DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Holding Perkebunan Nusantara Dorong EBT, PTPN IV Regional III Resmikan PTBg Sei Rokan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Holding Perkebunan Nusantara Dorong EBT, PTPN IV Regional III Resmikan PTBg Sei Rokan
Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara Dorong EBT, PTPN IV Regional III Resmikan PTBg Sei Rokan

vrtitimes Published Desember 19, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com — PTPN IV Regional III, subholding PTPN IV PalmCo di bawah Holding Perkebunan Nusantara, kembali memperkuat posisinya sebagai pelopor pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) berbasis limbah sawit di Provinsi Riau. Satu unit Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg) yang berlokasi di kompleks Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, resmi beroperasi pada awal November 2025.

Region Head PTPN IV Regional III, Ahmad Gusmar Harahap, menyampaikan bahwa pengoperasian instalasi terbaru ini menjadi tonggak penting dalam memperluas pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi ramah lingkungan. “Alhamdulillah. Satu lagi unit instalasi PTBg Co-firing di PKS Sei Rokan resmi beroperasi,” ujar Gusmar dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (14/11/2025).

Baca Juga  Empat Perusahaan Pelopori Studi Kelayakan JCM Berbasis Nature-based Solutions di Indonesia

Instalasi PTBg Sei Rokan beroperasi berdampingan dengan PKS Sei Rokan, salah satu pabrik sawit terbesar yang dikelola PTPN IV Regional III dengan kapasitas produksi hingga 60 ton/jam. Dengan beroperasinya fasilitas ini, total PTBg yang dikelola PTPN IV Regional III kini berjumlah enam unit.

Sebelumnya, perusahaan telah mengoperasikan lima PTBg yang terdiri dari tiga unit co-firing, yakni PTBg Sei Pagar, PTBg Lubuk Dalam, dan PTBg Tapung. Selain itu juga dua unit pembangkit listrik berbasis biogas, yakni PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun. “Kami menyebutnya energi dari sawit untuk sawit. Energi bersih ini digunakan untuk operasional pabrik, jadi semua terintegrasi dan efisien,” jelas Gusmar.

Baca Juga  Banjir Orderan di Era Digital: Cekat.AI dan MOC Gelar Kopdar Offline Eksklusif Strategi Jualan Cerdas Bareng AI ala Cekat.AI x Meta

Ia menjelaskan bahwa POME memiliki potensi besar untuk menghasilkan gas metana yang secara alami merupakan gas rumah kaca dengan daya pemanasan 25 kali lebih besar dari karbon dioksida. Melalui teknologi anaerobic digester, gas metana ditangkap dan diubah menjadi energi baru terbarukan yang aman dan ramah lingkungan. “Kami terus berupaya melakukan beragam inisiatif, terutama transfer pengetahuan, dan membangun kemampuan lokal agar inovasi ini bisa berkelanjutan,” tambahnya.

Dari seluruh instalasi yang beroperasi, PTBg Lubuk Dalam mencatat pencapaian penting setelah resmi menjadi unit pertama di lingkungan PTPN IV PalmCo yang memperoleh sertifikat pengurangan emisi gas rumah kaca. Dengan sertifikasi ini, PTBg Lubuk Dalam masuk dalam skema perdagangan karbon, membuka peluang baru bagi BUMN perkebunan untuk mendukung green economy nasional.

Baca Juga  KMHDI Desak Transparansi dalam Kasus Korupsi Pertamina: Integritas Perusahaan Harus Dijaga

Langkah PTPN IV Regional III ini selaras dengan komitmen pemerintah mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. Pemanfaatan limbah sawit untuk energi bersih dinilai memiliki dampak strategis mengingat sektor energi dan limbah merupakan kontributor utama emisi nasional.

Transformasi energi ini juga menjadi bukti bahwa industri sawit dapat memberikan kontribusi positif terhadap isu lingkungan global. “Kami percaya masa depan sawit bukan hanya pada hasil panen, tapi pada kemampuan industri ini menghasilkan energi, efisiensi, dan nilai tambah,” tutup Gusmar.

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Stasiun Gambir Raih Sertifikat Sistem Manajemen Pengamanan Kategori GOLD dari Baharkam Polri
Next Article Dari Kepedulian Menjadi Hunian: Ansor, Banser, dan NU Hadirkan Harapan di Paninggahan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah923
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota408
    • Padang34
    • Payakumbuh38
    • Solok69
  • Ekonomi954
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized265
  • Video15

Berita Lainnya

Proses Perdamaian Perkelahian Siswa di SMPN 1 Luak Selesai Secara Kekeluargaan
Mesir dan Politik Bertahan di Tengah Rivalitas Amerika–Tiongkok
Krisis Pangan Afrika Barat dan Kebijakan Mesir: Analisis Human Security dalam Perspektif Realisme Defensif
Perkuat Dukungan Terhadap Stabilitas Ekonomi Daerah, BRI Finance Hadir di Kota Tegal

Berita Terkait

Ekonomi

Libur Imlek 2026, KAI Daop 1 Jakarta Sediakan 234 Ribu Tempat Duduk

Februari 10, 2026
Ekonomi

Indonesia Economic Forum Luncurkan ION untuk UMKM Digital Inklusif

Februari 10, 2026
Ekonomi

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Februari 9, 2026
Ekonomi

Metland Cyber Puri Akan Terintegrasi MRT Lintas Timur Barat

Februari 7, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?