DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: BKKBN Jabar Dorong Penguatan Peran Remaja dan Gotong Royong Cegah Stunting
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Headline > BKKBN Jabar Dorong Penguatan Peran Remaja dan Gotong Royong Cegah Stunting
Headline

BKKBN Jabar Dorong Penguatan Peran Remaja dan Gotong Royong Cegah Stunting

asribel Published September 23, 2026
Share
SHARE

KARAWANG — Peran remaja dan keluarga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mencegah stunting. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si, mengingatkan pentingnya memperkuat pembinaan remaja sejak dini melalui lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Hal itu disampaikan Dadi dalam Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana Bersama Mitra Kerja di Kabupaten Karawang, Sabtu (19/9/2026).

Dadi mengatakan, BKKBN telah menyediakan berbagai wadah pembelajaran bagi remaja, antara lain melalui posyandu remaja serta kegiatan edukatif di sekolah dan komunitas. Namun, pemanfaatan fasilitas tersebut masih perlu ditingkatkan.

Ia menyebut data BKKBN 2023 menunjukkan sekitar 48 persen remaja aktif mengikuti kegiatan posyandu remaja secara rutin.

Baca Juga  Sedang Marak Penipuan pada Dunia Digital, Kresna Minta Jaga Data Pribadi Masing - Masing

Menurut Dadi, kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberadaan fasilitas belum otomatis diikuti dengan tingginya partisipasi masyarakat. Karena itu, edukasi mengenai kesehatan, pengasuhan, dan kehidupan berkeluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan.

“Remaja bukan hanya penerima pengasuhan, tetapi juga calon pengasuh di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti komunikasi antara orang tua dan anak, khususnya mengenai kesehatan reproduksi dan gizi. Menurut dia, komunikasi antargenerasi masih perlu diperkuat agar anak memiliki ruang yang aman untuk memperoleh informasi yang tepat.

Dadi menilai pola pengasuhan juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan anak pada setiap tahap perkembangan. Disiplin, menurutnya, tetap penting, tetapi perlu disertai komunikasi, pendampingan, dan pemahaman terhadap kebutuhan anak.

Baca Juga  Bambang Wakil Ketua Komisi I Hadiri Webinar Legislator

Selain faktor keluarga, kondisi lingkungan turut memengaruhi kesehatan anak. Lingkungan rumah dan permukiman yang tidak bersih, seperti adanya genangan air, sampah menumpuk, serta buruknya sanitasi, dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan.

Karena itu, ia mendorong masyarakat kembali memperkuat budaya gotong royong di tingkat RT dan RW.

Menurut Dadi, kegiatan membersihkan lingkungan bersama bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga bagian dari upaya preventif untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

“Semangat kebersamaan itu justru menjadi benteng utama untuk mencegah masalah kesehatan seperti stunting dan kecacingan,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Rezky Murwanto, MPH, menekankan pentingnya membangun keluarga tangguh melalui program Genting. Keluarga tangguh tidak hanya diukur dari kemampuannya menghadapi persoalan ekonomi dan sosial, tetapi juga dari kemampuan menyiapkan generasi berikutnya agar memiliki arah hidup yang produktif.

Baca Juga  Legislator Sosialisasikan Transformasi Digital

Sementara itu, Obon Tabroni menegaskan bahwa persoalan kualitas manusia membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah, keluarga, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat perlu mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan keluarga tidak hanya diarahkan pada pengendalian kependudukan, tetapi juga pada pembentukan keluarga sehat, tangguh, dan mampu mendukung tumbuh kembang generasi berikutnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,267
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh310
    • Solok73
  • Ekonomi2,571
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

BKKBN Jabar Dorong Penguatan Peran Remaja dan Gotong Royong Cegah Stunting
BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Berita Terkait

DaerahHeadline

Kapolres Sijunjung Ungkap Modus 4 Pria Asal Riau Ngaku Wartawan, Polisi Temukan Airgun dan Belasan Kartu Pers

Agustus 28, 2026
Headline

Kader GP Ansor Sumbar Sambut Kapolda Baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda

Mei 11, 2026
Headline

Dari Halal Bihalal ke Baitullah, Doa untuk Kapolres Sijunjung Menggema di Ka’bah

April 1, 2026
Oleh: Abdul Halim Wijaya Siregar, Analis Kebijakan dan juga Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Indonesia
HeadlineNasional

Kontroversi Anggaran MBG: Analis Kebijakan Sebut Ada Kesenjangan antara Narasi Publik dan Realitas Sosial.

Februari 26, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?