DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Barang Ringan Tapi Ongkir Mahal? Trik Hitung Volume Kirim Paket Ke Luar Negeri
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Barang Ringan Tapi Ongkir Mahal? Trik Hitung Volume Kirim Paket Ke Luar Negeri
Ekonomi

Barang Ringan Tapi Ongkir Mahal? Trik Hitung Volume Kirim Paket Ke Luar Negeri

vrtitimes Published April 9, 2026
Share
SHARE

Kaget ongkir membengkak padahal barang ringan? Ketahui rahasia perhitungan berat volumetrik saat kirim paket ke luar negeri dan trik hemat untuk menyiasatinya.

Misteri Ongkos Kirim yang Tiba-Tiba Membengkak

Banyak pelanggan yang merasa bingung sekaligus terkejut ketika menerima tagihan ongkos kirim ekspedisi yang jauh lebih tinggi dari ekspektasi awal mereka. Kondisi ini paling sering terjadi ketika Anda kirim paket ke luar negeri berupa barang-barang yang jika ditimbang terasa sangat ringan, namun secara fisik memakan banyak tempat. Contoh barang seperti ini meliputi jaket tebal musim dingin, boneka berukuran besar, atau kerajinan tangan berbahan rotan. Penyebab utama dari lonjakan harga yang tiba-tiba ini adalah sebuah sistem perhitungan logistik internasional yang dikenal dengan istilah berat volumetrik (chargeable weight).

Baca Juga  Industri Kripto Jadi Motor Baru Penerimaan Negara, Sumbang Pajak Rp 1,71 Triliun

Memahami Berat Aktual vs Berat Volumetrik

Pada dasarnya, maskapai penerbangan mengalokasikan tarif kargo berdasarkan kapasitas ruang yang terpakai di dalam lambung pesawat, bukan sekadar dari berat timbangan saja. Oleh karena itu, pihak kurir akan selalu membandingkan berat asli barang (berat aktual) dengan ukuran kardus pelindungnya (berat volumetrik). Rumus internasional yang paling umum digunakan untuk menghitung berat volumetrik adalah: Panjang x Lebar x Tinggi (dalam satuan sentimeter) dibagi 5.000. Selanjutnya, sistem logistik akan secara otomatis menagihkan biaya ongkos kirim berdasarkan angka mana yang paling besar di antara kedua perhitungan tersebut.

Trik Cerdas Memangkas Biaya Volumetrik

Untuk menyiasati pembengkakan biaya ini, Anda harus cerdik dalam melakukan pengemasan. Pertama, pastikan Anda menggunakan kardus yang ukurannya benar-benar pas dengan dimensi barang, serta potong ruang kosong yang berlebihan. Selanjutnya, jika Anda mengirimkan produk berupa pakaian atau tekstil, memanfaatkan teknik kemasan hampa udara (vacuum bag) bisa sangat membantu mengecilkan dimensi paket secara drastis. Dengan melakukan sedikit penyesuaian yang cermat pada ukuran kemasan, tagihan ongkos kirim Anda bisa turun secara signifikan.

Baca Juga  Persiapan Talenta Digital 2025, Maxy Academy Mempersembahkan Pelatihan Digital Marketing dengan AI

Menghitung estimasi biaya dan dimensi saat kirim paket ke luar negeri kini tidak perlu lagi membuat Anda khawatir akan tagihan yang membengkak. Tim operasional Airway Express selalu siap memberikan layanan konsultasi gratis terkait efisiensi dimensi kemasan sejak awal proses pengiriman. Melalui panduan dan evaluasi yang tepat, Airway Express akan membantu Anda merapikan metode packing agar terhindar dari perhitungan biaya volumetrik yang merugikan, sekaligus memastikan ongkos kirim Anda tetap efisien, aman, dan masuk akal.

About Airway Express

Airway Express lahir di bawah payung PT. Dua Belas Jaya dengan pengalaman lebih dari 10 tahun di dunia pengiriman internasional, melanjutkan jejak kesuksesan dalam industri pengiriman express internasional sejak 2014. Bersama-sama, dari tahun 2014-2021 kami telah mengembangkan retail Service Point DHL Express di sekitar Jabodetabek, menyaksikan evolusi dinamis kebutuhan akan pengiriman internasional selama 7 tahun.

Baca Juga  Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Regional 2 Siapkan Restorasi 14.000 Hektare Pascabencana Pasirlangu

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BPBD Buka Sosialisasi Mitigasi Bencana Dan Evakuasi Bagi Guru, Siswa SLB
Next Article Memahami Peran Sentimen Pasar: Kunci Utama Mengidentifikasi Tren Trading
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,026
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh118
    • Solok73
  • Ekonomi1,304
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional953
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik261
  • Uncategorized278
  • Video15

Berita Lainnya

Peran Pelaku Pasar dalam Pergerakan Harga Aset
BRI Finance Tegaskan Peran Strategis Pembiayaan dalam Mendukung Kemandirian Perempuan
Kedutaan Besar India Dorong Impor Urea dari Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Asuransi Modi dari BRI Life Gelar Fun Run 7K

Berita Terkait

Ekonomi

Silaturahmi Strategis BRI Region 6 dan PT Askrindo Perkuat Sinergi Kerja Sama

April 21, 2026
Ekonomi

Perkuat Sinergi BRI Group, BRI Finance Beri Penawaran Spesial di Pameran Kendaraan

April 21, 2026
Ekonomi

KAI Daop 2 Bandung Catat Kenaikan 19,9% Penumpang KA Jarak Jauh pada Triwulan I 2026, Maret Jadi Puncak Tertinggi

April 21, 2026
Ekonomi

KAI Logistik Perluas Portofolio Layanan Bisnis melalui Angkutan CPO di Sumatera Utara

April 21, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?