DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Cadangan 600 Ribu Bitcoin Venezuela Terungkap, Dampak Penangkapan Maduro pada Kripto?
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Cadangan 600 Ribu Bitcoin Venezuela Terungkap, Dampak Penangkapan Maduro pada Kripto?
Ekonomi

Cadangan 600 Ribu Bitcoin Venezuela Terungkap, Dampak Penangkapan Maduro pada Kripto?

vrtitimes Published Januari 8, 2026
Share
SHARE

Jakarta, 05 Januari 2026 – Penangkapan Presiden Venezuela, Nicolás Maduro dalam operasi militer yang dipimpin oleh Amerika Serikat pada awal Januari 2026, diberitakan telah membuka rahasia besar mengenai kekayaan aset digital Venezuela. Bittime tegaskan pentingnya literasi dan strategi investasi jangka panjang.

Sebelumnya, selama bertahun-tahun, spekulasi mengenai cadangan Bitcoin negara tersebut terus beredar, namun laporan intelijen terbaru kini memberikan gambaran yang jauh lebih jelas dan mengejutkan. Venezuela diduga kuat telah mengumpulkan “cadangan bayangan” sebesar 600.000 hingga 660.000 BTC.

Besarnya kepemilikan ini menempatkan Venezuela sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia, bahkan mampu bersaing dengan raksasa institusional global seperti BlackRock dan MicroStrategy.

Pengungkapan ini diperkirakan akan mengubah dinamika pasokan serta sentimen pasar aset kripto secara sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data yang dihimpun oleh berbagai sumber intelijen keuangan, akumulasi masif ini bukan terjadi secara instan, melainkan dimulai sejak tahun 2018 melalui strategi yang sangat terencana untuk menghindari sanksi internasional.

Baca Juga  Bambang Minta Masyarakat Untuk Jadi Masyarakat Produktif Bukan Konsumtif

Setelah kegagalan aset kripto Petro yang didukung pemerintah, ketergantungan rezim terhadap aset digital justru semakin meningkat. Perusahaan minyak negara, Petróleos de Venezuela atau PDVSA, mulai diinstruksikan untuk menerima pembayaran ekspor minyak mentah dalam bentuk USDT guna memitigasi risiko pembukaan rekening bank tradisional oleh otoritas Amerika Serikat.

Keuntungan dari transaksi minyak ini kemudian dialihkan ke Bitcoin untuk menghilangkan jejak dan mengurangi paparan terhadap dolar AS. Selain itu, tindakan tegas pemerintah terhadap operasi penambangan Bitcoin ilegal di dalam negeri turut menambah cadangan negara hingga mencapai estimasi 3% dari total pasokan Bitcoin yang beredar di seluruh dunia.

Di sisi lain, kondisi geopolitik yang memanas ini membawa dampak yang nyata bagi pasar aset kripto di Indonesia, ketidakpastian politik di Venezuela sebagai salah satu pemilik cadangan minyak terbesar di dunia berisiko memicu kenaikan harga energi yang dapat merambat ke pasar keuangan domestik.

Baca Juga  BRI Finance Dukung Aksi Kolektif untuk Lingkungan Berkelanjutan di DKI Jakarta

Bagi Indonesia, kenaikan harga minyak mentah global seringkali memberikan tekanan pada nilai tukar Rupiah dan meningkatkan kekhawatiran akan inflasi akibat naiknya biaya logistik dan transportasi. Bagi para investor di tanah air, situasi ini menuntut strategi investasi yang lebih cerdas agar tetap bisa meraih keuntungan.

Salah satu solusi yang kini banyak dilirik oleh investor lokal adalah memanfaatkan fitur Flexible Staking yang tersedia di platform Bittime. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan aset kripto mereka dan mendapatkan imbal hasil atau bunga harian secara otomatis, namun tetap memberikan kebebasan penuh untuk menarik aset tersebut kapan saja tanpa adanya periode penguncian.

Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Baca Juga  Jelang Momen Strategis Keagamaan, Layanan KA Kontainer Menguat di Awal Tahun 2026

About Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Transformasi Digital Perkuat Kinerja, Penggunaan Aplikasi KAI Logistik Trax Terus Meningkat
Next Article Kementerian Pekerjaan Umum Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan dengan Membersihkan Lumpur di RSUD Pidie Jaya Pascabencana Aceh
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah951
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota410
    • Padang34
    • Payakumbuh56
    • Solok73
  • Ekonomi1,029
  • Headline406
  • Internasional81
  • Khazanah207
  • Lifestyle112
  • Nasional929
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik259
  • Uncategorized267
  • Video15

Berita Lainnya

Tiket Mudik Gratis 2026 KAI Divre III Palembang Masih Tersedia, Segera Ambil
Kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan, KAI Services Perkenalkan Produk UMKM di Kereta
Memasuki Ramadhan 2026, KAI Logistik Catat Peningkatan 16% Pengiriman Retail
Pengiriman Paket ke Luar Negeri Lebih Mudah dan Praktis dengan Layanan Jemput Gratis

Berita Terkait

Ekonomi

Pangkogabwilhan III Pastikan Pemulihan Kondusivitas Keamanan 11 Bandara Perintis di Papua Berlangsung Intensif

Februari 26, 2026
Ekonomi

Yogyakarta, Solo dan Semarang Jadi Tujuan Favorit, KAI Logistik Kirim 45 Ribu Barang Retail Selama Libur Panjang Imlek 2026

Februari 26, 2026
Ekonomi

Mengenal Program Studi Teknik Industri dan Perannya di Berbagai Sektor

Februari 25, 2026
Ekonomi

Open Networks dan AI Dorong Transformasi Digital Global South

Februari 25, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?