DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Koreksi Tajam Bitcoin Sebelum Rebound ke $112.000, Tegaskan Pentingnya Literasi Kripto
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Koreksi Tajam Bitcoin Sebelum Rebound ke $112.000, Tegaskan Pentingnya Literasi Kripto
Ekonomi

Koreksi Tajam Bitcoin Sebelum Rebound ke $112.000, Tegaskan Pentingnya Literasi Kripto

vrtitimes Published Oktober 17, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com – Pasar aset kripto kembali menunjukkan volatilitas tinggi setelah Bitcoin (BTC) sempat terkoreksi tajam ke level US$108.000, pada 11 Oktober 2025, sebelum kembali naik ke angka $112.000. Pergerakan harga yang fluktuatif ini menjadi pengingat bagi para investor akan pentingnya pemahaman mendalam dan literasi aset kripto dalam menghadapi gejolak dinamika pasar.

Kondisi pasar yang “rungkad” ini diprediksi bukan hanya disebabkan oleh aksi profit taking, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti ketidakpastian makroekonomi global, termasuk ketegangan geopolitik yang terjadi antara Amerika Serikat dan China.

Meski sempat melemah, pemulihan cepat ke kisaran US$114.000 menunjukkan bahwa minat terhadap aset kripto utama seperti Bitcoin tetap kuat dan memiliki daya tahan tinggi (resilience). Namun, di tengah daya tahannya, koreksi harga yang signifikan ini sempat menimbulkan panik pada kondisi psikologis pasar.

Di sisi lain, CEO Bittime, Ryan Lymn, memandang volatilitas ekstrem seperti ini seharusnya tidak menimbulkan kepanikan, melainkan menjadi momentum edukasi bagi investor untuk memahami karakteristik unik pasar aset digital.

“Fluktuasi harga adalah bagian tak terpisahkan dari pasar kripto. Yang membedakan investor berpengalaman dengan investor reaktif adalah tingkat pemahaman mereka terhadap risiko dan mekanisme pasar. Di sinilah literasi kripto memainkan peran kunci,” ujar Ryan Lymn.

Baca Juga  Gereja Jadi Sasaran Teror OPM, Tokoh Papua Mengecam dan Serukan Persatuan

Ia menambahkan bahwa, crash harga bukan semata sinyal negatif, melainkan juga fase penyesuaian pasar yang sehat. Sebab, rebound cepat Bitcoin dari US$108.000 ke US$114.000, berarti membuktikan kekuatan fundamental dalam permintaan aset digital. Namun, tentu hal ini harus diikuti dengan pemahaman dan literasi yang cukup, serta tingkat risiko yang sesuai.

Apalagi, setelah melihat respon pasar yang terjadi kemarin, di mana panik besar-besaran terjadi menanggapi penurunan nilai aset yang signifikan, dan mendorong berbagai aksi dari para investor, juga trader.

Karena itu, sangat penting untuk memahami instrumen dan strategi investasi yang diambil di tengah gejolak pasar dampak dari dinamika geopolitik serta kondisi makro ekonomi global saat ini.

Selaras dengan ini, Bittime, sebagai salah satu platform pertukaran aset kripto berizin yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi dan kesadaran risiko bagi investor melalui berbagai inisiatif edukatif. Platform ini secara rutin merilis konten-konten edukatif seputar industri aset kripto yang mencangkup potensi pertumbuhan, latar belakang, kondisi pasar, dan strategi yang dapat diterapkan. Tujuannya agar pengguna memahami berbagai instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan, termasuk kelebihan dan kekurangan suatu proyek, serta teknologi yang mendasari proyek tersebut.

Baca Juga  BRI Finance Gandeng RS PON, Tingkatkan Kepedulian Pekerja terhadap Stroke & Influenza

Selain itu, fitur staking yang tersedia di Bititme, menjadi salah satu strategi yang belakangan banyak dipilih oleh para investor, terutama investor jangka panjang. Sebab, fitur staking Bittime, memberikan imbal hasil akhir (APY) tertinggi di Indonesia dengan berbagai pilihan aset yang dapat di staking, salah satunya Bitcoin.

Di tengah fluktuasi kondisi pasar, mengunci aset dengan fitur staking dalam periode waktu tertentu dapat diartikan sebagai strategi untuk “mengamankan” nilai aset. Sebab, aset tersebut akan “dikunci” dan tetap memberikan passive income dari jumlah APY yang profitable.

Dengan ini, Bittime berharap agar pengguna tidak hanya menjadi investor yang reaktif terhadap harga, tetapi juga partisipan cerdas dalam ekosistem keuangan digital. Investor yang memiliki pemahaman kuat terhadap mekanisme pasar akan lebih mampu menghadapi ketidakpastian jangka pendek dan fokus pada potensi jangka panjang aset digital.

Baca Juga  Harga Emas Bearish Tertekan oleh Dolar dan Kenaikan Imbal Hasil Obligasi

Edukasi bukan hanya alat untuk meminimalkan risiko, tetapi juga pondasi untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap industri aset kripto yang sedang berkembang di Indonesia.

Tentu, perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting mengetahui tingkat toleransi risiko, serta strategi dan metode investasi yang sesuai bagi masing-masing investor.

About Bittime Indonesia

Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO).

Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh
Next Article Krakatau IT Gelar Open House, Panduan Sinkronisasi Kurikulum SMK di Banten dengan Tren IT Terkini
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah904
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota407
    • Padang34
    • Payakumbuh28
    • Solok68
  • Ekonomi913
  • Headline403
  • Internasional81
  • Khazanah204
  • Lifestyle112
  • Nasional917
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik256
  • Uncategorized261
  • Video15

Berita Lainnya

KAI Logistik Kelola 22,9 juta Ton Sepanjang Tahun 2025
Perang Terhadap Narkoba Berlanjut, Satresnarkoba Polres Sijunjung Amankan Pelaku Shabu
BRIliaN Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gelar Kegiatan Tracking sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan
BRI Otista Fasilitasi Lahan Parkir untuk Apel Cipta Kondisi Kelurahan

Berita Terkait

Ekonomi

Dorong Pertumbuhan Sektor Otomotif, BRI Branch Office Otista Region 6/Jakarta 1 Jalin Sinergi Strategis dengan PT Indomobil

Januari 24, 2026
Ekonomi

Peringati Bulan K3 Nasional, KAI Daop 6 Yogyakarta Tegaskan Komitmen Keselamatan Perjalanan KA

Januari 24, 2026
Ekonomi

Hilirisasi Pangan Nasional, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Siapkan Lahan Peternakan Ayam Terintegrasi

Januari 24, 2026
Ekonomi

Yuk Kenalan dengan Rino, Mesin Sweeper Andalan KAI Services untuk Membersihkan Area TMII

Januari 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?