DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan Nasional, DPP IKM: Kembalinya Kedaulatan Pangan Indonesia
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan Nasional, DPP IKM: Kembalinya Kedaulatan Pangan Indonesia
Nasional

Presiden Prabowo Umumkan Swasembada Pangan Nasional, DPP IKM: Kembalinya Kedaulatan Pangan Indonesia

Redaksi Published Januari 10, 2026
Share
SHARE

Jakarta, 08/01,-Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) menyampaikan apresiasi atas pengumuman swasembada pangan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 7 Januari 2026. Ramon Hidayat, Departemen Pertanian, Kehutanan, Agraria dan Kelautan DPP IKM melihat bahwa ini bukan sekadar keberhasilan teknis di sektor pertanian, tetapi sebuah peristiwa bersejarah yang mengembalikan “mahkota” kedaulatan bangsa Indonesia yang telah lama hilang. Swasembada pangan menegaskan kembali jati diri Indonesia sebagai bangsa besar yang mampu berdiri di atas kekuatan sendiri, khususnya dalam memenuhi kebutuhan paling mendasar rakyatnya.

Menurut Ramon, Indonesia pernah mencapai swasembada pangan lebih dari empat dekade lalu, dan kini sejarah tersebut kembali terulang. Berdasarkan Kerangka Sampel Area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) amatan November 2025, produksi beras nasional tahun 2025 diperkirakan mencapai 34,71 juta ton, melampaui kebutuhan domestik. Capaian ini dinilai istimewa karena terwujud hanya satu tahun setelah pelantikan Presiden, jauh lebih cepat dari target empat tahun yang sebelumnya ditetapkan.

Baca Juga  Kepemimpinan Pemuda dalam Menavigasi Transformasi Sosio-Industri dan Ekonomi Teknologi: HMI Hadirkan Gagasan Visioner Prof. Didik J. Rachbini di TMII

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Ia menekankan bahwa tidak ada bangsa yang benar-benar merdeka apabila kebutuhan pangannya masih bergantung pada negara lain. Bagi Ramon, pernyataan tersebut mencerminkan visi kepemimpinan yang menempatkan kemandirian pangan sebagai pilar utama kemerdekaan sejati.

Keberhasilan swasembada pangan ini tidak hanya berdampak di dalam negeri, tetapi juga menimbulkan efek signifikan di pasar global. Keputusan Indonesia menghentikan impor beras membuat permintaan global menurun tajam, sehingga harga beras dunia mengalami penurunan drastis. Harga beras internasional yang sebelumnya berada di kisaran USD 660 per metrik ton kini anjlok menjadi sekitar USD 368 per metrik ton, atau turun sebesar 44,2 persen. Penurunan ini menegaskan kuatnya posisi tawar Indonesia dalam mempengaruhi stabilitas harga pangan dunia.

Baca Juga  Kominfo RI Gelar Webinar Literasi Digital Bicara Soal Pemanfaatan dan Cermat Digital di Tahun Pemilu

Dampak positif swasembada pangan juga dirasakan langsung oleh para petani. Nilai Tukar Petani (NTP) Desember 2025 tercatat sebesar 125,35, tertinggi sepanjang sejarah. Sementara itu, rata-rata NTP tahun 2025 mencapai 123,26, menjadi yang tertinggi dalam 33 tahun terakhir. Angka tersebut mencerminkan peningkatan nyata kesejahteraan petani sebagai pelaku utama sektor pangan nasional.

Dari sisi ekonomi makro, sektor pertanian menunjukkan kinerja yang sangat solid dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 10,52 persen pada triwulan I 2025, tertinggi dalam 15 tahun terakhir. Capaian ini menegaskan peran strategis sektor pertanian sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus pilar utama kedaulatan dan kemakmuran bangsa.

Sejalan dengan capaian tersebut, DPP IKM menyampaikan apresiasi atas kinerja Kementerian Pertanian yang dinilai berhasil menerjemahkan arahan Presiden secara efektif di lapangan. Konsistensi kebijakan, penguatan produksi, serta keberpihakan pada petani menjadi faktor kunci terwujudnya swasembada pangan dalam waktu singkat, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional.

TAGGED:dppikmikatankeluargaminangindonesiaberdaulatpertanianindonesia
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pengamat Politik Daerah Soroti Peran Bupati Tanah Datar dalam Kasus Perumda Tuah Sepakat
Next Article Perkuat Silaturahmi, KORWIL I IPPSA Matangkan Persiapan Pelantikan di Kota Solok dan kegiatan Pulang Basamo serta mengikuti Konferensi IPPSA Ke-XXXIII”
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah954
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota410
    • Padang34
    • Payakumbuh59
    • Solok73
  • Ekonomi1,057
  • Headline406
  • Internasional81
  • Khazanah208
  • Lifestyle112
  • Nasional934
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik259
  • Uncategorized267
  • Video15

Berita Lainnya

Profesional Muda Bangun Layanan Manajemen Hukum dan Pengembangan Bisnis (KAN Strategic) di Batam
Dukung Akselerasi Pembiayaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi Kuartal III-2026
Kolaborasi SleekFlow dan MiiTel: Hadirkan Solusi Terintegrasi untuk Optimalkan After Sales
Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Digital Diperlukan untuk Perkuat Literasi Keuangan Penerima Bansos

Berita Terkait

Nasional

Integrasi Data Nasional Jadi Fondasi Keberhasilan Digitalisasi Perlindungan Sosial

Maret 2, 2026
Nasional

Peran Akademisi Dinilai Krusial dalam Mendorong Inovasi dan Transisi Energi Nasional

Maret 2, 2026
Nasional

Komitmen Polri sebagai Mitra dan Sahabat Masyarakat Harus Terimplementasi Nyata

Februari 27, 2026
Nasional

PB HMI desak Kementerian ESDM evaluasi IUP yang beroperasi di Aceh Selatan

Februari 26, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?