DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’
Ekonomi

Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’

vrtitimes Published Oktober 25, 2026
Share
SHARE
Digindonews.com – Bagi wisatawan yang mendambakan suasana resor yang aktif, bar tepi pantai, dan kehidupan malam turistik, pusat Lovina tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mengutamakan kualitas istirahat, efisiensi anggaran jangka panjang, dan mobilitas fleksibel ke berbagai penjuru mata angin di Buleleng, Seririt membuktikan diri bukan lagi sekadar kota pelintasan, melainkan alternatif menginap yang matang dan bernilai tinggi.

Di tengah kejenuhan wisatawan terhadap kepadatan dan kemacetan Bali Selatan, pesisir Bali Utara terus mengukuhkan perannya sebagai destinasi pemulihan diri (wellness and tranquil getaway). Di Kabupaten Buleleng, Pantai Lovina tetap menjadi magnet pariwisata terkuat. Namun, dinamika baru mulai tampak: kawasan Seririt kini menjelma sebagai basis akomodasi alternatif yang kian diminati pelancong yang menginginkan ketenangan tanpa mengorbankan akses menuju atraksi utama.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Pantai Lovina konsisten menempati peringkat teratas Daya Tarik Wisata (DTW) paling banyak dikunjungi di Buleleng, dengan angka kunjungan menembus lebih dari 140 ribu wisatawan per tahun. Daya pikat utamanya tidak bergeser: tur perahu jukung tradisional saat fajar untuk menyaksikan lumba-lumba liar (dolphin watching).

Baca Juga  BRI Finance Tutup Tahun 2025 dengan Salurkan Donasi Korban Bencana Alam di Sumatra

Meski demikian, lonjakan minat ke Lovina kerap memicu dilema logistik bagi wisatawan: haruskah menginap di pusat keramaian Lovina, menempuh perjalanan subuh dari Denpasar/Bali Selatan, atau mencari titik tinggal yang lebih hening di sekitarnya?

Menghitung Efisiensi Waktu: Menginap di Seririt vs. Meluncur dari Denpasar

Untuk menikmati atraksi lumba-lumba Lovina secara optimal, perahu nelayan umumnya bertolak dari bibir pantai antara pukul 05.30 hingga 06.00 WITA. Di sinilah letak jurang perbedaan efisiensi antara basis akomodasi di Seririt dengan perjalanan dari Denpasar atau kawasan Bali Selatan:

Perbandingan ini menegaskan bahwa menginap di sekitar pesisir Buleleng bukan sekadar pilihan gaya hidup, melainkan keputusan efisiensi waktu dan keselamatan fisik yang signifikan.

Menjawab Tren Slow Travel dan Long-Stay

Selain faktor kedekatan dengan Lovina, Seririt menjawab tren global pariwisata yang bergeser ke arah slow travel, mindful living, dan kerja jarak jauh (workation). Data tren perjalanan global menunjukkan bahwa durasi tinggal (length of stay) pelancong mandiri cenderung meningkat ketika mereka tinggal di destinasi sekunder yang minim polusi suara, tidak macet, dan memiliki kontak langsung dengan denyut masyarakat lokal.

Di Seririt, wisatawan dapat merasakan ritme harian yang lebih santai: aktivitas pasar tradisional pagi, interaksi hangat dengan warga, serta akses mudah ke pantai berpasir hitam vulkanik yang masih alami dan bebas dari komersialisasi massal.

Baca Juga  Cara Mendapatkan Token Honor of Kings dengan Proses yang Lebih Praktis

Representasi Akomodasi: Kenyamanan Fungsional di Liberta Home Lovina

Kebutuhan akan basis tinggal yang tenang, terjangkau, dan praktis inilah yang direspons oleh penyedia akomodasi modern di kawasan ini, salah satunya melalui kehadiran Liberta Home Lovina (sebelumnya dikenal sebagai Liberta Home Seririt). Berlokasi strategis di pusat aktivitas Seririt (Jl. Udayana II / jalur Seririt–Singaraja), properti ini merepresentasikan konsep compact & functional stay:

Efisiensi Anggaran (Value for Money): Menawarkan kamar yang bersih, fungsional, dan dilengkapi fasilitas esensial (seperti koneksi internet yang stabil dan area komunal) dengan tarif yang jauh lebih kompetitif dibandingkan properti tepi pantai di pusat resor Lovina. Hal ini menjadikannya pilihan rasional bagi digital nomad, wisatawan keluarga beranggaran terukur, hingga kelompok touring/road trip. Kemudahan Logistik Harian: Terletak di pusat Seririt membuat tamu leluasa mengakses fasilitas publik—mulai dari minimarket, apotek, ATM center, hingga kedai kuliner lokal—cukup dengan berjalan kaki, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fasilitas resor tertutup.

Baca Juga  Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif Era Digital

Poros Tengah: Lovina di Timur, Menjangan di Barat

Memilih basis di Seririt menempatkan wisatawan di posisi geografis yang sangat fleksibel untuk menjelajahi Bali Utara hingga Bali Barat:

Ke Arah Timur (Lovina): Akses cepat 15–20 menit menuju titik kumpul perahu lumba-lumba, kafe, dan restoran di Kalibukbuk. Ke Arah Selatan (Banjar): Hanya butuh 10–15 menit untuk mencapai pemandian air panas alami Air Panas Banjar dan wihara Buddha terbesar di Bali, Brahmavihara-Arama. Ke Arah Barat (Taman Nasional Bali Barat & Menjangan): Wisatawan yang ingin melanjutkan agenda diving/snorkeling ke Pulau Menjangan atau menyeberang via Gilimanuk dapat menghemat waktu tempuh 30–45 menit lebih cepat ketimbang berangkat dari Singaraja atau timur Lovina.

Simpulan: Menemukan Titik Keseimbangan

Bagi wisatawan yang mendambakan suasana resor aktif, bar tepi pantai, dan kehidupan malam turistik, pusat Lovina tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mengutamakan kualitas istirahat, efisiensi anggaran jangka panjang, dan mobilitas fleksibel ke berbagai penjuru mata angin di Buleleng, Seririt membuktikan diri bukan lagi sekadar kota pelintasan, melainkan alternatif menginap yang matang dan bernilai tinggi.(***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article OCTOBER ON! Dari Family Expo hingga Shopping Rewards, Semua Ada di Mall of Indonesia
Next Article BINUS @Malang Dorong Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Lewat BESTARI FESTIVAL 2026
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,308
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh343
    • Solok76
  • Ekonomi2,852
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah229
  • Lifestyle113
  • Nasional1,089
  • Olahraga85
  • Opini200
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized308
  • Video15

Berita Lainnya

Mau Kuliah Jurusan Informatika? Simak Tipsnya Berikut ini
BINUS @Malang Dorong Semangat Kewirausahaan Mahasiswa Lewat BESTARI FESTIVAL 2026
Menilik Seririt: Titik Tenang di Barat Lovina yang Kian Dilirik Pemburu ‘Slow Travel’
OCTOBER ON! Dari Family Expo hingga Shopping Rewards, Semua Ada di Mall of Indonesia

Berita Terkait

Ekonomi

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Oktober 25, 2026
Ekonomi

Bali Tech Week 2026 Catat 900 Pertemuan Bisnis, Pengalaman India dalam ONDC Jadi Sorotan

Oktober 24, 2026
Ekonomi

INCHEM TOKYO 2027, Pameran Industri Kimia dan Pabrik Berskala Terbesar di Jepang, Membuka Pendaftaran bagi Perusahaan Internasional

Oktober 24, 2026
Ekonomi

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Oktober 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?