DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: AYAT-AYAT CINTA
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > AYAT-AYAT CINTA
Khazanah

AYAT-AYAT CINTA

Agus Salim Published September 23, 2023
Share
SHARE
Khazanah

 

 

          Oleh : Syaiful Anwar

 

Kaki patah, kecelakaan, gaji kecil. Apakah semua ini nikmat atau laknat? Kebahagiaan atau penderitaan? Jawabannya: tergantung orang yang menilai. Ya, jika Anda menganggap bahwa kaki patah, kecelakaan, gaji kecil, adalah sebuah laknat dan penderitaan serta musibah bagi Anda, itu sah-sah saja. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata dibalik semua musibah dan penderitaan ternyata di sana ada kebahagiaan yang tersimpan atau tepatnya DISIMPAN oleh Allah, dan akan dikeluarkan pada saat yang tepat.

 

Anda pasti kenal Habiburrahman El Shirazy? Siapa lagi kalau bukan penulis fenomenal Ayat-ayat Cinta. Ia menulis novel tersebut di saat penderitaan, ya di saat tulang kaki kanannya patah karena kecelakaan. Inilah hikmah Allah yang tidak bisa dibaca oleh manusia, kecuali setelah hikmah itu diungkap. Kang Abik sangat menderita, ia sempat dirawat selama 9 (sembilan) hari di RS Panti Ratih, Yogyakarta, akhirnya dia dibawa pulang ke Bangetayu Wetan, Semarang, untuk berobat jalan.

Baca Juga  Dilepas Waka Polres Sijunjung, Jamaah Thoriqoh Naqsabandiyah dan PCNU Sijunjung Tempuh Ziarah Wali Songo

 

Dalam  masa  penderitaan  di  ―Penjara  Rumah karena tidak bisa ke mana-mana, di sinilah Allah tiupkan energi untuk bangkit. Energi kerinduan kepada Cairo, tempat di mana Kang Abik kuliah selama 7 tahun. Kerinduan itu tak terbendung lagi, ia pun teringat pada sebuah cerpen yang pernah ditulisnya saat musim panas di Cairo. Cerpen berjudul

―Suatu Hari di Musim Panas‖ itu sebenarnya belum selesai.

Untuk mengobati kerinduannya itu, akhirnya muncul keinginan yang kuat untuk merampungkan  novel tersebut.

―Tak  terasa  saya  sudah  melanjutkan  sampai  23  halaman. Sayangnya semua itu belum masuk pada konflik. Akhirnya, muncul gagasan untuk menggabungkan cerpen dengan novel yang belum terselesaikan di Cairo,‖ ujarnya.

Baca Juga  JANGAN MEREMEHKAN HAL-HAL KECIL

 

Rupanya, sengsara membawa nikmat. Berawal dari kisah sengsara kecelakaan, pria ini meluncurkan novel laris berjudul Ayat Ayat Cinta. Bahkan, tidak hanya laris manis, novel yang terus dicetak ulang ini berhasil meraih penghargaan sebagai karya novel terbaik dalam Islamic Book Fair (IBF) 2006, kategori fiksi dewasa.

 

Demikianlah sepenggal cerita Sengsara Membawa Nikmat. Oleh karena itu, ubahlah persepsi Anda terhadap penderitaan, kesengsaraan, kemiskinan dan berbagai hal yang tidak Anda senangi. Karena, satu penderitaan, dua kebahagiaan. Satu kesulitan, dua kemudahan.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Tingkatkan Kemampuan Petani, Bupati Limapuluh Kota Buka Sekolah Lapang
Next Article MENCARI TUHAN YANG HILANG
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,035
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh124
    • Solok73
  • Ekonomi1,350
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah214
  • Lifestyle112
  • Nasional955
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized280
  • Video15

Berita Lainnya

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT
Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Veteran Kenakan Pakaian Nasional Saat Layani Nasabah
BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’

Berita Terkait

Khazanah

Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat

April 26, 2026
Khazanah

Dilepas Waka Polres Sijunjung, Jamaah Thoriqoh Naqsabandiyah dan PCNU Sijunjung Tempuh Ziarah Wali Songo

Maret 31, 2026
Khazanah

Sosok Kapolres Sijunjung Jadi Sorotan, Dengan Hitungan Menit Langsung Tertibkan Jalinsum Saat Idul Fitri di Kupitan 

Maret 21, 2026
Khazanah

Sejarah Kali Pertama Kehadiran Kapolres Sijunjung Warnai Buka Bersama KNPI, Tegaskan Dukungan untuk Pemuda

Maret 19, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?