DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?
Ekonomi

Mei Banyak Libur, Dompet Bisa Ikut “Libur”?

vrtitimes Published Mei 5, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Bulan Mei 2026 dipenuhi beberapa long weekend yang cukup panjang, dan pola ini sering mendorong pengeluaran tanpa terasa. Kalau kamu tidak punya rencana besar, justru ada peluang untuk menghemat dan mulai mengalokasikan dana ke hal yang lebih produktif.

Mei 2026 menjadi waktu yang sangat dinanti karena deretan tanggal merah dan cuti bersama yang melimpah. Berikut informasi libur berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2026:

Hari Libur Nasional

1 Mei (Jumat): Hari Buruh Internasional

14 Mei (Kamis): Kenaikan Yesus Kristus

27 Mei (Rabu): Hari Raya Idul Adha 1447 H

31 Mei (Minggu): Hari Raya Waisak

Cuti Bersama

15 Mei (Jumat): Cuti bersama Kenaikan Yesus Kristus

28 Mei (Kamis): Cuti bersama Idul Adha 1447 H

Pola Long Weekend Mei 2026

1. Awal Bulan (3 Hari)

1–3 Mei (Jumat–Minggu) Libur akhir pekan yang diawali Hari Buruh.

2. Kenaikan Isa Almasih (4 Hari)

14–17 Mei (Kamis–Minggu) Libur nasional dan cuti bersama yang berlanjut ke akhir pekan.

3. Akhir Mei – Awal Juni (Potensi 5–6 Hari)

27 Mei (Rabu): Idul Adha

28 Mei (Kamis): Cuti bersama

29 Mei (Jumat): Hari kerja (opsi cuti pribadi)

Baca Juga  Perkuat Portfolio Berkelanjutan, BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan EV

30–31 Mei (Sabtu–Minggu): Akhir pekan

1 Juni (Senin): Hari Lahir Pancasila

Libur dapat menjadi panjang jika mengambil cuti tambahan di tanggal 29 Mei.

Struktur seperti ini membuat Mei menjadi salah satu bulan dengan potensi pengeluaran yang lebih tinggi dibanding bulan biasa.

Libur Panjang, Pengeluaran Ikut Panjang

Secara perilaku, periode libur sering diikuti peningkatan konsumsi. Pengeluaran biasanya naik untuk:

– Transportasi

– Makanan dan nongkrong

– Hiburan

– Dalam keseharian, bentuknya sering sederhana:

– Sekali jalan saja

– Mumpung lagi libur

– Belanja impulsif karena waktu luang lebih banyak

Frekuensi yang berulang ini membuat total pengeluaran meningkat tanpa terasa.

Tidak Punya Rencana? Itu Posisi yang Menguntungkan

Kalau kamu tidak merencanakan liburan besar, kamu punya ruang lebih untuk mengontrol keuangan.

Beberapa hal yang bisa dilakukan:

– Menahan pengeluaran tidak perlu

– Menjaga saldo tetap stabil

– Mulai mengalokasikan dana ke aset

Libur bisa jadi momen untuk menata ulang kebiasaan finansial, bukan hanya menghabiskan uang.

Simulasi Sederhana

Skenario liburan (3 hari):

– Transportasi: Rp500.000

– Makan dan nongkrong: Rp600.000

– Hiburan: Rp400.000

Total: Rp1.500.000

Skenario hemat (di rumah):

– Tambahan konsumsi: Rp200.000

Sisa dana: ±Rp1.300.000

Kalau pola ini terjadi dua kali dalam satu bulan, selisihnya bisa lebih dari Rp2 juta.

Baca Juga  Dari FX hingga Obligasi, Ini Kunci OCBC Jadi Rising Star

Dari Penghematan ke Aset

Dana sisa dari periode libur bisa dialihkan ke aset, salah satunya emas.

