DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: RAJA DAN SESENDOK MADU
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > RAJA DAN SESENDOK MADU
Khazanah

RAJA DAN SESENDOK MADU

Agus Salim Published Juli 20, 2023
Share
SHARE

Khazanah 

 

 

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh 

 

 

Ada sebuah kisah simbolik yang cukup menarik untuk kita simak. Kisah ini adalah kisah tentang seorang raja dan sesendok madu. Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warga kotanya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan, membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncak bukit di tengah kota. Seluruh warga kota pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya. 

 

Tetapi dalam pikiran seorang warga kota (katakanlah si A) terlintas suatu cara untuk mengelak, “Aku akan membawa sesendok penuh, tetapi bukan madu. Aku akan membawa air. Kegelapan malam akan melindungi dari pandangan mata seseorang. 

Baca Juga  Polisi Ungkap Praktik Penggelonggongan Ayam di Pasar Kebayoran Lama

 

Sesendok air pun tidak akan memengaruhi bejana yang kelak akan diisi madu oleh seluruh warga kota.” 

 

Tibalah waktu yang telah ditetapkan. Apa yang kemudian terjadi? Seluruh bejana ternyata penuh dengan air. Rupanya, semua warga kota berpikiran sama dengan si A. Mereka mengharapkan warga kota yang lain membawa madu sambil membebaskan diri dari tanggung jawab.  

 

 

Kisah simbolik ini dapat terjadi, bahkan mungkin telah sering terjadi, dalam berbagai masyarakat manusia. Dari sini wajar jika agama, khususnya Islam, memberikan petunjuk agar kejadian seperti di atas tidak terjadi: 

 

Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku dan orangorang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata.”(Qs. Yusuf [12]: 108). 

Baca Juga  SETANGKAI MAWAR UNTUK IBU

 

Dalam redaksi ayat di atas, tecermin bahwa seseorang harus memulai dirinya sendiri disertai dengan pembuktian yang nyata, baru kemudian dia melibatkan pengikut-pengikutnya. Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri, dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin (pengikutpengikutmu). (Qs. An-Nisa [4]: 84). 

 

Perhatikanlah kata-kata “tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri”. Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda, “Mulailah dari dirimu sendiri, kemudian susulkanlah keluargamu.” Setiap orang, menurut beliau, adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya, ini berarti bahwa setiap orang harus tampil terlebih dahulu. Sikap mental yang demikian inilah yang dapat menjadikan bejana sang raja penuh dengan madu bukan air, apalagi racun. 

Baca Juga  PENDERITAAN, JALAN MENUJU KESUKSESAN

 

#Syaiful_Anwar

#Fakultas_Ekonomi

#Universitas_Andalas

#Kampus2_Payakumbuh

#Goresan_Hikmah

#Raja_dan_Sesendok_Madu

 

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bambang Kristiono Meninggal Dunia Saat Kunker, Komisi I DPR RI Berduka Cita
Next Article Maafkan Kami Bu Guru
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,035
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh124
    • Solok73
  • Ekonomi1,348
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah214
  • Lifestyle112
  • Nasional955
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized280
  • Video15

Berita Lainnya

BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’
BRI Finance Dorong Kemandirian Finansial Perempuan di Momentum Hari Kartini
Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kalimalang Tampil Anggun dengan Busana Nasional

Berita Terkait

Khazanah

Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat

April 26, 2026
Khazanah

Dilepas Waka Polres Sijunjung, Jamaah Thoriqoh Naqsabandiyah dan PCNU Sijunjung Tempuh Ziarah Wali Songo

Maret 31, 2026
Khazanah

Sosok Kapolres Sijunjung Jadi Sorotan, Dengan Hitungan Menit Langsung Tertibkan Jalinsum Saat Idul Fitri di Kupitan 

Maret 21, 2026
Khazanah

Sejarah Kali Pertama Kehadiran Kapolres Sijunjung Warnai Buka Bersama KNPI, Tegaskan Dukungan untuk Pemuda

Maret 19, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?