DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi
Ekonomi

Shelter Indonesia Perkenalkan Ekosistem Digital untuk Operasional Terintegrasi

vrtitimes Published April 22, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Shelter Indonesia kini mengembangkan model bisnis baru dengan menggabungkan tenaga kerja dan teknologi dalam satu sistem operasional terintegrasi. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kontrol bagi perusahaan dalam menjalankan operasionalnya.

Shelter Indonesia memperkenalkan arah baru perusahaan melalui agenda Corporate Branding: Brand Positioning Launch Shelter Indonesia sebagai langkah strategis untuk menegaskan transformasi bisnis perusahaan. Shelter Indonesia kini memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi alih daya yang tidak hanya bertumpu pada tenaga kerja, tetapi juga didukung oleh sistem dan teknologi terintegrasi.

Transformasi ini didorong oleh perubahan kebutuhan operasional dunia usaha. Saat ini, perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan layanan yang berjalan, tetapi juga visibilitas yang lebih jelas, kendali yang lebih kuat, serta pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dalam konteks ini, Shelter Indonesia melihat bahwa pola operasional yang masih terpisah dan manual tidak lagi cukup untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin dinamis.

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, Shelter Indonesia menghadirkan Shelter+, sebuah platform yang dirancang sebagai ekosistem digital untuk mendukung operasional secara menyeluruh. Melalui platform ini, berbagai aktivitas dapat dipantau dan dikelola dalam satu alur yang terintegrasi, mulai dari pemantauan keamanan melalui Shelter Guard, pengelolaan cleaning service melalui Shelter Cleaning, pelacakan aktivitas penjualan melalui Sellgo, hingga pengelolaan tenaga kerja fleksibel melalui Casual Work. Pendekatan ini memungkinkan proses operasional yang sebelumnya tersebar menjadi lebih terhubung, lebih terukur, dan lebih berbasis data.

Baca Juga  Penanganan Gogosan Jalur KA Cibeber–Lampegan Selesai, Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Chief Executive Officer (CEO) Shelter Indonesia Hari Wahyudin mengatakan, arah baru ini berangkat dari kebutuhan untuk membangun operasional yang lebih utuh dan terkendali. Menurutnya, tantangan operasional saat ini bukan lagi sekadar memastikan pekerjaan berjalan, tetapi juga memastikan setiap proses dapat dipantau, diukur, dan dikelola dengan lebih baik.

“Arah Shelter Indonesia ke depan adalah menjadi mitra strategis operasional yang mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi, agar operasional klien dapat berjalan lebih terukur, transparan, dan terkendali,” ujar Hari.

Ia menambahkan, transformasi ini membawa Shelter Indonesia ke posisi baru. Perusahaan tidak lagi hanya hadir sebagai penyedia tenaga kerja operasional, tetapi berkembang menjadi ekosistem tenaga kerja terintegrasi yang memadukan sumber daya manusia dan teknologi untuk menjawab kebutuhan klien secara lebih menyeluruh.

Dari sisi pengembangan pasar dan solusi, Chief Marketing Officer (CMO) Shelter Indonesia Nino Mayvi menegaskan bahwa kebutuhan klien kini terus berkembang. Menurutnya, pasar tidak lagi hanya mencari dukungan tenaga kerja, tetapi juga menuntut visibilitas, kontrol, dan transparansi yang lebih kuat dalam operasional.

Baca Juga  Jelang Nataru 2025/2026, Pelindo Trisakti Siapkan Terminal Bandarmasih Hadapi Lonjakan Penumpang

“Pasar hari ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja, tetapi juga membutuhkan visibilitas, kontrol, dan transparansi. Karena itu, kami membangun solusi yang relevan dengan kebutuhan klien modern,” kata Nino.

Ia menjelaskan, teknologi dalam konteks Shelter Indonesia bukan sekadar pelengkap, melainkan alat untuk menciptakan proses kerja yang lebih terlihat, dapat ditindaklanjuti, dan berbasis data. Dengan sistem yang terintegrasi, klien tidak hanya menerima hasil akhir, tetapi juga memperoleh gambaran proses operasional secara lebih terbuka dan terstruktur.

