DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: KMMJ Soroti Dugaan Amburadul Proyek BWS Sumatera VI dan WIKA, Rizki Hamid: Jika Negara Diam, Kami Turun Aksi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > KMMJ Soroti Dugaan Amburadul Proyek BWS Sumatera VI dan WIKA, Rizki Hamid: Jika Negara Diam, Kami Turun Aksi
Daerah

KMMJ Soroti Dugaan Amburadul Proyek BWS Sumatera VI dan WIKA, Rizki Hamid: Jika Negara Diam, Kami Turun Aksi

Redaksi Published Februari 12, 2026
Share
SHARE

JAKARTA – Polemik proyek infrastruktur yang bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI dan melibatkan PT Wijaya Karya (WIKA) di wilayah Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci kian meluas. Tidak hanya soal dugaan penyerobotan lahan dan kualitas konstruksi yang dipersoalkan warga, kini muncul keluhan dari kontraktor lokal yang mengaku dirugikan oleh sistem pelaksanaan proyek.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Kesatuan Mahasiswa Milenial Jambi DKI Jakarta (KMMJ), Rizki Hamid, menyatakan pihaknya melihat adanya indikasi persoalan serius dalam tata kelola proyek yang harus segera diaudit secara menyeluruh.

“Kami mencermati adanya rangkaian dugaan masalah, mulai dari pembangunan irigasi tanpa izin lahan warga, kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, tidak adanya papan informasi proyek, hingga keluhan kontraktor lokal yang merasa ditekan oleh sistem. Ini bukan lagi persoalan teknis biasa, ini sudah menyangkut integritas pengelolaan uang negara,” tegas Rizki.

Baca Juga  Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kupang melakukan kegiatan "HMI UNTUK UMAT" di Pulau Kera

Menurutnya, dugaan selisih harga material seperti wiremesh (warmes) yang disebut jauh di atas harga pasar perlu ditelusuri secara transparan. Jika benar terjadi pembebanan harga yang tidak rasional, hal tersebut berpotensi merugikan pelaku usaha lokal dan membuka ruang penyimpangan anggaran.

“Kami menerima informasi adanya perbedaan signifikan antara harga pasar dan skema harga dalam proyek. Jika ini benar, maka harus dijelaskan ke publik. Jangan sampai kontraktor daerah dijadikan korban sistem yang tidak adil,” ujarnya.

Selain itu, KMMJ juga menyoroti dugaan keterlambatan pembayaran pekerjaan serta mekanisme pemotongan yang dinilai memberatkan kontraktor. Rizki menilai kondisi tersebut bisa berdampak serius terhadap keberlangsungan usaha lokal dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Opini Tak Berdasar Bisa Lukai Keadilan, Mari Percaya pada Proses Hukum

“Proyek negara seharusnya menjadi penggerak ekonomi daerah. Kalau justru pelaku usaha lokal merasa tertekan dan dirugikan, maka ada yang salah dalam sistemnya,” katanya.

Rizki Hamid mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Inspektorat, serta aparat penegak hukum untuk melakukan audit investigatif, baik dari sisi administrasi, keuangan, maupun uji mutu fisik pekerjaan di lapangan. Ia juga meminta Kementerian PUPR melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BWS Sumatera VI.

“Kami meminta audit total. Bukan hanya di atas kertas, tapi turun langsung ke lapangan. Periksa kualitas beton, pembesian, progres pekerjaan, alur anggaran, hingga mekanisme pembayaran kepada kontraktor,” tegasnya.

Ia menegaskan KMMJ tidak anti pembangunan. Namun pembangunan, menurutnya, harus transparan, profesional, dan tidak merugikan masyarakat maupun pelaku usaha daerah.

Baca Juga  Ahmad Irham Tajhi Serukan Penyelamatan organisasi secara Nasional dan Nilai Gagal Ketum PP IPA dalam Melaksanakan Muktamar XIV.

Sebagai bentuk keseriusan, KMMJ menyatakan tengah melakukan konsolidasi internal dan komunikasi dengan elemen mahasiswa serta masyarakat Jambi di Jakarta.

“Jika dalam waktu dekat tidak ada klarifikasi terbuka dan langkah konkret dari pihak terkait, maka kami akan turun aksi. Ini bukan ancaman, ini bentuk tanggung jawab moral kami sebagai mahasiswa untuk mengawal uang rakyat,” tutup Rizki Hamid.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari PT Wijaya Karya (WIKA) maupun BWS Sumatera VI terkait berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3
Next Article Digerebek Siang Bolong, 6 Pelaku Judi Kartu Diciduk Satreskrim Polres Sijunjung dalam Ops Pekat 2026 Digerebek Siang Bolong, 6 Pelaku Judi Kartu Diciduk Satreskrim Polres Sijunjung dalam Ops Pekat 2026
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah988
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota413
    • Padang34
    • Payakumbuh87
    • Solok73
  • Ekonomi1,206
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah212
  • Lifestyle112
  • Nasional947
  • Olahraga79
  • Opini178
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized274
  • Video15

Berita Lainnya

Dituduh Paksa Potong Rambut, Pihak SMPN 1 Payakumbuh Beri Penjelasan
Excellent Growth, Sustainable Performance IPCC Bukukan Laba Rp256 Miliar, All Time High
BRI Finance Perkuat Manajemen Risiko, Jaga NPF Tetap dalam Batas Aman Pasca Lebaran
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Kepedulian Sosial melalui Bakti Sosial IKBI PT KPBN

Berita Terkait

Daerah

Wujudkan Stabilitas Daerah, BEM KM Adzkia Apresiasi Kondusifitas Harkamtibmas di Sumatera Barat

Maret 29, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perkuat TKD Penanganan Dan Mitigasi Bencana

Maret 27, 2026
Payakumbuh

Wali Kota Zulmaeta Serahkan LKPD Tahun 2025 Ke BPK Perwakilan Provinsi Sumbar

Maret 27, 2026
Payakumbuh

Pemerintah Payakumbuh Gelar Sholat Idul Fitri 1447 H Di Halaman Kantor Balai Kota

Maret 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?