DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Literasi Digital Anak Jadi Kebutuhan Mendesak di Tengah Ancaman Konten Negatif
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Literasi Digital Anak Jadi Kebutuhan Mendesak di Tengah Ancaman Konten Negatif
Nasional

Literasi Digital Anak Jadi Kebutuhan Mendesak di Tengah Ancaman Konten Negatif

Astriani Published Agustus 13, 2025
Share
SHARE

 

Digindonews.com-Penetrasi internet di Indonesia yang telah mencapai 79,5% dari total populasi menempatkan anak-anak sebagai pengguna aktif ruang digital. Data APJII 2024 menunjukkan kelompok usia 10–14 tahun merupakan salah satu pengguna paling aktif, mengakses internet untuk belajar, bermain, dan berinteraksi.

Namun, survei UNICEF bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak tahun 2023 menemukan lebih dari 45% anak pernah terpapar konten yang tidak sesuai usia, termasuk kekerasan, ujaran kebencian, dan pornografi. Kondisi ini menguatkan urgensi literasi digital sebagai kebutuhan mendesak, bukan sekadar pilihan.

Anggota Komisi I DPR RI, H. Slamet Ariyadi, dalam Forum Diskusi Publik Ranah Anak Digital yang digelar 4 Agustus 2025, menekankan bahwa literasi digital anak harus melibatkan keluarga, sekolah, hingga pembuat kebijakan. “Peran keluarga menjadi benteng pertama. Pendampingan aktif dan diskusi terbuka harus menjadi bagian dari keseharian,” ujarnya.

Baca Juga  Legislator Influence Pelaku UMKM Pentingnya Literasi Digital

Ia juga mendorong pemerintah dan platform digital untuk menyediakan sistem pengawasan orang tua yang mudah digunakan, serta memperkuat regulasi perlindungan data pribadi. “Jika semua pihak terlibat, anak-anak kita tidak hanya selamat dari risiko, tetapi juga menjadi pencipta solusi di masa depan,” tutupnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article AKBP Willian Harbensyah Gandeng Baznas Perkuat Sinergi Lawan Kemiskinan
Next Article BRI Finance dan Kejari Banyuwangi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Tata Usaha Negara
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah980
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota413
    • Padang34
    • Payakumbuh81
    • Solok73
  • Ekonomi1,145
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah209
  • Lifestyle112
  • Nasional944
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized273
  • Video15

Berita Lainnya

Makanan yang Bagus untuk Imunitas Kucing
Anggota LSM GENERASI INDONESIA BERSIH DIFITNAH, Di Ajak Duel Di Depan BALAI WARTAWAN Luhak 50   
India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS
FLOQ Dukung Transisi Kepemimpinan OJK dan Ekosistem Keuangan Indonesia

Berita Terkait

Nasional

Mahasiswa GAMSU Desak APH Periksa Pengelolaan Dana Desa di Angkola Selatan

Maret 15, 2026
Nasional

Media Dinilai Berperan Penting Mengawal Transformasi Digital Sistem Perlindungan Sosial

Maret 14, 2026
Nasional

Digitalisasi Perlindungan Sosial Dinilai Kunci Hadirkan Bantuan Tepat Sasaran

Maret 11, 2026
Nasional

Aktivis HMI Apresiasi Kakorlantas soal Tim Urai Operasi Ketupat 2026

Maret 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?