DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Penerima MBG Tembus 55 Juta Orang, Benny Ario Nilai Program Presiden–BGN Jadi Pilar Ketahanan Gizi Nasional
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Penerima MBG Tembus 55 Juta Orang, Benny Ario Nilai Program Presiden–BGN Jadi Pilar Ketahanan Gizi Nasional
Nasional

Penerima MBG Tembus 55 Juta Orang, Benny Ario Nilai Program Presiden–BGN Jadi Pilar Ketahanan Gizi Nasional

Astriani Published Januari 6, 2026
Share
Ket: Presiden Prabowo Subianto
SHARE

 

JAKARTA, Selasa 6 Desember 2026 – Aktivis Pemuda Nasional Benny Ario menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat merupakan kebijakan strategis negara dalam membangun ketahanan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Benny merespons keterangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menyebut skala program MBG setara dengan memberi makan hingga delapan kali jumlah penduduk Singapura setiap harinya.

“Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara tidak boleh ragu berinvestasi pada gizi rakyat. Presiden menyampaikan bahwa memberi makan puluhan juta rakyat setiap hari adalah fondasi membangun bangsa yang kuat dan berdaulat. Ini menegaskan MBG merupakan kebijakan strategis jangka panjang,” ujar Benny Ario di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga  Benny Ario: Klarifikasi BGN Wujud Transparansi Program MBG

Menurut Benny, langkah Presiden Prabowo Subianto menjadikan MBG sebagai program prioritas nasional menunjukkan perubahan arah pembangunan yang lebih berorientasi pada pembangunan manusia sejak usia dini, bukan semata pembangunan fisik.

Selain itu, Benny juga menyoroti pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana yang menegaskan bahwa pelaksanaan MBG dirancang berbasis standar gizi, memperhatikan aspek keamanan pangan, serta sistem distribusi yang terukur dan berkelanjutan.

“Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan bahwa MBG bukan sekadar memberi makan, tetapi memastikan asupan gizi seimbang, aman, dan tepat sasaran. Ini penting agar publik memahami bahwa program ini dijalankan secara profesional dan berbasis data,” jelasnya.

Benny menilai kehadiran Badan Gizi Nasional di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam mengelola program MBG secara terpusat dan terukur. Menurutnya, BGN memiliki peran strategis dalam pengawasan kualitas, pengendalian distribusi, serta mitigasi risiko di lapangan.

Baca Juga  FLO II Expo Ke-3 Tahun 2024: Dorong Indonesia Sebagai Pusat Pengembangan Florikultura Dunia

Meski demikian, Benny menegaskan bahwa program berskala besar seperti MBG harus terus dikawal secara transparan dan akuntabel. Ia mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat dan pemuda dalam pengawasan pelaksanaan program.

“Kami dari kalangan pemuda tidak hanya menyampaikan dukungan, tetapi juga siap mengawal kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan BGN agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan berkelanjutan, termasuk mendorong pemanfaatan pangan lokal,” tegasnya.

Benny menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa MBG merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Menurutnya, pemenuhan gizi rakyat adalah langkah fundamental dalam menyiapkan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing global.

TAGGED:BGNDadan HidayanaPrabowo Subianto
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Mendadak Ada Kesempatan Besar Namun Butuh Dana Cepat, Bagaimana Solusinya?
Next Article Jenis Biaya Sekolah Anak yang Perlu Kamu Siapkan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah951
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota410
    • Padang34
    • Payakumbuh56
    • Solok73
  • Ekonomi1,023
  • Headline406
  • Internasional81
  • Khazanah207
  • Lifestyle112
  • Nasional929
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik259
  • Uncategorized267
  • Video15

Berita Lainnya

Oleh: Abdul Halim Wijaya Siregar, Analis Kebijakan dan juga Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Indonesia
Kontroversi Anggaran MBG: Analis Kebijakan Sebut Ada Kesenjangan antara Narasi Publik dan Realitas Sosial.
Mengenal Program Studi Teknik Industri dan Perannya di Berbagai Sektor
Open Networks dan AI Dorong Transformasi Digital Global South
Emas Masih Berpeluang Menguat, XAU/USD Berpotensi Sentuh 5.100 di Akhir Februari

Berita Terkait

Andreas H. Silalahi, Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik
HeadlineNasionalPolitik

DPP GMNI Bidang GEOPOLITIK : Perjanjian ART RI-AS adalah Bentuk Ketergantungan Baru

Februari 24, 2026
Nasional

Soal Tuntutan Mundur Kapolrestabes Medan, Analis Nilai Tak Berdasar, Stop Narasi Liar

Februari 21, 2026
Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, SIK, MH Terima penghargaaan dari Presiden RI Prabowo Subianto
Nasional

Kapolres Sijunjung AKBP Wiliian Harbensyah Ukir Sejarah, Terima Penghargaan Negara Langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto

Februari 14, 2026
Nasional

Padang Lawas dan Paradoks Negara Hukum: Jaksa, Dana Desa, dan Relasi Kuasa Kepala Daerah 

Februari 9, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?