DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate
Ekonomi

Tinggalkan Resepsi 2 Jam: Tren ‘Wedding Weekend’ Meningkat, Pasangan Urban Pilih Konsep Stay-and-Celebrate

vrtitimes Published Agustus 31, 2026
Share
SHARE
Wedding Trend Survey Report 2025 dari platform industri Bridestory terhadap 5.000 calon pengantin mencatat pergeseran signifikan ke arah pernikahan yang lebih terkurasi: sebanyak 42% pasangan kini memilih jumlah tamu menengah (101–300 orang) guna menciptakan suasana yang lebih hangat (intimate), dan 13,6% responden secara spesifik merencanakan destination/staycation wedding di kawasan penyangga seperti Bogor, Bandung, dan Bali. Minat terhadap venue terbuka (outdoor/resort) juga terus menguat di angka 10%–15%, menggeser dominasi ballroom konvensional di pusat kota.

JAKARTA / BOGOR — Format resepsi pernikahan konvensional berdurasi 2–3 jam yang padat dan terburu-buru kini kian bergeser. Pasangan modern di Indonesia tercatat semakin meminati konsep Wedding Weekend—rangkaian perayaan multi-hari (multi-day experience) yang menggabungkan akomodasi, seremoni, dan momen santai bersama lingkaran terdekat di satu lokasi.

Fenomena ini sejalan dengan data Wedding Trend Survey Report 2025 dari platform industri Bridestory terhadap 5.000 calon pengantin. Riset tersebut mencatat pergeseran signifikan ke arah pernikahan yang lebih terkurasi: sebanyak 42% pasangan kini memilih jumlah tamu menengah (101–300 orang) guna menciptakan suasana yang lebih hangat (intimate), dan 13,6% responden secara spesifik merencanakan destination/staycation wedding di kawasan penyangga seperti Bogor, Bandung, dan Bali. Minat terhadap venue terbuka (outdoor/resort) juga terus menguat di angka 10%–15%, menggeser dominasi ballroom konvensional di pusat kota.

Baca Juga  Kolaborasi untuk Kontribusi, TJSL Pelindo Semarakkan HUT ke-80 RI

Berbeda dengan format pesta di aula perkotaan atau hotel transit yang kerap menuntut tamu berpindah-pindah lokasi dan terburu-buru waktu, format wedding weekend dirancang sebagai perayaan 3 hari 2 malam (atau 2 hari 1 malam). Tamu keluarga dan sahabat dapat menikmati alur mulai dari welcome dinner santai di hari pertama, prosesi inti di hari kedua, hingga sesi sarapan perpisahan (farewell brunch) sebelum check-out di hari ketiga.

Tuntutan Koordinasi & Manajemen Logistik Tamu

Kendati menawarkan pengalaman yang berkesan dan santai, para pengamat industri mengingatkan bahwa kompleksitas eksekusi wedding weekend jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pesta satu malam.

“Perubahan preferensi generasi sekarang sangat jelas: mereka ingin quality time, bukan sekadar salaman di pelaminan lalu bubar. Namun, format wedding weekend adalah ujian logistik,” ungkap Rina Kusuma, perwakilan dari Asosiasi Pengusaha Jasa Penyelenggara Pernikahan (APPGINDO). “Tantangan terbesar bukan pada dekorasi, melainkan alur akomodasi: distribusi kamar, titik kumpul keluarga dari luar kota, akses vendor, hingga rencana darurat cuaca (rain backup plan). Tanpa pembagian informasi terpadu, tamu justru bisa bingung meskipun menginap di venue yang sama.”

Baca Juga  Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa

Resort Penyangga Jadi Alternatif Favorit: Integrasi Alam dan Akomodasi

Tingginya permintaan ini memicu naiknya popularitas resort di wilayah sejuk dan mudah dijangkau dari Jakarta. Wilayah Rancamaya di Bogor Selatan, misalnya, menjadi salah satu koridor yang banyak dilirik karena menawarkan aksesibilitas cepat dari tol Jagorawi namun menyajikan lanskap alam terbuka dan ketenangan pegunungan.

Di area ini, sejumlah properti mulai mengoptimalkan fasilitasnya untuk mengakomodasi format terintegrasi. Salah satu contohnya adalah Amanuba Hotel & Resort Rancamaya, yang memadukan ruang perayaan semi-terbuka dengan kapasitas kamar residensial untuk keluarga. Integrasi ini memungkinkan pasangan mengelola seluruh mata acara—mulai dari prosesi pra-nikah, akad/pemberkatan, resepsi malam, hingga istirahat keluarga—tanpa kendala mobilitas antarlokasi.

Baca Juga  Siloam Menutup Rapat Umum Pemegang Saham Tahun Buku 2025

Penyelenggaraan format ini dinilai berhasil jika pasangan dan wedding organizer mengedepankan tiga pilar logistik:

Pusat Informasi Terpadu: Distribusi satu panduan ringkas (digital itinerary) kepada tamu berisi jadwal, alokasi kamar, dress code, dan narahubung darurat. Kesiapan Teknis & Cadangan Ruang: Verifikasi daya listrik, batas kebisingan (sound limit), jalur akses vendor, serta area cadangan ruangan (indoor backup) saat cuaca hujan. Waktu Pemulihan (Recovery Time): Penataan jadwal yang memberi jeda istirahat cukup bagi pasangan dan orang tua sebelum memasuki acara puncak.

Pergeseran ke arah wedding weekend diprediksi terus menguat hingga 2026 seiring bertambahnya pasangan yang memandang pernikahan bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momen liburan bersama yang personal bagi orang-orang terdekat.

Contact
• Kontak Pers: Shinta • Email: amanuba.sm@libertahotels.com • WA:+62 815-9164-672
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Telkom AI Center Aceh Mengajak Fresh Graduate untuk Memvisualisasi Profil dan Keahlian Menggunakan AI melalui Portofolio Online
Next Article Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,247
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota431
    • Padang37
    • Payakumbuh291
    • Solok73
  • Ekonomi2,468
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,054
  • Olahraga81
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus33
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, Pemimpin Cabang BRI BO Cut Mutiah Sambut Nasabah dengan Hangat
Hari Pelanggan Nasional 2026, Jasa Marga Berkomitmen Perkuat Layanan Berbasis Suara Pengguna
Viral di Media Sosial, KAI Daop 2 Bandung Berikan Tanggapan Berikut
Gelar RUPSLB, IPCC Perkuat Struktur Pengurus Perseroan

Berita Terkait

Ekonomi

Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari

September 9, 2026
Ekonomi

LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik

September 9, 2026
Ekonomi

BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus

September 8, 2026
Ekonomi

Telusuri Jejak Kecantikan di HYAS Makeup Through the Ages ASHTA District 8

September 8, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?