DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor
Ekonomi

Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

vrtitimes Published Oktober 14, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Kementerian Perdagangan mengembangkan platform digital InaExport dari portal informasi perdagangan menjadi ekosistem layanan ekspor yang mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari pasar internasional.

Pengembangan tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan 19 mitra yang berasal dari instansi pemerintah, badan usaha milik negara, perguruan tinggi, dan asosiasi industri di Jakarta, Selasa, lalu. Salah satu mitra yang terlibat adalah PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV PalmCo), subholding dari PTPN III (Persero).

Kerja sama itu diarahkan untuk memperluas akses pasar ekspor bagi pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, dan menengah hingga perusahaan perkebunan berskala besar. InaExport yang selama ini lebih banyak menjadi sumber informasi perdagangan dikembangkan sebagai fasilitator transaksi bisnis ke bisnis (B2B).

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, salah satu persoalan yang dihadapi pelaku usaha Indonesia bukan semata-mata kemampuan menghasilkan produk, melainkan menemukan pasar yang sesuai di luar negeri.

“Kita mempunyai banyak produk yang bagus, tetapi kita perlu etalase untuk mempromosikannya,” kata Budi dalam acara soft launching InaExport di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta.

Baca Juga  Nusantara Global Network Bermitra dengan HF Markets untuk Meluncurkan Program Rebate Eksklusif

Menurut dia, pengembangan InaExport mengadopsi konsep discovery commerce, yakni pemanfaatan teknologi digital untuk mempertemukan produk dengan calon pelanggan berdasarkan kebutuhan dan karakteristik pasar.

“Melalui InaExport, kita menerapkan konsep discovery commerce, yaitu bagaimana produk-produk lokal kitalah yang secara aktif mencari pelanggan melalui algoritma digital,” ujarnya.

Perluas pasar komoditas perkebunan

Bagi PTPN IV PalmCo, kerja sama dengan Kementerian Perdagangan dituangkan dalam kesepakatan mengenai sinergi pengembangan ekspor produk perkebunan. Kesepakatan tersebut ditandatangani bersama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan dan perluasan pasar ekspor sejumlah komoditas perkebunan yang dikelola perusahaan, antara lain kelapa sawit, teh, kopi, karet, dan gambir. Kerja sama juga mencakup kegiatan promosi dagang bersama.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan, akses terhadap jaringan pasar internasional menjadi salah satu kebutuhan penting bagi perusahaan perkebunan yang berorientasi ekspor.

Baca Juga  K Mall Semarakan Indonesia Shopping Festival 2026 Lewat Kemayoran Reimagined

“Kesepakatan bersama Ditjen PEN Kemendag ini memberikan kami akses terintegrasi ke ekosistem InaExport,” kata Jatmiko, Sabtu (26/09/2026).

Menurut dia, integrasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempertemukan komoditas perkebunan dengan calon pembeli internasional yang telah terverifikasi. PTPN IV PalmCo juga akan memanfaatkan kerja sama promosi dagang dengan Kemendag untuk memperluas pasar ekspor.

“Kami berharap komoditas andalan seperti kelapa sawit, teh, maupun kopi bisa terhubung dengan buyer internasional yang terverifikasi secara lebih efisien,” ujarnya.

PTPN IV merupakan entitas yang bertahan (surviving entity) setelah penggabungan sejumlah anak usaha di lingkungan PTPN Group.

Lima layanan InaExport

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Fajarini Puntodewi mengatakan, transformasi InaExport mencakup lima layanan utama. Layanan tersebut meliputi asesmen kesiapan ekspor melalui fitur Cek Ekspor, sandbox dan chatbot simulasi biaya melalui kalkulator ekspor, serta layanan inquiry untuk mempertemukan permintaan pembeli dengan eksportir.

Selain itu, platform tersebut menyediakan dashboard intelijen pasar serta integrasi dengan sejumlah layanan pendukung, seperti logistik dan pembiayaan.

Baca Juga  SPMB Online SCALA by Metranet Hadirkan Sistem Penerimaan Peserta Didik Terintegrasi Andal

Fajarini mengatakan penggunaan InaExport menunjukkan peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Hingga September 2026, jumlah pengakses platform tersebut disebut mencapai 866.000, meningkat hampir lima kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Adapun anggota yang telah terverifikasi mencapai sekitar 15.000.

“Penandatanganan hari ini dengan 19 mitra bertujuan agar data informasi, program pembinaan, serta fasilitas promosi dari berbagai institusi dapat terhubung dalam satu pintu,” kata Fajarini.

Kemendag menargetkan InaExport dapat beroperasi secara penuh atau go live pada 5 Oktober 2026.

Pengembangan platform tersebut diharapkan dapat membantu eksportir mengatasi sejumlah persoalan dalam pengembangan pasar luar negeri, seperti keterbatasan informasi pasar, pemenuhan regulasi, serta akses terhadap calon pembeli internasional.

Bagi perusahaan perkebunan seperti PTPN IV PalmCo, integrasi layanan perdagangan dan promosi dalam satu ekosistem digital menjadi salah satu saluran yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jejaring pasar bagi komoditas perkebunan Indonesia.(***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue
Next Article BP Tapera Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian/Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Perumahan Nasional
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,297
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh334
    • Solok76
  • Ekonomi2,776
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,078
  • Olahraga85
  • Opini196
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized305
  • Video15

Berita Lainnya

Waspada Modus Penipuan Segitiga, Korban Dijebak Menjadi Perantara Transaksi Elektronik Fiktif
Aplikasi Trading HSB Investasi Punya Empat Lapis Perlindungan Dana Nasabah
BP Tapera Perkuat Kolaborasi Lintas Kementerian/Lembaga untuk Percepatan Pembangunan Perumahan Nasional
Kemendag Kembangkan InaExport Jadi Ekosistem B2B, Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Perluas Akses Pasar Ekspor

Berita Terkait

Ekonomi

The Pawciety Club Bawa Dunia Dog Lovers ke PIK Avenue

Oktober 14, 2026
Ekonomi

Metranet Perkuat Ekosistem Digital Koperasi di Kabupaten Bogor melalui KoperasiGO

Oktober 14, 2026
Ekonomi

Harga Minyak WTI Tertekan Prospek Gencatan Senjata, Ini Analisis Dupoin Futures

Oktober 14, 2026
Ekonomi

JETE 23 Mall Semarang Sudah Dibuka, Bawa Konsep Experience Store & Produk Unggulan

Oktober 14, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?