DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Godrej Perkuat Investasi di Indonesia, Bidik Generasi Digital Lewat Produk yang Relevan dengan Kebutuhan Konsumen
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Godrej Perkuat Investasi di Indonesia, Bidik Generasi Digital Lewat Produk yang Relevan dengan Kebutuhan Konsumen
Ekonomi

Godrej Perkuat Investasi di Indonesia, Bidik Generasi Digital Lewat Produk yang Relevan dengan Kebutuhan Konsumen

vrtitimes Published Juli 17, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Indonesia terus menjadi pasar strategis bagi perusahaan multinasional India, Godrej Consumer Products Limited (GCPL). Dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten selama lebih dari satu dekade, Godrej kini semakin memperkuat komitmennya melalui peningkatan investasi, penguatan produksi lokal, hingga strategi pemasaran yang berfokus pada generasi digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Rajesh Sethuraman, CEO Godrej Indonesia, dalam wawancara bersama Mercy Widjaja pada 9 Juli 2026. Menurutnya, Indonesia tidak hanya menjadi salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara, tetapi juga telah berkembang menjadi operasi terbesar kedua GCPL di luar India, sekaligus salah satu kontributor penting bagi pertumbuhan global perusahaan.

Didirikan di Mumbai pada tahun 1897, Godrej telah berevolusi dari produsen kunci mekanis menjadi salah satu konglomerasi terbesar di India. Melalui Godrej Consumer Products Limited (GCPL), perusahaan menghadirkan berbagai produk kebutuhan sehari-hari yang kini dipasarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Godrej memasuki pasar Indonesia melalui proses akuisisi pada tahun 2010. Sejak saat itu, bisnis perusahaan telah berkembang hingga empat sampai lima kali lipat dibandingkan saat pertama kali beroperasi di Tanah Air.

Baca Juga  Mengatasi Biaya Traveling yang Melebihi Anggaran

“Kami terus bertumbuh karena fokus pada kebutuhan konsumen Indonesia. Produk yang kami kembangkan diproduksi secara lokal sehingga lebih relevan, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Rajesh Sethuraman.

Saat ini sekitar 75 persen komponen produk Godrej telah menggunakan bahan baku lokal, melampaui ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tingginya kandungan lokal tersebut membuat perusahaan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang di Indonesia, Godrej juga tengah menyelesaikan pembangunan fasilitas produksi baru di Kendal, Jawa Tengah, yang ditargetkan mulai beroperasi dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Pabrik tersebut akan memperkuat kapasitas produksi berbagai kategori produk rumah tangga, mulai dari obat nyamuk, pengharum ruangan, pembersih toilet, pembersih lantai, hingga produk perawatan bayi.

Fokus pada Kategori dengan Potensi Pertumbuhan Tinggi

Alih-alih bersaing di pasar yang sudah jenuh, Godrej memilih mengembangkan kategori produk yang masih memiliki ruang pertumbuhan besar atau under-indexed categories.

Baca Juga  Prospek Lulusan Teknik Elektro di Industri Teknologi 2026

Strategi tersebut membuahkan hasil positif. Saat ini Godrej berhasil menjadi pemimpin pasar pada tiga kategori utama, yaitu baby wipes, pengharum ruangan, dan produk pengendali serangga rumah tangga. Ke depan, perusahaan juga akan memperluas portofolionya ke kategori pewarna rambut (hair color).

Menurut Rajesh, keberhasilan tersebut tidak hanya diukur melalui pertumbuhan penjualan, tetapi juga dari meningkatnya volume dan profitabilitas perusahaan yang menunjukkan semakin tingginya relevansi produk di mata konsumen Indonesia.

Indonesia Menjadi Prioritas Strategis

Bagi Godrej, Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi ekonomi digital terbesar di dunia.

Rajesh menjelaskan bahwa Indonesia memiliki sekitar 300 juta penduduk dengan lebih dari 180 juta konsumen aktif berbelanja secara online, menjadikannya salah satu pasar e-commerce paling dinamis secara global.

Perubahan perilaku konsumen juga semakin dipengaruhi oleh dominasi Generasi Z dan Milenial, yang kini menjadi kelompok dengan daya beli terbesar.

“Internet telah menjadi titik pertama konsumen menemukan sebuah produk. Mereka tidak lagi hanya mengandalkan rekomendasi keluarga atau orang terdekat, tetapi juga mencari inspirasi melalui media sosial,” jelasnya.

Baca Juga  Perluas Jangkauan Layanan, BRI Mangga Dua Jalin Kolaborasi Strategis dengan DoubleTree by Hilton

Masyarakat Indonesia diketahui menghabiskan sekitar tiga hingga enam jam setiap hari di media sosial. Kondisi tersebut membuat kehadiran merek di platform digital menjadi sama pentingnya dengan media konvensional seperti televisi maupun billboard.

Karena itu, Godrej terus memperkuat strategi pemasaran digitalnya melalui media sosial dan platform e-commerce guna memastikan produknya tetap relevan dengan gaya hidup konsumen masa kini.

Optimistis terhadap Masa Depan Indonesia

Dengan kombinasi produksi lokal yang kuat, investasi berkelanjutan, inovasi produk, serta strategi pemasaran berbasis digital, Godrej melihat Indonesia sebagai salah satu motor pertumbuhan terpenting bagi perusahaan secara global.

Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus memperluas kontribusinya terhadap pertumbuhan industri manufaktur dan ekonomi digital nasional.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pemko Payakumbuh Tingkatkan Pelayanan Kualitas Publik Serta Mobilitas Masyarakat
Next Article Drone Delivery Indonesia: Regulasi, Peluang, dan Tantangan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,220
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh274
    • Solok73
  • Ekonomi2,272
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,045
  • Olahraga80
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik270
  • Uncategorized295
  • Video15

Berita Lainnya

Infrastruktur Digital Didorong Jadi Penggerak Ekonomi UMKM di Daerah
Perangi Narkoba dari Rumah, Keluarga Jadi Benteng Pertama
KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026
Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

Berita Terkait

Ekonomi

Bitcoin Tembus US$64.000 di Tengah Ketegangan AS-Iran, Ini Risiko Harga Bitcoin

Agustus 19, 2026
Ekonomi

Rekomendasi Motor Matic Harian, Pilihan Stylish dengan Fitur Modern Mulai Rp20 Jutaan

Agustus 19, 2026
Ekonomi

Blockchain Resmi Masuk Ekonomi Kreatif, IDBW 2026 Jadi Panggung Besar Web3 Indonesia

Agustus 19, 2026
Ekonomi

Hadapi Volatilitas, Valbury Soroti Strategi Kombinasi Komoditas dan Saham Global untuk Investor Domestik

Agustus 19, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?