DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
Ekonomi

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

vrtitimes Published September 23, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha menjadi semakin penting dalam memastikan pendidikan pertambangan tetap relevan dengan kondisi lapangan. Semangat tersebut menjadi bagian dari Temu Nasional Tahunan XII Forum Komunikasi Ketua Program Studi Teknik Pertambangan Seluruh Indonesia (FORKOPINDO) dan Workshop Mata Kuliah (WMK) yang berlangsung pada 4–9 September 2026 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pertemuan tersebut menghadirkan praktisi dari berbagai perusahaan pertambangan, termasuk PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) yang diwakili Principal Geotechnical, Anas Abdul Latif, sebagai salah satu narasumber pada Workshop Forkopindo, Senin (7/9/2026).

Pertemuan tersebut mengusung tema ‘Transformasi Pendidikan Pertambangan: Menjawab Tantangan Ketahanan Energi dan Pengembangan Industri Nasional’, yang dihadiri oleh 122 pendaftar dari 46 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia. Mempertemukan akademisi, pemerintah, dan praktisi pertambangan dari berbagai perusahaan nasional, forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan dan tantangan aktual industri pertambangan.

Baca Juga  BRI BO Rawamangun Raih Juara 3 BRILiaN DekorAksi 2026 Tingkat Region 6

Pentingnya kesinambungan kolaborasi disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Rudy Sayoga Gautama, M.Sc., IPU, Dewan Pembina Forkopindo. Menurutnya, perkembangan industri dan teknologi pertambangan perlu terus diikuti bersama agar pendidikan pertambangan mampu menjawab kebutuhan masa depan.

“Forkopindo memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia profesional bagi masa depan pertambangan Indonesia. Mari terus memperkuat kolaborasi dan mengikuti perkembangan teknologi serta kebutuhan industri pertambangan,” ujarnya.

Kehadiran NHM memberikan gambaran langsung mengenai pengalaman industri, khususnya dalam pengelolaan tambang bawah tanah, sekaligus membuka ruang dialog antara kebutuhan kompetensi di lapangan dan pengembangan pembelajaran di perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Anas menjelaskan pengalaman NHM dalam pengelolaan tambang bawah tanah, mulai dari discovery outcrop di Gosowong, Toguraci, dan Kencana hingga karakteristik operasionalnya. NHM saat ini mengoperasikan dua tambang bawah tanah, yaitu Tambang Bawah Tanah Kencana dan Toguraci, dengan kondisi geologi dan tantangan teknis yang berbeda.

Baca Juga  Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center dalam Marketing Center of Excellence Danantara Indonesia

“Di Kencana, metode underhand cut and fill diterapkan dengan mempertimbangkan karakteristik endapan berkadar tinggi (high grade) serta kondisi batuan samping yang mudah rapuh. Sementara itu, Tambang Bawah Tanah Toguraci menggunakan metode stoping dengan tantangan berupa keberadaan akuifer hidrotermal yang memiliki temperatur sekitar 80 derajat Celcius,” ungkapnya.

Anas juga memaparkan siklus penambangan bawah tanah di Gosowong serta strategi pengangkutan bijih emas/ore berdasarkan tingkat prioritas. Material dengan prioritas utama diangkut langsung menuju Rompad, sedangkan material dengan prioritas lebih rendah dikelola melalui proses rehandle. Berbagi pengalaman teknis tersebut tidak hanya menjadi pembelajaran bagi para praktisi pertambangan, tetapi juga memberikan gambaran nyata bagi akademisi dan mahasiswa mengenai bagaimana konsep yang dipelajari di ruang kelas diterapkan dalam kondisi operasional.

Baca Juga  WSBP Catat Pendapatan Usaha Rp395,10 miliar pada Triwulan I/2026

GM Geology Resources & Support NHM, Denny Lesmana menambahkan bahwa pertambangan di masa depan akan terus membutuhkan inovasi dan gagasan baru untuk menjawab berbagai tantangan yang berkembang. “Berbagi praktik industri diharapkan tidak hanya memberikan gambaran mengenai penerapan di lapangan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar di kalangan mahasiswa sebagai calon generasi penerus industri pertambangan.”

Seiring tantangan ke depan akan terus berkembang, kontribusi melalui riset, inovasi, dan pengembangan pengetahuan dari dunia akademis menjadi semakin penting. Momentum ini diharapkan dapat menjadi awal bagi terbangunnya kolaborasi yang lebih luas antara akademisi dan industri dalam mendukung kemajuan pertambangan Indonesia yang aman dan berkelanjutan.(***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan
Next Article Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,267
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh310
    • Solok73
  • Ekonomi2,571
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Soroti Potensi Penurunan ke 4.282
Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional

Berita Terkait

Ekonomi

KAI Logistik Perkuat Angkutan KA Kontainer sebagai Solusi Logistik Berkelanjutan

September 23, 2026
Ekonomi

Bitcoin Tembus US$87.000, Seberapa Tinggi BTC Bisa Melaju?

September 23, 2026
Ekonomi

Penyebab Dokumen Bertanda Tangan Elektronik Ditolak Mitra atau Bank

September 23, 2026
Ekonomi

Merdeka Melaju dengan Motor Baru, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mulai 0,7% per Bulan

September 23, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?