DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila
Ekonomi

Meningkatnya Tren Slow Travel Saat Waisak dan Hari Lahir Pancasila

vrtitimes Published Juni 5, 2026
Share
SHARE

Menjelang periode libur panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila, banyak wisatawan Indonesia mulai beralih dari perjalanan dengan jadwal padat dan destinasi wisata yang ramai menuju cara berlibur yang lebih lambat, tenang, dan bermakna.

Dengan ditetapkannya Rabu, 27 Mei 2026, sebagai hari libur Idul Adha serta Kamis, 28 Mei 2026, sebagai cuti bersama, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati liburan yang lebih panjang. Dengan mengambil cuti pribadi pada Jumat, 29 Mei, banyak masyarakat Indonesia dapat menikmati hingga enam hari libur berturut-turut, termasuk akhir pekan dan Hari Lahir Pancasila pada Senin, 1 Juni 2026.

Alih-alih mengisi libur panjang dengan jadwal perjalanan yang padat, tren “slow travel” yang semakin berkembang justru mengajak wisatawan untuk meluangkan lebih banyak waktu dalam menikmati alam, kebersamaan keluarga, dan kesehatan diri. Konsep ini berfokus pada menikmati destinasi dengan ritme yang lebih santai untuk menikmati pagi yang tenang, pemandangan alam yang indah, budaya lokal, serta momen-momen bermakna jauh dari rutinitas sehari-hari.

Baca Juga  Squeeze Sundown Vol. 7: Bangun Koneksi dan Kolaborasi Kreatif F&B Tropis

Tren ini semakin populer di kalangan wisatawan urban yang mencari pelarian sementara dari kesibukan pekerjaan yang terus berlangsung tanpa henti. Libur panjang kini tidak hanya menjadi kesempatan untuk bepergian, tetapi juga menjadi waktu untuk beristirahat, refleksi diri, dan melakukan digital detox.

Destinasi berbasis alam pun menjadi semakin diminati selama periode liburan ini. Wisatawan kini semakin tertarik pada lokasi-lokasi yang tenang dengan udara segar, pemandangan danau, serta hamparan alam hijau yang menawarkan suasana menenangkan sebagai alternatif dari hiruk-pikuk perkotaan.

Di Sumatera Utara, Danau Toba terus menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang mencari pengalaman berlibur yang lebih santai dan menyeluruh. Hotel yang memadukan keindahan alam dengan kenyamanan hospitality memberikan kesempatan bagi keluarga maupun pasangan untuk menikmati waktu berkualitas bersama sebelum kembali ke rutinitas sekolah dan pekerjaan.

Baca Juga  Sinergi BRI Branch Office Kalimalang Region 6/Jakarta 1 dan IndoBarca: Pererat Hubungan Nasabah Lewat Semangat Olahraga

Berlokasi di kawasan Samosir, Marianna Resort & Convention menghadirkan pengalaman menginap yang tenang dengan pemandangan Danau Toba dan perbukitan di sekitarnya. Resort ini menawarkan suasana yang dirancang untuk relaksasi, di mana para tamu dapat melepas penat, kembali terhubung dengan orang-orang terdekat, dan menikmati sisi perjalanan yang lebih tenang selama musim liburan panjang.

“Wisatawan saat ini tidak lagi hanya mencari destinasi untuk dikunjungi, tetapi juga pengalaman yang dapat membuat mereka merasa lebih rileks dan kembali segar dari kepenatan sehari-hari,” ujar I Ketut Gunarta, General Manager Marianna Resort & Convention. “Keindahan Danau Toba dan suasana tenang di kawasan Samosir menciptakan lingkungan yang ideal untuk slow travel, di mana para tamu dapat benar-benar bersantai, menikmati kebersamaan dengan keluarga, dan menghabiskan waktu berkualitas jauh dari kesibukan sehari-hari.”

Baca Juga  Bitcoin Anjlok Lagi, Prediksi Pakar: Bisa Jatuh ke $70K?

Bagi industri hospitality, periode libur panjang ini menjadi peluang untuk menjawab perubahan preferensi wisatawan. Tidak hanya sekadar akomodasi, wisatawan masa kini semakin mencari pengalaman yang berfokus pada wellness, kenyamanan, keunikan pengalaman, serta koneksi yang lebih bermakna dengan lingkungan sekitar.

Menjelang libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, meningkatnya tren slow travel mencerminkan perubahan yang lebih luas dalam cara masyarakat menikmati waktu liburan, bukan sekadar mengunjungi lebih banyak tempat, tetapi menikmati setiap momen dengan lebih mendalam.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Indonesia Berpeluang Perkuat Posisi di Industri Kripto Asia Tenggara
Next Article Holding Perkebunan Nusantara Tebar Manfaat Idul Adha, 1.713 Hewan Kurban PalmCo Disalurkan ke Berbagai Daerah
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,179
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang36
    • Payakumbuh239
    • Solok73
  • Ekonomi2,011
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional1,009
  • Olahraga79
  • Opini188
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik264
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

Tren Side Hustle Meningkat, Kemitraan Kuliner Mulai Dilirik sebagai Alternatif Penghasilan Tambahan
Memulihkan Akun Setelah ‘Lose Streak’: Langkah Taktis Mengembalikan Kepercayaan Diri dalam Trading
Tiap 1% Masyarakat Sumut Terdampak Kelangkaan BBM, Berpotensi Merugi Rp. 2,98 M dan Rp. 1,75 M dari Sektor Transportasi per Hari
District 8: Harmonisasi Kehidupan Urban di Jantung Jakarta

Berita Terkait

Ekonomi

BRI Finance Hadirkan Beragam Promo Pembiayaan Kendaraan bagi Karyawan dan Nasabah BRI

Juli 20, 2026
Ekonomi

Mengkaji Unsur Force Majeure dalam Kasus Tewasnya Tiga Pekerja PT Moya di Gorong-Gorong Proyek Pipa Air Bersih: Investigasi yang Objektif, Adil, dan Profesional Sangat Diperlukan

Juli 20, 2026
Ekonomi

Mulai dari ‘Phenomenon’, Telkom AI Connect Bekali Peserta Menyusun Pitch Deck Proyek AI yang Lebih Meyakinkan

Juli 20, 2026
Ekonomi

Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

Juli 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?