DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Sekjend Pergunu: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan dan Masa Depan NU
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Sekjend Pergunu: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan dan Masa Depan NU
Nasional

Sekjend Pergunu: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan dan Masa Depan NU

Fadhlur Rahman Ahsas Published Januari 15, 2026
Share
Sekjend Pergunu: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan dan Masa Depan NU
SHARE

DIGINDONEWS – Sekretaris Jenderal Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu), Dr. Aris Adi Leksono, M.Pd, menyampaikan dukungan moral dan keulamaan kepada Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim untuk diamanahi sebagai Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke depan. Dukungan tersebut disampaikan sebagai bagian dari ikhtiar jam‘iyyah dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan keulamaan NU yang berintegritas, mandiri, dan berakar kuat pada tradisi pesantren.

Dr. Aris menegaskan bahwa KH. Asep Saifuddin Chalim merupakan dzurriyah pendiri Nahdlatul Ulama, yakni putra dari KH. Abdul Chalim Leuwimunding, Majalengka. Posisi historis tersebut dinilai melahirkan sense of belonging yang mendalam terhadap NU, sehingga menjadi modal moral penting dalam menjaga marwah, nilai, dan khidmah jam‘iyyah.

“Sebagai dzurriyah pendiri NU, Kiai Asep memiliki ikatan historis dan emosional yang kuat dengan jam‘iyyah. Ini bukan sekadar nasab, tetapi tanggung jawab moral yang melahirkan integritas, loyalitas, dan kesungguhan dalam mengabdi kepada NU,” ujar Dr. Aris Adi Leksono dalam keterangannya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Baca Juga  Pemberhentian AWK Diproses: Setjen DPD RI Konsultasi ke Kemensetneg RI

Selain itu, KH. Asep merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, Jawa Timur, pesantren dengan puluhan ribu santri serta jaringan alumni yang tersebar di berbagai negara. Menurut Pergunu, pesantren merupakan basis kultural NU, sehingga keberhasilan KH. Asep dalam mengelola pesantren modern yang tetap berakar pada tradisi keilmuan Islam menjadi kekuatan strategis bagi NU ke depan.

“Pesantren adalah jantung NU. Pengalaman Kiai Asep dalam mengasuh dan membesarkan pesantren dengan jejaring global menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang relevan dengan tantangan NU di masa depan, tanpa meninggalkan khittah dan tradisi,” lanjutnya.

Dari sisi kemandirian ekonomi, KH. Asep dikenal sebagai ulama dengan kapasitas ekonomi yang kuat dan sikap dermawan. Pergunu menilai kemandirian tersebut penting agar kepemimpinan keulamaan NU tetap objektif, tidak mudah terpengaruh kepentingan pragmatis, serta fokus pada kemaslahatan umat dan pendidikan.

Baca Juga  Kelanjutan Kasus Anak Ketua PP Persatuan Guru NU yang di Keroyok di Malang, Pelaku Membuat Laporan Unsur Fitnah untuk Mengkriminalisasi

“Kemandirian ekonomi Kiai Asep memberi jaminan etik bahwa kepemimpinan keulamaan dapat dijalankan secara independen, penuh tanggung jawab, dan berpihak pada kemaslahatan jam‘iyyah,” tegas Dr. Aris.

Pergunu juga mencatat kiprah kebangsaan KH. Asep yang mendapatkan pengakuan negara melalui penganugerahan Bintang Mahaputera Narayana atas dedikasinya dalam memajukan pendidikan dan pesantren. Di bidang akademik, KH. Asep merupakan tokoh pesantren yang meraih gelar guru besar, yang dikukuhkan di UIN Sunan Ampel Surabaya, serta tetap memiliki kedekatan dengan para kiai khos dan kiai kampung di berbagai lapisan NU.

“Perpaduan antara tradisi pesantren, kapasitas akademik, dan wawasan kebangsaan menjadikan Kiai Asep figur pemersatu yang dibutuhkan NU hari ini dan ke depan,” kata Dr. Aris.

Baca Juga  KBPP Polri Dukung Ganjar sebagai Presiden 2024 

Atas dasar pertimbangan tersebut, Pergunu memandang Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim sebagai salah satu figur yang memiliki kapasitas keulamaan, keteladanan, dan pengalaman untuk menjaga marwah Rais ‘Aam PBNU serta memperkuat peran strategis Nahdlatul Ulama dalam bidang keagamaan, pendidikan, dan kebangsaan.

Pergunu menegaskan bahwa dukungan ini disampaikan dalam semangat musyawarah, keikhlasan, dan khidmah jam‘iyyah, serta tetap menghormati mekanisme dan tradisi organisasi Nahdlatul Ulama.

TAGGED:NUPergunu
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of the Horse”
Next Article Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,023
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota417
    • Padang34
    • Payakumbuh116
    • Solok73
  • Ekonomi1,282
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional953
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized277
  • Video15

Berita Lainnya

Harga Emas Terus Nanjak, Ini Level Kunci yang Wajib Dicermati
KALOG Express Distribusikan 820 Ribu Barang Sepanjang Kuartal I 2026
Stabilitas Birokrasi di Ambang Kritis, Bupati Mesti Berani Copot Sekda dan Nol Kilometerkan OPD  
BRI Region 6 Ikuti Pengarahan Program BRI Fellowship Journalism 2026 Bersama Insan Pers Nasional

Berita Terkait

Nasional

Aktivis Peduli Energi Soroti Agenda Eksklusif Di Tengah Kelangkaan BBM

April 14, 2026
Nasional

Aktivis HMI Apresiasi Pengungkapan Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Di Padang

April 9, 2026
Nasional

Swasembada Air Dimulai dari Kesadaran Kolektif dan Literasi Masyarakat

April 7, 2026
Nasional

Digitalisasi Jadi Kunci Percepatan Swasembada Air Nasional

April 7, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?