DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Pulau Taupan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Pulau Taupan
Daerah

Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Pulau Taupan

Astriani Published Juli 10, 2026
Share
Ket: Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna
SHARE

 

Tojo Una-Una – Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna menginisiasi proyek “Pengelolaan Perikanan Skala Kecil dengan Penerapan Sistem Terbuka-Tertutup untuk Area Penangkapan Teripang di Pulau Taupan, Desa Kulingkinari” sebagai upaya menjaga keberlanjutan sumber daya teripang sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

 

Inisiatif ini mendapat dukungan dari Play for Nature, sebuah lembaga internasional yang berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati melalui pendekatan yang mengintegrasikan perlindungan ekosistem dengan pemberdayaan masyarakat lokal. Play for Nature dikenal mendukung berbagai program konservasi berbasis penelitian, edukasi, dan kolaborasi masyarakat untuk menjaga spesies serta habitat alaminya.

 

Proyek ini berangkat dari hasil wawancara dengan masyarakat Desa Kulingkinari yang menunjukkan adanya penurunan populasi teripang, khususnya spesies Holothuria scabra. Nelayan mengungkapkan bahwa teripang dewasa dengan ukuran lebih dari 25 sentimeter kini semakin sulit ditemukan di wilayah pesisir. Kondisi tersebut diduga merupakan dampak dari aktivitas penangkapan yang berlangsung secara terus-menerus tanpa mekanisme pengelolaan yang memadai.

Baca Juga  Alarm Merah Dunia Kampus: UKT Jadi Gerbang Eliminasi, Bukan Eskalator Sosial

 

Menurunnya populasi teripang tidak hanya mengancam keseimbangan ekosistem pesisir, tetapi juga berdampak langsung terhadap mata pencaharian masyarakat yang bergantung pada hasil perikanan skala kecil. Karena itu, diperlukan pendekatan pengelolaan yang mampu menjaga keberlanjutan sumber daya sekaligus mempertahankan produktivitas ekonomi masyarakat.

 

Sebagai solusi, proyek ini akan menerapkan sistem area penangkapan terbuka-tertutup (open-close fishing system). Melalui mekanisme ini, kawasan penangkapan akan dibuka dan ditutup secara bergantian dalam periode tertentu sehingga populasi teripang memiliki kesempatan untuk tumbuh, berkembang biak, dan pulih secara alami sebelum kembali dimanfaatkan oleh nelayan.

 

Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hasil tangkapan, menjaga keberlanjutan stok teripang, serta menciptakan pola pemanfaatan sumber daya laut yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Baca Juga  Pemkab Sijunjung Lakukan Penilaian KPP dan IPP, Ini 20 Besar UKPP beserta Nilainya

 

Pelaksanaan proyek juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kulingkinari melalui Surat Dukungan Nomor 140/44/DS-KK/VIII/2025. Dukungan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah desa untuk memfasilitasi pelaksanaan program sekaligus memastikan keberlanjutan pengelolaan setelah proyek berjalan.

 

Selain penerapan sistem pengelolaan kawasan, proyek akan melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan, sosialisasi, dan penyebaran informasi kepada masyarakat. Proses penyusunan aturan pengelolaan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan kelompok nelayan, termasuk nelayan perempuan, sehingga kebijakan yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan kesepakatan masyarakat setempat.

 

Melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan mitra konservasi, Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna berharap proyek ini dapat menjadi model pengelolaan perikanan skala kecil yang mampu menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan
Next Article Tim Mini Soccer BRI Region 6 Juara Geothermal League 2026
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,166
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota427
    • Padang35
    • Payakumbuh229
    • Solok73
  • Ekonomi1,914
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional997
  • Olahraga79
  • Opini183
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

BRI Veteran Sukses Distribusikan Payroll Karyawan Aksara Garment Indonesia
Tim Mini Soccer BRI Region 6 Juara Geothermal League 2026
Perkumpulan Kelompok Konservasi Teripang Touna Dorong Pengelolaan Perikanan Berkelanjutan di Pulau Taupan
Prabowo dan PM Modi Tegaskan Ikatan Peradaban Indonesia-India di Candi Prambanan

Berita Terkait

Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Tanda Tangani Proyek Pelatihan Kemimpinan Nasional TK II

Juli 10, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Apresiasi Penyaluran Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Juli 10, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Terapkan ASN Corpu

Juli 10, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Dorong Lahirnya Generasi Muda Yang Berkarakter

Juli 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?