DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Perkembangan teknologi Yang Begitu Pesat Dan Pengaruhnya Terhadap Generasi Muda
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Perkembangan teknologi Yang Begitu Pesat Dan Pengaruhnya Terhadap Generasi Muda
Uncategorized

Perkembangan teknologi Yang Begitu Pesat Dan Pengaruhnya Terhadap Generasi Muda

Dera Anugrah Published Juli 18, 2024
Share
SHARE

Digindonews.com, Jakarta—Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan pengaruhnya terhadap generasi muda, Farah Putri Anggota DPR RI giat Seminar online dengan tema “Radikalisme, Remaja, dan Internet” via zoom meeting pada Selasa (16/07/24).

Radikalisme merupakan paham yang ingin melakukan perubahan drastis terhadap tatanan sosial dan politik melalui cara-cara kekerasan. Di era digital ini, radikalisme telah menemukan media baru untuk berkembang, yaitu internet.

“Generasi Z dan milenial, yang mendominasi pengguna internet di Indonesia dengan kontribusi sebesar 65,02%, menjadi kelompok yang paling rentan terhadap paparan radikalisme”, ujar Farah.

Laporan dari Institute for Economics and Peace menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan ketiga negara yang paling terdampak terorisme di kawasan Asia Pasifik. Hal ini menunjukkan bahwa ancaman radikalisme dan terorisme sangat nyata bagi Indonesia.

Baca Juga  Komunikasi Publik Jadi Kunci Keberhasilan Gerakan Makan Bergizi di Era Digital

Sikap toleransi remaja bisa digambarkan dalam empat kategori: toleran, intoleran pasif, intoleran aktif, dan potensi terpapar. Penelitian oleh Setera Institute menemukan adanya peningkatan radikalisasi di kalangan pelajar di lima kota besar di Indonesia.

“Media sosial menjadi platform utama penyebaran radikalisme, berfungsi sebagai inkubator bagi ideologi-ideologi ekstremis. Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menangani 5.731 konten yang mengandung ekstremisme, radikalisme, dan terorisme di berbagai platform digital. Konten radikalisme terbanyak ditemukan di platform media sosial seperti Facebook dan Instagram”, lanjut Farah.

Untuk melawan radikalisme, literasi digital menjadi sangat penting. Literasi digital adalah kemampuan untuk memahami dan menggunakan informasi secara kritis. Dengan literasi digital yang baik, individu dapat lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi konten radikal di dunia digital.

Baca Juga  Kedepankan Restorative Justice Irwansyah Apresiasi Kinerja Kepolisian: POLRI, Tetap Menjadi Pengayom Masyarakat

Literasi digital yang baik membantu masyarakat menolak hoaks dan propaganda radikal, serta membangun budaya digital yang sehat.

“Sebagai penutup, pengaruh internet dalam kehidupan remaja tidak bisa diabaikan. Radikalisme yang disebarkan melalui internet bisa berdampak negatif pada pemikiran dan pandangan mereka. Melalui pengembangan literasi digital yang baik, kita bisa membantu remaja menjadi lebih sadar, kritis, dan bertanggung jawab dalam menghadapi konten radikal di dunia digital. Mari kita bersama-sama membangun masyarakat yang lebih harmonis dan aman di lingkungan digital”, tutup Farah.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KPU Sijunjung Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Suara PSU DPD RI
Next Article Anggota Komisi I DPR RI Syarifuddin Hassan Adakan Seminar Edukasi Perkembangan Internet
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah904
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota407
    • Padang34
    • Payakumbuh28
    • Solok68
  • Ekonomi913
  • Headline403
  • Internasional81
  • Khazanah204
  • Lifestyle112
  • Nasional917
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik256
  • Uncategorized261
  • Video15

Berita Lainnya

KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025
Perang Terhadap Narkoba Berlanjut, Satresnarkoba Polres Sijunjung Amankan Pelaku Shabu
BRIliaN Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gelar Kegiatan Tracking sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan
BRI Otista Fasilitasi Lahan Parkir untuk Apel Cipta Kondisi Kelurahan

Berita Terkait

Uncategorized

Legalisasi PETI Ala Kapolda Sumbar: Ketika Aparat Penegak Hukum Justru Menjadi Juru Damai Kejahatan Tambang

Januari 14, 2026
Uncategorized

Pengamat Politik Daerah Soroti Peran Bupati Tanah Datar dalam Kasus Perumda Tuah Sepakat

Januari 10, 2026
Istimewa
Uncategorized

Kapolres Sijunjung Pimpin Panen Raya Jagung, Polri Jadi Garda Terdepan Sukseskan Swasembada Pangan Presiden Prabowo

Januari 8, 2026
Waka Polres Sijunjung Kompol Denny Akhmad Hamdani, S. Kom, S. I. K cek absensi kehadiran personil.
KhazanahUncategorized

Kapolres Sijunjung Turun Langsung Cek Pos Kiliranjao, Pastikan Arus Nataru Aman dan Lancar

Desember 25, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?