DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Legislator Sebut Orang Tua Memiliki Peranan Penting Dalam Perlindungan Anak di Era Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Headline > Legislator Sebut Orang Tua Memiliki Peranan Penting Dalam Perlindungan Anak di Era Digital
HeadlineNasionalOpini

Legislator Sebut Orang Tua Memiliki Peranan Penting Dalam Perlindungan Anak di Era Digital

asribel Published April 14, 2023
Share
SHARE

DigIndonews.com, Jakarta – Berdasarkan data BPS 2022 persentase anak usia 5 tahun ke atas mengakses internet menurut tujuannya hamir 90 % tujuan nya untuk mengakses media sosial. Terdapat ancaman anak di ruang digital diantaranya konten kekerasan, pornografi, dan konten rasisme akibatnya anak bisa menjadi korban atau pelakunya.

“DPR RI komisi I mengupayakan perlindungan anak di ruang digital dengan bekerja sama dengan Kominfo untuk literasi digital, sistem pengamanan akses, dan pengawasan konten internet” ujar Yan Pernmenes (Anggota Komisi I DPR RI) dalam webinar ngobrol bareng legislator dengan tajuk “Perlindungan Anak di Ruang Digital” pada Jumat (14/4/2023).

Ia menyampaikan Penting memperhatikan hak hak anak, terlebih di dunia digital sekarang ini, termasuk akses manfaat dan perlindungan ancaman atasnya.

Baca Juga  Ini 9 Nama Waket TPN Ganjar Presiden, Disebut akan Bertambah lagi

Fahmi Alfansi P Pane, S.Hut., M.Si (Pegiat Literasi Digital menambahkan Tantangan anak di era digital yaitu cyber bullying, pornografi, konsumerisme , kenakalan remaja bahan kriminalisasi. Bentuk cyber bullying diantaranya bully di media sosial, kejadian aktual direkam dan disebar dan meluas ke dunia nyata sehingga berdampak pada psikologis korban, kenakalan remaja dan kriminal.

Kedua pornografi anak contohnya pelaku anak untuk promosi, pelaku dewasa mengelabui, bahkan aksi orang dekat atau pagar makan tanaman yang akan berkembang pada mentalitas anak, perdagangan anak, dan anak dapat menjadi pelaku kriminal saat dewasa. Ketiga konsumerisme contohnya FOMO, dan fleklxing atau pamer yang dampak nya mengejar tren yang selalu berubah dan pencurian data pribadi serta hacking.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Medan Hadi Suhendra Mengajak Masyarakat Menjaga Kerukunan dan Toleransi Saat Natal dan Tahun Baru

Strategi perlindungan anak yang bisa dilakukan dengan tingkatkan literasi Digital pada anak dengan mengembalikan mapel TIK di SD dan SMP, juga literasi bagi orang tua, hindari kriminalitas ank dan lakukan patroli siber.

Senada dengannya, Dr. Bombom Dirgantara (Pegiat Literasi Digital) memaparkan jika berbicara mengenai anak di Era Digital, tantangan nya saat ini adalah beruta hoax, berita provokatif, cyber bullying dan kemampuan literasi digital yang kurang.

Perlindungan pertama yang bisa dilakukan adalah dari keluarga karena merupakan tempat pertama dan utama dalam memulai kehidupan serta orang tua memiliki peranan penting dalam perlindungan anak di Era Digital karena orang tua terlibat dalam keseluruhan dimensi pembentukan pada anak.

Baca Juga  Hadir Sebagai Narasumber, Bambang Wakil Ketua Komisi I DPR RI Ajak Masyarakat Menggunakan Media Sosial Dengan Baik

Yang bisa dilakukan orang tua diantaranya mngedukasi anak terkait dampak baik dan buruk media sosial, sering berdiskusi dengan anak, dan lakukan pembagian waktu belajar dengan sosial media serta mengenalkan literasi digital pada anak.

Literasi digital sangat penting dan dibutuhkan untuk dapat berpartisipasi di dunia modern saat ini. Literasi digital membuat daya berfikir yang berbeda dengan orang yang rendah literasi digitalnya.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Legislator Prediksi Ekonomi Digital Indonesia Menjadi Terbesar di Asia Tenggara
Next Article Legislator Minta Masyarakat Waspada Terhadap Berita Hoax
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,113
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota425
    • Padang35
    • Payakumbuh185
    • Solok73
  • Ekonomi1,634
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah222
  • Lifestyle112
  • Nasional979
  • Olahraga79
  • Opini181
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized287
  • Video15

Berita Lainnya

Renovasi Rumah Tidak Lagi Jadi Kendala, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini
Bank Raya Hadir sebagai Official Partner P-Land: K-pop Art Market Vol.5, Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Digital
Jaga Kualitas Layanan Jalan Tol, PT JMTM Gelar Rekonstruksi Perkerasan di Sejumlah Titik Ruas Tol Cawang–Tomang–Pluit dan Jakarta–Tangerang
Igloo Perkenalkan Igi, AI Penjual Polis Asuransi Perjalanan

Berita Terkait

Nasional

Mahasiswa UBSI Gelar PKM di RPTRA Amanah Bunda, Edukasi Pemanfaatan Sampah Menjadi Produk Bermanfaat

Juni 9, 2026
Nasional

Seorang Oknum LSM Nakal Dituntut Ribuan Masa, Akibat Hajat Hidup Masyarakat Terganggu, Hingga Banjiri Mapolres Sijunjung

Juni 8, 2026
Nasional

Aktivis HMI Benny Ario: Polri Harus Tetap Dipimpin dan Dikelola oleh SDM Kepolisian

Juni 6, 2026
Nasional

Pergantian Pimpinan BGN Dinilai Jadi Momentum Pembenahan Program Makan Bergizi Gratis

Juni 5, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?