BOGOR, 17 Oktober 2026 – Ketua Umum Lembaga Pemantau Penegakan Hukum Indonesia (LPPHI), Dr. Achmad Taufan Soedirdjo, S.H., M.H., memimpin langsung Rapat Kerja (Raker) I LPPHI yang berlangsung selama dua hari, 17–18 Oktober 2026, di Bogor, Jawa Barat.
Di tengah kesibukan profesionalnya, Achmad Taufan mengikuti rangkaian kegiatan rapat kerja sejak pembukaan hingga pembahasan dan penetapan program kerja organisasi. Kehadirannya dinilai mencerminkan komitmen terhadap penguatan kelembagaan serta upaya mendorong peran masyarakat sipil dalam mengawal penegakan hukum di Indonesia.
Sekretaris Jenderal LPPHI, Ahid Syaroni, S.H., CPArb., mengatakan kehadiran Ketua Umum secara langsung menjadi motivasi bagi jajaran pengurus untuk menjalankan tanggung jawab organisasi.
“Beliau memiliki banyak tanggung jawab di luar organisasi, tetapi tetap meluangkan waktu untuk LPPHI. Bagi kami, ini merupakan teladan sekaligus motivasi untuk terus bekerja dan membesarkan lembaga,” ujar Ahid.

Ia menambahkan, konsistensi kepemimpinan diperlukan agar setiap program organisasi dapat berjalan secara terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sebagai lembaga nirlaba, LPPHI mengedepankan semangat pengabdian dalam menjalankan perannya. Orientasi organisasi tidak semata-mata pada kepentingan kelembagaan, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap pengawasan dan penegakan hukum yang berkeadilan.
Dalam rapat kerja tersebut, Achmad Taufan menekankan pentingnya membangun organisasi yang profesional, tertib, dan memiliki arah strategis jangka panjang. Ia juga mendorong seluruh pengurus agar menyusun serta melaksanakan program kerja berdasarkan data, dengan mekanisme yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Menurutnya, peran masyarakat sipil dalam pengawasan penegakan hukum perlu diperkuat melalui kerja yang terukur, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Ini merupakan bentuk pengabdian. Kalau kita mencintai Indonesia, kita harus ikut menjaga agar hukum ditegakkan secara adil,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Umum LPPHI, Andi Irwanda Ismunandar, S.H., M.H., menilai arahan Ketua Umum memberikan gambaran yang jelas mengenai arah pengembangan organisasi, termasuk dalam merancang program yang berkelanjutan.
“Beliau memiliki pandangan jauh ke depan. Yang dipikirkan bukan hanya program untuk tahun ini, tetapi juga bagaimana LPPHI tetap relevan dan mampu menjalankan perannya dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang,” kata Andi.
Rapat Kerja I LPPHI menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk mengevaluasi kebutuhan organisasi, menyelaraskan prioritas, serta menetapkan langkah strategis dalam pelaksanaan program kerja.
Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengurus untuk menjalankan program yang telah disepakati secara konsisten dan bertanggung jawab.
Melalui rapat kerja ini, LPPHI diharapkan semakin memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kapasitas pengawasan, serta menjalankan peran masyarakat sipil dalam mendorong terwujudnya penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.


