?

Secara sederhana, uang mengendap adalah dana yang tersimpan di rekening, tetapi tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, misalnya:

– Bonus tahunan yang belum dipakai

– Dana untuk liburan tahun depan

– THR yang masih disimpan

– Dana renovasi rumah yang belum digunakan

– Sisa gaji yang belum memiliki tujuan

Selama dana tersebut memang disimpan untuk tujuan tertentu, tentu tidak ada masalah. Namun, perlu diperhatikan adalah apakah penempatannya sudah sesuai dengan kebutuhan keuangan.

Baca Juga  Mengenal Puguh Dwi Kuncoro, Konsultan Manajemen Bisnis di Balik KLTC® Group yang Mendorong Lahirnya Trainer Berkualitas di Indonesia

Kapan Uang Mengendap Perlu Dipertahankan?

Tidak semua uang harus langsung dialokasikan ke berbagai instrumen keuangan.

Ada beberapa dana yang memang sebaiknya tetap mudah diakses, misalnya:

– Dana darurat

– Uang belanja bulanan

– Biaya tagihan rutin

– Dana kebutuhan yang akan digunakan dalam waktu dekat

Dana seperti ini umumnya membutuhkan likuiditas tinggi agar bisa digunakan kapan saja saat diperlukan.

Kapan Sebaiknya Uang Dikelola Lebih Produktif?

Kalau ada dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat, tidak ada salahnya mulai menyusun rencana penggunaannya.

Misalnya:

– Dipisahkan berdasarkan tujuan keuangan.

– Disimpan pada produk simpanan yang sesuai kebutuhan.

– Dialokasikan secara bertahap untuk tujuan jangka menengah atau panjang sesuai profil risiko.

Cara ini membantu keuangan menjadi lebih terstruktur sekaligus mengurangi kemungkinan uang terpakai untuk kebutuhan impulsif.

Kenapa Memisahkan Dana Itu Penting?

Banyak orang merasa tabungannya sulit bertambah karena semua uang disimpan dalam satu rekening. Akibatnya, uang untuk liburan, dana darurat, hingga kebutuhan sehari-hari bercampur menjadi satu.

Baca Juga  Mimin Gandeng Alcatel-Lucent Enterprise, Hadirkan Komunikasi Tamu Berbasis AI di Industri Perhotelan APAC

Padahal, ketika tujuan keuangan dipisahkan, kamu akan lebih mudah:

– Memantau perkembangan tabungan

– Menentukan prioritas keuangan

– Mengurangi pengeluaran yang tidak direncanakan

– Menjaga disiplin menabung

Semakin jelas tujuan setiap dana, semakin mudah pula mengelolanya.

Uang Produktif Bukan Berarti Harus Berisiko Tinggi

Masih banyak yang mengira uang produktif selalu identik dengan investasi. Padahal, produktif dalam konteks keuangan berarti menempatkan dana sesuai tujuan dan kebutuhan.

Sebagai contoh, dana operasional tetap disimpan pada rekening yang mudah diakses. Sementara dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada produk simpanan atau instrumen lain sesuai tujuan keuangan dan profil risiko masing-masing. Pastikan setiap dana memiliki fungsi yang jelas.

Kelola Dana Lebih Mudah dengan Tabungan NOW

Kalau kamu ingin memisahkan dana sesuai tujuan keuangan, Tabungan NOW di neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Tabungan digital ini menawarkan bunga kompetitif yang cair harian*, sehingga cocok digunakan untuk menyimpan dana darurat, dana liburan, maupun berbagai tujuan keuangan lainnya.

Baca Juga  SPECTRO Hadirkan Pulley Set Type S2 untuk Akselerasi Motor Matic Lebih Responsif

Seluruh proses pengelolaan tabungan juga dapat dilakukan langsung melalui aplikasi neobank, sehingga kamu bisa memantau perkembangan dana kapan saja.

Sebelum membuka rekening tabungan, pastikan kamu memahami fitur produk, manfaat, biaya, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku.

**

Suku bunga dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,50% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Sambut Musim Liburan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Mobil Baru yang Ringan dan Fleksibel
Next Article KAI Daop 2 Bandung Adakan Pengobatan Gratis Dengan Rail Clinic di Stasiun Bumiwaluya
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,168
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota427
    • Padang36
    • Payakumbuh230
    • Solok73
  • Ekonomi1,945
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional999
  • Olahraga79
  • Opini183
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

Dupoin Futures Gandeng Mercedes Benz Classic Club Indonesia Dorong Literasi Finansial Lewat Kolaborasi Komunitas
Wali Kota Zulmaeta: Payakumbuh Memiliki Berbagai Potensi Bencana
Pekerja BRI Branch Office Veteran Hadiri Jakarta Kreatif Festival 2026, Penuh Inspirasi dan Semangat Inovasi
BRI Branch Office Veteran Jalin Kolaborasi dengan PT Praba Cipta Mandiri untuk Dukungan Pembiayaan Proyek APBN Pembuatan Kapal Polri

Berita Terkait

Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Keberlanjutan, PTPN IV Regional III Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Riau

Juli 13, 2026
Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara Dukung Sepak Bola Daerah, PS PTPN III Juara Presiden Cup

Juli 13, 2026
Ekonomi

BRI Finance Tawarkan Keuntungan Pembiayaan Kendaraan Menarik di KKB Expo Sumatera Barat

Juli 13, 2026
Ekonomi

BRI Finance Perluas Akses Pembiayaan Kendaraan Inklusif melalui KKB Expo 2026 Bali-Nusra

Juli 13, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?