DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Dunia Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Dunia Digital
Uncategorized

Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Dunia Digital

Astriani Published Agustus 17, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com-Di era digital, anak-anak Indonesia tumbuh sebagai “warga asli dunia maya”. Data UNICEF menyebutkan, 70% anak di tanah air aktif menggunakan internet, sementara survei APJII 2024 mencatat 80% orang tua tidak mengetahui aktivitas daring anak mereka. Kondisi ini membuat mayoritas anak menjelajah internet tanpa pendampingan yang memadai.

Dalam Forum Diskusi Publik Ranah Anak Digital pada Selasa, 05 Agustus 2025, pegiat literasi digital Gun Gun Siswadi mengingatkan bahwa ruang digital menyimpan peluang besar bagi anak untuk belajar, berkreasi, dan mengakses hiburan. Namun, tanpa arahan, anak bisa terjebak pada banjir informasi, hoaks, pornografi, hingga kecanduan gawai.

Ia menekankan pentingnya literasi digital sejak dini. Menurut definisi Kemendikbud, literasi digital anak usia dini mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan menggunakan media digital secara sehat dengan pendampingan orang dewasa. “Orang tua harus hadir sebagai pemandu, bukan sekadar pengawas,” kata Gun Gun.

Baca Juga  Panji Anugrah Sebut Kominfo Melaporkan Keberadaan 800 Ribu Situs Penyebar Hoax Di Indonesia

Praktiknya, orang tua dapat menetapkan jadwal penggunaan gawai, memilih konten sesuai usia, serta membuka komunikasi yang hangat dengan anak terkait pengalaman digital mereka. Usia anak juga perlu diperhatikan. Misalnya, anak usia 0–5 tahun sebaiknya belum memiliki gawai sendiri, sementara usia 6–10 tahun hanya boleh menggunakannya secara produktif dengan pendampingan ketat.

Gun Gun juga merekomendasikan pemanfaatan fitur parental control dan aplikasi pemblokir situs berbahaya. Lebih jauh, ia mendorong pemanfaatan aplikasi edukatif seperti Khan Academy Kids atau ScratchJr untuk mengisi ruang digital anak dengan konten positif.

“Melindungi anak di dunia digital bukan berarti menjauhkan mereka dari teknologi, tapi membekali mereka agar mampu menggunakannya secara bijak dan produktif,” tutupnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Sinergi Bangga Kencana: Bekasi Fokus pada Keluarga Berkualitas dan Penurunan Stunting
Next Article Literasi Digital Jadi Benteng Utama Anak Hadapi Dunia Maya
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah974
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota411
    • Padang34
    • Payakumbuh76
    • Solok73
  • Ekonomi1,130
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah209
  • Lifestyle112
  • Nasional942
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized273
  • Video15

Berita Lainnya

Hangatkan Suasana Ramadan, KAI Logistik Berbagi Ratusan Paket Berbuka Puasa
Wali Kota Zulmaeta Menerima Kunjungan Rombongan Ninik Mamak Dari Lamposi Tigo Nagori (Latina)
Pemko Payakumbuh Gelar Buka Bersama Petugas Kebersihan
Wali Kota Zulmaeta Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang Tahun 2026

Berita Terkait

Uncategorized

Pentingnya Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Maret 12, 2026
Uncategorized

Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi

Maret 12, 2026
Uncategorized

Program Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Bentuk 80 Ribu Koperasi hingga 2026

Maret 12, 2026
Uncategorized

Tokoh Masyarakat: Akselerasi Investasi Global Dapat Perkuat Ekonomi Nasional

Maret 12, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?