DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Multisektor untuk Atasi Stunting dan Tekan Ketimpangan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Multisektor untuk Atasi Stunting dan Tekan Ketimpangan
Nasional

Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Multisektor untuk Atasi Stunting dan Tekan Ketimpangan

Astriani Published Juli 20, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com, Jakarta —Pemerintah terus menggenjot implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai strategi pembangunan multisektor yang mencakup gizi, pendidikan, ekonomi, dan pengurangan kemiskinan. Program ini digadang-gadang sebagai pilar utama pembangunan SDM dalam rangka menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Dalam webinar nasional yang digelar 16 Juli 2025, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia, Wildan Hakim, menilai bahwa MBG bukan sekadar distribusi makanan, melainkan bentuk intervensi terukur untuk mengurangi beban orang tua, meningkatkan prestasi belajar, serta memperluas lapangan kerja.

“Angka stunting kita masih 21,5% dan underweight 15,9%. Kalau ini tidak kita tangani sejak anak-anak dan ibu hamil, maka kita kehilangan peluang membentuk generasi unggul,” jelas Wildan. Ia menyebut Jepang, Finlandia, hingga Prancis sebagai negara yang telah lebih dulu mengadopsi program serupa secara sistematis.

Baca Juga  Dalam Rangka Kemerdekaan 79 Tahun Indonesia; Direktorat Buah dan Florikultura Selenggarakan Lomba Badminton League

Tokoh pemuda Gilang Nusa Bakti menekankan bahwa MBG mampu menekan kerugian ekonomi akibat gizi buruk yang mencapai 2–3% dari PDB per tahun. Ia menyebut indikator keberhasilan program ini mencakup input hingga impact, serta menyoroti pentingnya pemberdayaan masyarakat lokal dan pengolahan menu yang sesuai dengan preferensi anak-anak.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, H. Oleh Soleh, mengajak masyarakat untuk menyebarkan informasi yang benar dan tidak terprovokasi oleh disinformasi yang melemahkan dukungan terhadap program pemerintah. “Program ini harus jadi gerakan bersama. Karena membangun bangsa, kita mulai dari isi piring anak-anak kita hari ini,” katanya.

Dengan estimasi anggaran mencapai Rp30,6 triliun untuk tahun 2025 dan sasaran 15–18 juta jiwa, para narasumber menekankan bahwa konsistensi dan pengawasan publik menjadi kunci suksesnya program ini sebagai investasi jangka panjang yang berkelanjutan.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Aktivis Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar, Dorong Pelibatan Langsung Tokoh Adat dalam Sosialisasi
Next Article Anggota DPR RI Marwan Ja’far Laksanakan Diskusi Publik dengan Tema “Penguatan ldeologi Pancasila, Demokrasi, dan HAM”
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,073
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota423
    • Padang34
    • Payakumbuh156
    • Solok73
  • Ekonomi1,454
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah219
  • Lifestyle112
  • Nasional962
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized283
  • Video15

Berita Lainnya

BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Wali Kota Zulmaeta Meninjau Langsung Sejumlah Titik Dampak Banjir Dan Longsor
Diskominfo Memberikan Arahan Strategis PKA Bagi ASN Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Berita Terkait

Nasional

Rupiah Melemah: Alarm Ekonomi Nasional di Tengah Tekanan Global

Mei 13, 2026
Nasional

Empat Dokter Internship Gugur, LKMI Desak Negara Evaluasi Total Sistem PIDI

Mei 12, 2026
Nasional

Dorong Generasi Muda Melek Digital, DPR Tekankan Pentingnya Literasi dan Karakter Sejak Dini

Mei 11, 2026
Nasional

PLN Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Pidana Korporasi Lewat Workshop KUHP-KUHAP Baru

Mei 8, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?