DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Relawan Kebajikan Pancasila Diajak Mulai dari Aksi Kecil
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Relawan Kebajikan Pancasila Diajak Mulai dari Aksi Kecil
Nasional

Relawan Kebajikan Pancasila Diajak Mulai dari Aksi Kecil

asribel Published September 15, 2026
Share
SHARE

MUKOMUKO — Mengamalkan Pancasila tidak selalu membutuhkan tindakan besar. Menjaga toleransi, membantu tetangga, mengikuti musyawarah desa, menolak hoaks hingga bergotong royong membersihkan lingkungan merupakan tindakan sederhana yang dinilai memiliki dampak besar dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Relawan Gerakan Kebajikan Pancasila yang berlangsung di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Sabtu, 12 September 2026.

Pensiunan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Drs. H. Ruslan, M.Pd., mengatakan Pancasila memiliki lima fungsi penting dalam kehidupan bangsa.

Selain sebagai pemersatu, Pancasila menjadi pedoman hidup, jiwa bangsa, sumber hukum, serta cita-cita dan tujuan nasional.

Menurut Ruslan, nilai tersebut harus diterapkan mulai dari lingkungan terkecil.

Pada sila pertama, masyarakat dapat menunjukkan toleransi dengan menghormati pelaksanaan ibadah umat agama lain. Pada sila kedua, nilai kemanusiaan dapat diwujudkan melalui empati dan sikap tolong-menolong.

Baca Juga  Havizd: Pentingnya Peran Intelektual Muda Dalam Mewujudkan Stabilitas Harkamtibmas

Sila ketiga dapat diterapkan dengan menjaga persatuan dan menolak informasi yang berpotensi memecah belah. Sila keempat diwujudkan melalui musyawarah, sedangkan sila kelima tercermin dalam sikap adil dan gotong royong.

Ruslan mencontohkan sejumlah aksi sederhana yang dapat dilakukan masyarakat. Mulai dari membantu warga kurang mampu, donor darah, menjaga kebersihan lingkungan, aktif dalam musyawarah hingga membangun komunikasi warga yang bebas dari hoaks.

“Perubahan besar dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten,” menjadi inti pesan yang disampaikan dalam pemaparannya.

Anggota DPR RI Komisi XIII, Hj. Eko Kurnia Ningsih, juga mengajak masyarakat menjadikan desa sebagai ruang utama untuk menghidupkan nilai-nilai Pancasila.

Menurut Eko, desa yang maju tidak hanya ditandai pembangunan fisik, tetapi juga kehidupan masyarakat yang rukun dan saling peduli.

Baca Juga  Surya Paloh Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina

Ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan antarumat beragama, menghormati sesama, memperkuat gotong royong, mengedepankan musyawarah dan memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Perhatian terhadap warga kurang mampu, lanjut dia, juga merupakan bagian dari pengamalan sila kelima. Program pendidikan, kesehatan, ekonomi dan perlindungan lingkungan perlu didukung bersama demi terciptanya kesejahteraan yang merata.

Sementara itu, Galuh Ibrahim, S.E., M.M., mengingatkan bahwa pembentukan karakter Pancasila harus dimulai dari keluarga.

Menurut Galuh, rumah menjadi tempat pertama anak dan anggota keluarga belajar tentang ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah dan keadilan.

Nilai-nilai tersebut kemudian harus dibawa dalam kehidupan sosial, termasuk ketika masyarakat berinteraksi melalui media digital.

Galuh mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap hoaks, kebencian, polarisasi dan tindakan yang didorong emosi. Ia mengajak peserta mempertimbangkan dampak sebelum membagikan informasi di media sosial.

Baca Juga  KAMSRI: DESAK DPR RI TIDAK BOLEH KALAH OLEH KORUPSI, RUU PERAMPASAN ASET SEGERA TUNTASKAN 2026

Menurutnya, media sosial dapat menjadi perekat persatuan apabila digunakan untuk berbagi informasi yang bermanfaat, menghormati perbedaan dan menjaga persaudaraan.

Rangkaian pemaparan tersebut kemudian bermuara pada satu pesan yang sama: Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan.

Para narasumber mengajak peserta membangun kebiasaan sederhana di rumah, lingkungan masyarakat, tempat kerja maupun ruang digital.

Dari tindakan-tindakan kecil tersebut diharapkan tumbuh karakter masyarakat yang toleran, peduli, gotong royong, demokratis dan adil.

Semangat tersebut menjadi fondasi untuk mewujudkan desa yang rukun, maju dan sejahtera sekaligus memperkuat perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?
Next Article BMW Motorrad Days Bali 2026 Hadirkan Semangat Berkendara Global di Pulau Dewata
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,257
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh300
    • Solok73
  • Ekonomi2,518
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,061
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Menkeu Baru Dilantik, Bagaimana Arah Kebijakan Kripto di Indonesia?
Sanggabiz Tampil Memukau di Business Showcase dan Pitching Capital Room GIK UGM
Pemkab Labuhanbatu Selatan Dorong Optimalisasi Infrastruktur dan Digitalisasi Sumber Daya Air
Promo neobank September 2026, Ada Hadiah untuk Pengguna Baru hingga Diskon QRIS 50%

Berita Terkait

Nasional

“Bijak Digital Tanpa Judi Online”, Dorong Gerakan Bersama Lindungi Generasi Muda

September 15, 2026
Nasional

KNPI Dukung Hotline “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” Oleh Kemenhaj

September 14, 2026
Nasional

Literasi Digital Jadi Benteng Utama Masyarakat Hadapi Ancaman Judi Online

September 11, 2026
Nasional

LPPBI: Komentar Doli Kurnia Jangan Dibenturkan dengan Soliditas Koalisi

September 11, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?