Digindonews.com — Ketika kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan semakin beragam, pilihan layanan kesehatan kini tidak lagi sekadar soal melakukan pemeriksaan laboratorium. Masyarakat semakin membutuhkan layanan yang dapat membantu mereka memahami kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh, mulai dari pemeriksaan, pemantauan kondisi tubuh, hingga mendapatkan layanan kesehatan sesuai kebutuhannya.
Perubahan tersebut turut mendorong penyedia layanan kesehatan untuk menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi. Salah satunya tercermin dari perjalanan PT Prodia Widyahusada Tbk (Kode Saham: PRDA/”Prodia“), yang selama ini dikenal melalui layanan laboratoriumnya dan kini terus memperluas layanan melalui berbagai fasilitas klinik. Perkembangan ini menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengutamakan akses layanan kesehatan yang praktis, berkualitas, dan dapat mendukung perjalanan kesehatan secara berkelanjutan.
Di tengah perkembangan tersebut, Prodia kembali meraih TOP Brand Awards 2026 pada kategori Laboratorium Klinik. Berdasarkan hasil Top Brand Index (TBI) 2026, Prodia mencatatkan nilai 47,21%, tertinggi di kategorinya. Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Saskia Yusliana Kusumah, AVP Customer Solutions PT Prodia Widyahusada Tbk. Capaian ini menjadi salah satu indikator bagaimana sebuah merek layanan kesehatan tetap memiliki posisi kuat di tengah semakin beragamnya pilihan masyarakat.
TOP Brand Awards 2026 diselenggarakan oleh Frontier Research bersama Majalah MARKETING untuk mengapresiasi merek-merek dengan kinerja terbaik berdasarkan pilihan konsumen. Penilaian dilakukan melalui survei independen terhadap sekitar 12.000 responden di 15 kota besar di Indonesia, dengan mengukur tiga indikator utama, yaitu Top of Mind Share, Top of Market Share, dan Top of Commitment Share. Merek yang memperoleh Top Brand Index minimal 10% dan berada di peringkat tiga besar pada kategorinya berhak menyandang predikat TOP Brand.
Menurut Saskia, penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kepercayaan masyarakat sekaligus pengingat bagi Prodia untuk terus mengikuti perubahan kebutuhan pelanggan. “Penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memberikan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting dalam perjalanan Prodia untuk terus berkembang,” ujarnya.
Perluasan layanan Prodia dari laboratorium menuju layanan klinik juga menunjukkan bagaimana perjalanan kesehatan masyarakat dapat membutuhkan lebih dari sekadar hasil pemeriksaan. Dengan hadirnya layanan klinik, masyarakat memiliki pilihan untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan, sementara layanan laboratorium tetap menjadi bagian penting dalam memberikan informasi diagnostik yang mendukung proses kesehatan tersebut. Pendekatan ini juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak hanya datang ketika mengalami keluhan, tetapi mulai mengambil langkah preventif dan memantau kesehatan secara lebih proaktif.
Perjalanan tersebut menjadi bagian dari transformasi Prodia dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang lebih luas, dari laboratorium hingga klinik. Dengan menggabungkan layanan diagnostik, teknologi, serta berbagai layanan kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan individu, Prodia berupaya menjadi bagian dari perjalanan masyarakat dalam menjaga kesehatan bukan hanya ketika membutuhkan pemeriksaan, tetapi juga ketika ingin memahami dan merawat kondisi tubuh secara lebih menyeluruh.
Tentang Prodia Health Care
Prodia pertama kali didirikan di Solo pada 7 Mei 1973 oleh para pendiri berlatar belakang farmasi dengan komitmen menghadirkan hasil pemeriksaan terbaik dan layanan sepenuh hati.
Seluruh cabang Prodia telah mendapatkan akreditasi nasional maupun internasional, termasuk College of American Pathologists (CAP) selama 10 tahun berturut-turut. Akreditasi ini memastikan standar kualitas laboratorium Prodia mengacu pada standar internasional, sehingga hasil pemeriksaannya dapat digunakan di dalam maupun luar negeri.
Pada 7 Desember 2016, Prodia resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PRDA, setelah melakukan penawaran umum perdana sebanyak 187,5 juta saham dengan dana yang dihimpun sebesar Rp1,22 triliun.
Hingga 31 Maret 2026, Prodia memiliki 395 outlet di 82 kota, 112 kabupaten, dan 34 provinsi di Indonesia, termasuk Prodia Health Care dan specialty clinics seperti Prodia Children’s Health Centre, Prodia Women’s Health Centre, dan Prodia Senior Health Centre.
Untuk memudahkan akses layanan, Prodia juga menghadirkan Kontak Prodia melalui call center 1500-830 dan virtual assistant TANIA, serta layanan digital melalui U by Prodia yang tersedia di App Store dan Play Store.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES


