Kamis 14 Mei 2026 – Analis kebijakan publik dan politik nasional sekaligis Ketua Indonesia Youth Epicenteum, Nasky Putra Tandjung menilai, kenaikan pangkat Irjen Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) merupakan langkah strategis institusi Polri dalam merespons atas kompleksitas tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dan penegakan hukum serta dinamika sosial, hukum, politik, dan ekonomi masyarakat di wilayah ibu kota Jakarta.
Menurut Nasky Kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjadi Komjen atau jenderal bintang tiga dinilai sangat tepat dan ideal, karena dukungan rekam jejak, integritas, kinerja dan dedikasi tinggi nya pada masyarakat, institusi kepolisian, dan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) yang teruji di berbagai penugasan strategis.
“Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil (civil society), Kami mendukung penuh atas kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menjadi Komjen atau jenderal bintang tiga,” ujar Nasky dalam keterangan tertutlisnya di Jakarta, pad Kamis (14/5/2026).
Selain itu, Menurut Nasky yang juga Penulis Buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata dan Dedikasi untuk Masyarakat menyebut, Berdasarkan aspek kebijakan publik yang objektif dan kontruktif posisi dengan perubahan status kepangkatan tersebut menjawab dinamika Jakarta sebagai pusat ekonomi, politik nasional yang juga pusat pemerintahan ibu kota. Ibu kota Jakarta membutuhkan stabilitas keamanan tinggi guna mendukung pertumbuhan ekomoni nasional yang menjadi epicentrum perhatiaan publik.
Ia menambahkan, Arah transformasi ini menandai adanya penyesuaian struktur yang tidak hanya administratif, tetapi juga membawa implikasi strategis dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat wilayah Jakarta.
Nasky Alumnus INDEF School Of Political Economy Jakarta ini memandang berdasarkan kemampuan dan kepemimpinan Asep Edi Suheri dalam mengkoordinasikan dan memetakan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi modal krusial. Pengalamannya di bidang operasional dan reserse diprediksi mampu menjawab tantangan di kota megapolitan.
“Masyarakat Jakarta menaruh harapan besar kepada Asep Edi Suheri dalam merespons permasalahan yang multidimensi, mulai dari narkoba, kejahatan siber hingga penegakan hukum yang humanis namun tegas,” ucap dia.
Oleh karena itu, Ia mengingatkan, Dengan kenaikan pangkat tersebut harus diikuti dengan peningkatan profesionalisme dan konsistensi penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Menurutnya, publik kini semakin kritis terhadap setiap tindakan aparat di era keterbukaan informasi. Karena kata Nasky, Profesionalisme tugas Polri tidak dapat diwujudkan secara serta-merta, melainkan melalui upaya nyata yang terimplementasi melalui program dan kebijakan. Nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya menjadi pedoman hidup dan pedoman kerja anggota Polri.
“Jabatan tinggi menghadirkan ekspektasi yang lebih besar. Tantangan utama kepolisian tetap sama, yakni menghadirkan rasa keadilan, profesionalisme, dan penegakan hukum yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan,” pungkasnya.