Perspektif tersebut diperkuat oleh Business Consultant Shelter Indonesia Gordon John Stevenson, yang hadir memberikan pandangan dari sisi pengembangan bisnis dan pertumbuhan strategis. Menurutnya, langkah yang dijalankan Shelter Indonesia bukan sekadar digitalisasi, melainkan respons strategis terhadap kebutuhan pasar yang terus berubah.

“Apa yang sedang dibangun Shelter bukan sekadar digitalisasi. Ini adalah respons strategis terhadap kebutuhan pasar sekaligus penegasan yang jelas mengenai arah perusahaan ke depan,” ujar Gordon.

Ia menambahkan, upaya Shelter Indonesia dalam menghubungkan berbagai elemen operasional ke dalam satu sistem terintegrasi menghadirkan tiga hal penting bagi dunia usaha saat ini, yaitu visibilitas, keterukuran, dan kendali. Menurutnya, ketiga aspek tersebut menjadi fondasi penting bagi efisiensi operasional sekaligus keunggulan bersaing.

Melalui positioning baru bertajuk “A New Shape of Shelter Indonesia,” perusahaan ingin menegaskan bahwa masa depan layanan alih daya tidak lagi cukup bertumpu pada tenaga kerja semata. Ke depan, keberhasilan operasional akan semakin ditentukan oleh kemampuan mengelola aktivitas secara terintegrasi, memantau proses secara real-time, serta membangun sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis data.

Baca Juga  Jaga Momentum Ramadan 2026, BRI Finance Salurkan Pembiayaan yang Terukur dan Berkualitas

Shelter Indonesia juga menegaskan bahwa teknologi tidak hadir untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk memperkuatnya. Sumber daya manusia tetap menjadi inti layanan, sementara teknologi berfungsi untuk mendukung akurasi, mempercepat koordinasi, memperkuat akuntabilitas, dan membantu klien memperoleh kendali yang lebih baik terhadap proses bisnis mereka.

Melalui langkah ini, Shelter Indonesia berharap dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong perkembangan industri alih daya menuju model layanan yang lebih modern, lebih terintegrasi, dan lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.

Tentang Shelter Indonesia

Shelter Indonesia merupakan perusahaan penyedia solusi alih daya yang terus berkembang dengan mengintegrasikan sumber daya manusia dan teknologi dalam satu ekosistem operasional. Melalui arah baru sebagai ekosistem tenaga kerja terintegrasi, Shelter Indonesia menghadirkan layanan yang lebih terukur, transparan, dan terkendali guna menjawab kebutuhan operasional bisnis yang semakin dinamis.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Liburan Lebih Bermakna, Cek Penawaran KKB Mobil Baru BRI Finance
Next Article Tokocrypto dan Circle Jajaki Kolaborasi, Perkuat Ekosistem Stablecoin di Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,080
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota423
    • Padang34
    • Payakumbuh161
    • Solok73
  • Ekonomi1,498
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah221
  • Lifestyle112
  • Nasional968
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized283
  • Video15

Berita Lainnya

ION Siapkan Peluncuran, Bangun Fondasi Open Commerce Indonesia Lewat Workshop Perdana
17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua
BRI Finance Optimistis Hadapi Dinamika Suku Bunga Lewat Strategi Pendanaan Adaptif
Insentif Tetap Jalan, Pembiayaan Kendaraan Listrik BRI Finance Tumbuh Positif

Berita Terkait

Ekonomi

Four Seasons Resort Bali Jimbaran Perkenalkan Kuliner Baru Bersama Chef Benjamin Halat

Mei 21, 2026
Ekonomi

KCMTKU Resmi Hadir di Surabaya, Buka Cabang ke-13 di Royal Plaza

Mei 21, 2026
Ekonomi

Kolaborasi FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal dalam Mendorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai yang Berkelanjutan

Mei 20, 2026
Ekonomi

KAI Daop 2 Bandung Catat 17 Mei 2026 Sebagai Puncak Libur Panjang

Mei 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?