Emas sering dipilih karena:

– Cenderung lebih stabil dibanding beberapa instrumen lain dalam jangka panjang

– Mudah dicairkan

– Bisa diakses mulai nominal kecil

Secara historis, harga emas menunjukkan tren meningkat dalam jangka panjang, meski tetap mengalami fluktuasi mengikuti kondisi ekonomi global seperti inflasi dan suku bunga.

Artinya, emas lebih cocok untuk pendekatan bertahap dibanding jangka pendek.

Mulai Tidak Harus Besar

Kamu tidak perlu menunggu dana besar untuk mulai.

Dengan sisa sekitar Rp1 jutaan:

– Bisa mulai membeli emas digital melalui platform resmi atau dijadikan tabungan rutin

Pendekatan kecil tapi konsisten sering lebih mudah dijalankan dalam jangka panjang.

Cara Pandang yang Lebih Relevan

Libur tidak harus selalu identik dengan pengeluaran.

Kamu bisa melihatnya sebagai:

– Waktu untuk evaluasi keuangan

– Kesempatan mengurangi impuls belanja

– Titik awal mulai investasi

Perubahan cara pandang ini sederhana, tapi bisa berdampak pada kebiasaan finansial ke depan.

Tetap Perlu Pahami Risiko

Emas tetap memiliki risiko. Harganya dapat berfluktuasi tergantung kondisi ekonomi global, nilai tukar, dan permintaan pasar.

Baca Juga  Pelindo Multi Terminal Edukasi Program Rumah Kelola Sampah kepada Mahasiswa

Sebelum mulai:

– Pahami biaya transaksi

– Gunakan platform yang terpercaya

– Sesuaikan dengan tujuan keuangan kamu

Dalam sektor jasa keuangan, informasi perlu disampaikan secara jelas, akurat, dan tidak menyesatkan agar kamu bisa mengambil keputusan dengan sadar .

Mengenal Fitur Neo Emas di neobank

Neo Emas merupakan fitur jual-beli emas digital di aplikasi neobank yang bekerja sama dengan mitra penyedia emas seperti Lakuemas dan Treasury.

Melalui fitur ini, pengguna dapat melakukan pembelian dan pemantauan emas digital dalam satu aplikasi. Mekanisme transaksi, biaya, dan penyimpanan mengikuti ketentuan masing-masing mitra penyedia. Emas digital memberikan akses yang lebih fleksibel karena dapat dilakukan secara online.

Memahami cara kerja, biaya transaksi, serta potensi risiko menjadi hal penting sebelum memulai.

Jika ingin mempelajari produk yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di  PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru mengenai Neo Emas di link https://s.id/igneoemas atau Neo Emas

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).⁣

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Daya Saing, Ekspor Kopi Ijen ke AS dan Inggris
Next Article NPF Terkendali di 2,23%, BRI Finance Tunjukkan Ketahanan Kualitas Aset
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,319
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh353
    • Solok76
  • Ekonomi2,974
  • Headline411
  • Internasional82
  • Khazanah232
  • Lifestyle113
  • Nasional1,105
  • Olahraga85
  • Opini205
  • Pariwara Lipsus35
  • Politik270
  • Uncategorized311
  • Video15

Berita Lainnya

Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?
Jaga Kesehatan Pekerja, LRT Jabodebek Perkuat Fondasi Pelayanan Transportasi Publik
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Mahasiswa USU
RESHUFFLE HMI CABANG SEMARANG! KETUM PB HMI BAGAS KURNIAWAN MENYALAHI KONSTITUSI

Berita Terkait

Ekonomi

Dari Pulau Terpencil hingga Medan Menantang, Dedikasi Insan PLN NPC untuk Negeri

November 5, 2026
Ekonomi

Kaya Aset Belum Tentu Kaya Kas: Pelajaran Likuiditas dari Barang Mewah

November 5, 2026
Ekonomi

SATU University Hadirkan Program Studi Baru di Palembang dan Pontianak, Siapkan Talenta Digital untuk Masa Depan

November 5, 2026
Ekonomi

Bukan Sekadar Toko Resmi, Ini Alasan Hoops Indonesia Beda dari yang Lain

November 5, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?