DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Jelang Natal, Pangkogabwilhan III Hadiri Tradisi Bakar Batu di Tanah Papua
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Jelang Natal, Pangkogabwilhan III Hadiri Tradisi Bakar Batu di Tanah Papua
Ekonomi

Jelang Natal, Pangkogabwilhan III Hadiri Tradisi Bakar Batu di Tanah Papua

vrtitimes Published Desember 23, 2025
Share
SHARE

Pangkogabwilhan III Bambang Trisnohadi memastikan situasi keamanan di Papua tetap aman dan kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru 2025, tercermin dari kehidupan sosial masyarakat yang harmonis. Hal itu ditunjukkan melalui kehadirannya dalam tradisi bakar batu bersama warga Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.

Jakarta — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Bambang Trisnohadi memastikan kondisi keamanan di Papua berada dalam situasi aman dan kondusif. Hal tersebut tercermin dari kehidupan sosial masyarakat yang berjalan harmonis, salah satunya melalui pelaksanaan tradisi bakar batu di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Letjen TNI Bambang Trisnohadi mengatakan, dirinya menghadiri undangan masyarakat Distrik Hitadipa dalam rangka menyambut perayaan Natal 2025. Kegiatan tersebut menjadi simbol kuat kebersamaan dan keharmonisan antara aparat negara dan masyarakat setempat.

Baca Juga  BRI Finance Jaga Peran Pembiayaan Multiguna di Tengah Pasar yang Menantang

“Hari ini saya menghadiri undangan tradisi bakar batu dari saudara-saudara kita di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, dalam rangka menyambut Natal 2025,” ujar Bambang di Jakarta, Rabu (17/12/2025).

Menurut Bambang, suasana hangat dan penuh kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Kehadiran Kepala Distrik Hitadipa Sulaeman Bilambani, para tokoh agama dan adat, serta ratusan warga setempat semakin memperkuat nilai kebersamaan dalam acara tersebut.

Ia menjelaskan, tradisi bakar batu memiliki filosofi luhur yang merefleksikan karakter masyarakat pegunungan Papua yang sederhana, tulus, dan menjunjung tinggi semangat persaudaraan. Batu yang dibakar melambangkan kehangatan hati dan semangat berbagi, sementara makanan yang dimasak dan disantap bersama menjadi simbol persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca Juga  BRI Branch Office Kemayoran Region 6/Jakarta 1 Gelar Panen Hadiah Simpedes TW II periode 2024, Apresiasi untuk Nasabah Setia

“Setiap batu panas yang ditata, daun pisang yang disusun, hingga makanan yang dibagikan mengandung pesan kemanusiaan yang sangat kuat. Dalam kebersamaan dan saling berbagi, tidak ada yang lebih tinggi atau lebih rendah. Yang ada hanyalah persaudaraan, satu tanah, satu semangat, semangat persatuan dan cinta NKRI,” jelasnya.

Usai doa bersama yang dipimpin pemuka agama, Pendeta Yonathan Sani, Pangkogabwilhan III bersama jajaran pejabat utama Kogabwilhan III menyerahkan bantuan paket sembako kepada ratusan warga Distrik Hitadipa. Selain itu, juga digelar pelayanan kesehatan gratis serta pembagian bingkisan berupa camilan dan mainan bagi anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang turut menyaksikan proses pembongkaran liang masak bakar batu sebelum makan bersama warga. Untuk kegiatan itu, masyarakat menyiapkan tujuh ekor babi, 200 ekor ayam, serta masing-masing delapan karung umbi-umbian dan sayuran.

Baca Juga  Kini Hadir di Indodax & Bittime, $PLPA Catatkan Pertumbuhan hingga 543.05%

Bambang menegaskan, tradisi bakar batu bukan sekadar warisan budaya, melainkan pelajaran hidup tentang rasa syukur, saling menghargai, serta menjaga keharmonisan dengan sesama dan alam.

“Tradisi ini adalah warisan yang tidak akan pernah pudar, sehangat batu yang menyinari cinta di setiap hati saudara-saudara kita di Papua,” pungkasnya.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pilihan Jenis Pasir Kucing Tidak Berdebu
Next Article Komunitas Pemuda dan Mahasiswa Gelar Psychological First Aid (PFA) bagi Anak-anak di Solok
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah922
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota407
    • Padang34
    • Payakumbuh38
    • Solok69
  • Ekonomi952
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized263
  • Video15

Berita Lainnya

PUPR Kota Payakumbuh meraih Penghargaan Terbaik I Penilaian Kinerja
(PUPR) Kota Payakumbuh meraih Penghargaan Terbaik I Penilaian Kinerja
Wakil Walikota Payakumbuh Elzadaswarman Hadiri HPN 2026 Banten
Pemko Payakumbuh Mengajukan Empat Ranperda Dalam Rapat Paripurna DPRD

Berita Terkait

Ekonomi

Indonesia Economic Forum Luncurkan ION untuk UMKM Digital Inklusif

Februari 10, 2026
Ekonomi

Frozen Food Kian Diminati, KAI Logistik Catatkan Peningkatan Pengiriman hingga 32%

Februari 9, 2026
Ekonomi

Metland Cyber Puri Akan Terintegrasi MRT Lintas Timur Barat

Februari 7, 2026
Ekonomi

BRI Finance Perluas Sayap di Kudus Dukung Kota Industri dan Perdagangan

Februari 7, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?