DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pasutri Lansia Tewas Ditabrak Oknum TNI, Keluarga Kawal Kasus Hingga Tuntas
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Pasutri Lansia Tewas Ditabrak Oknum TNI, Keluarga Kawal Kasus Hingga Tuntas
DaerahHeadlineOpini

Pasutri Lansia Tewas Ditabrak Oknum TNI, Keluarga Kawal Kasus Hingga Tuntas

asribel Published Mei 8, 2023
Share
SHARE

DigIndonews.com, Bekasi – Anak pertama pasangan suami istri lansia di Bekasi yang ditabrak oknum anggota TNI akan membawa pengacara saat dipanggil Denpom Cijantung, besok.

Rendra Falentino mengatakan akan mengawal kasus yang menewaskan orang tuanya hingga tuntas.

“Besok saya dipanggil untuk memberikan keterangan, besok jam 09.00 WIB langsung ke Denpom Jaya II. Nah, kemungkinan juga akan didampingi Om kandung saya, adiknya bapak saya yang meninggal ini, kebetulan pengacara,” kata Rendra kepada detikcom, Minggu (7/5/2023).

Rendra menyebut akan menindaklanjuti kasus tersebut. Ia menilai ada tindak pidana yang perlu diusut di sana.

“Iya menindaklanjuti, kami akan mengawal prosesnya karena ini tindak pidana ya, maka kami akan terus mengawal prosesnya dan sekalian saya akan coba meminta CCTV,” tutur Rendra.

Baca Juga  Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung, Punggung Pelaku Bolong

Rendra mengaku geram dengan sikap Prada MW yang meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Ia tak habis pikir mengapa seorang prajurit bisa bertindak demikian.

“Ini sudah menghilangkan nyawa dari kedua orang tua kami. Yang kami sesali sebagai prajurit itu kenapa terduga pelaku ini tidak turun dari kendaraan dan menolong korban, kenapa harus melarikan diri? itu kan tindakan pengecut gitu ya,” tutur Rendra.

Rendra menuding Prada MW tak menyerahkan diri ke Denpom, melainkan ditahan lantaran ditangkap.

Ia meminta pertanggung jawaban atas peristiwa naas itu.

“Bahkan tidak menyerahkan diri juga, kabarnya kan ditangkap bukan menyerahkan diri. Tentunya sebagai rakyat umum merasa ini tindakan yang tidak ksatria dari seorang prajurit saya menyesalkan itu. Makanya, kami minta diusut tuntas dan diberikan hukuman yang seadil-adilnya,” ucapnya.

Baca Juga  Rombongan TSR XVI Kunjungi Masjid Muhajirin Padang Laweh, Bentuk Wujud Hadirnya Pemerintah Dibulan Ramadhan

Rendra menyebut pada Kamis (4/5) pagi orang tuanya, Sonder Simbolon (72) dan Tiurmaida (65), berencana untuk mengunjungi salah satu anaknya yang baru melahirkan. Keduanya berniat membawakan peralatan bayi untuk sang cucu.

“Jadi pergi mau nengok cucu yang baru lahir. Setelah itu mau ke pasar, mau beri perlengkapan lahiran untuk adik saya karena sebagai kakek ini ingin beri perhatian untuk cucu yang baru lahir. (Saat perjalanan) ke pasar itulah lokasi (kecelakaan),” ujar Rendra.

Ia menilai mobil yang dikendarai anggota TNI melaju dengan kencang. Ia mengatakan orang tuanya yang sudah berumur 72 tahun kerap mengendarai motor dengan hati-hati.

“Nggak mungkin Bapak-Ibu (kenceng), karena mereka kan sudah berumur ya, bapak sudah 72, mama 66 (usianya). Saya juga kan beberapa kali pernah dibonceng sama Bapak jarak dekat, jadi memang Bapak kalau bawa motor normal saja kecepatannya, nggak ngebut,” tandasnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK Ny.Riri Benny Dwifa Yuswir Serahkan Santunan Jamsostek Kepada Dua Ahli Waris Di Desa Kampung Baru

 

Sumber: detikcom

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bertambah 1 Orang Korban Jiwa Tewas Kecelakaan Bus Pariwisata di Tegal
Next Article Dewan Emas Dunia (WGC) Ungkap Pembelian Emas Turun 13 Persen Tahun Ini
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,311
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh346
    • Solok76
  • Ekonomi2,858
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah229
  • Lifestyle113
  • Nasional1,089
  • Olahraga85
  • Opini200
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized308
  • Video15

Berita Lainnya

Bittime Soroti Rencana Regulasi Tokenisasi Aset di Indonesia
Denyut Baru Jalur Selatan: Saat Kereta Api dan Geopark Dunia Mengubah Wajah Pariwisata Kebumen
Prudential Syariah Dukung Syariah Financial Fair OJK di Aceh, Perkuat Literasi Keuangan Syariah dan Buka Peluang bagi UMKM
ITE Business Session at Trade Expo Indonesia 2026 Unlocking the Way for Indonesian Exporters to the Russian and Eurasian Markets

Berita Terkait

Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Berduka, ASN Terbaik Berpulang Keramatullah

Oktober 25, 2026
Payakumbuh

Pemerintah Kota Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI Dan BPJS Bersinergi

Oktober 25, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Gencarkan Program Bulan Imunisasi

Oktober 25, 2026
Daerah

Demo di Polres Pasaman Barat, Massa Desak Kepastian Hukum dan Ungkap Dugaan Pembekingan Tambang Ilegal

Oktober 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?