DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8
Ekonomi

Warisan yang Terus Berevolusi: HERITAGE REIMAGINED di ASHTA District 8

vrtitimes Published Agustus 13, 2026
Share
SHARE

ASHTA District 8 menghadirkan HERITAGE REIMAGINED, sebuah program budaya yang berlangsung pada 5–30 Agustus 2026, menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana warisan budaya Indonesia terus menginspirasi karya-karya kontemporer melalui fashion, seni, desain, musik, dan craftsmanship.

Warisan budaya tidak hanya hidup melalui sejarah, tetapi juga melalui cara kita terus menghidupkannya. Ketika tradisi bertemu dengan kreativitas, lahirlah perspektif baru yang membuat nilai-nilai budaya tetap relevan bagi generasi masa kini. Mengangkat semangat tersebut dalam perayaan bulan Kemerdekaan Indonesia, ASHTA District 8 menghadirkan HERITAGE REIMAGINED, sebuah program budaya yang berlangsung pada 5–30 Agustus 2026, menghadirkan eksplorasi tentang bagaimana warisan budaya Indonesia terus menginspirasi karya-karya kontemporer melalui fashion, seni, desain, musik, dan craftsmanship.

Mengusung tema Where Legacy Inspires Tomorrow, HERITAGE REIMAGINED menghadirkan pengalaman terkurasi yang memperlihatkan bahwa budaya bukan sekadar sesuatu yang diwariskan, melainkan terus berkembang melalui interpretasi baru. Melalui rangkaian pameran, instalasi, hingga pengalaman kreatif, pengunjung diajak melihat bagaimana nilai-nilai tradisi dapat diterjemahkan ke dalam bahasa visual dan desain yang relevan dengan kehidupan urban masa kini.

“Di ASHTA, kami percaya bahwa legacy hanya akan tetap hidup ketika terus diberi ruang untuk berevolusi. Melalui Heritage Reimagined, kami ingin menghadirkan sebuah pengalaman yang menghubungkan warisan wastra Indonesia dengan kreativitas masa kini. Bersama Wilsen Willim, kami mengajak masyarakat untuk melihat tenun bukan sekadar sebagai tradisi yang diwariskan, tetapi sebagai inspirasi yang terus berkembang, relevan, dan layak diapresiasi oleh generasi mendatang,” ujar Leonardo Slatter, Senior Manager Center Experience ASHTA District 8.

Baca Juga  Bukukan Pendapatan 139 Triliun, Integrasi Hilirisisi MIND ID Dinilai Efektif

Algorithm: Universal Language, Ketika Tenun Menjadi Bahasa Baru

Sebagai bagian utama dari HERITAGE REIMAGINED, ASHTA District 8 menghadirkan Algorithm: Universal Language, sebuah instalasi dan pameran karya desainer Wilsen Willim yang berlangsung di Melting Pot, Ground Floor. Pameran ini mengeksplorasi bagaimana tradisi tenun Indonesia dapat diterjemahkan menjadi bahasa universal melalui fashion, musik, dan eksplorasi visual yang berpadu dengan inovasi teknik serta prinsip keberlanjutan.

Berangkat dari kekayaan pola dan struktur tenun Nusantara, Wilsen Willim menghadirkan interpretasi kontemporer yang memperlihatkan bahwa warisan budaya tidak berhenti sebagai artefak masa lalu, tetapi terus berkembang sebagai sumber inspirasi bagi praktik desain masa kini. Lewat Algorithm: Universal Language, setiap pola tenun dipandang sebagai sebuah bahasa yang mampu menghubungkan identitas budaya Indonesia dengan lanskap kreatif global.

Baca Juga  Internet Rumah Terbaik untuk Keluarga Modern, Ini Faktor yang Kini Jadi Prioritas Pengguna

“Kami memilih palet warna yang netral agar setiap rancangan dapat dikenakan kembali dalam berbagai kesempatan sekaligus mudah dipadukan dengan wastra Nusantara yang kaya akan warna dan motif. Pada koleksi ini, Dian Sastrowardoyo tidak hanya hadir sebagai wajah kolaborasi, tetapi juga terlibat dalam proses pengembangan ide dan kurasi desain bersama tim, sehingga setiap karya lahir melalui dialog kreatif yang saling melengkapi,” ujar Wilsen Willim.

Kolaborasi yang Merayakan Wastra Indonesia

Melengkapi rangkaian pameran, HERITAGE REIMAGINED juga menjadi momen peluncuran koleksi kolaborasi eksklusif antara Wilsen Willim dan Dian Sastrowardoyo. Koleksi ini menghadirkan reinterpretasi siluet-siluet busana tradisional Indonesia, seperti Kebaya Kartini, Kebaya Kutubaru, Kebaya Janggan, Beskap, Surjan, hingga Sikepan Hussar khas Keraton Surakarta, yang diterjemahkan ke dalam bentuk busana siap pakai dengan pendekatan kontemporer.

Menggunakan material seperti katun, jacquard, suiting fabric, serta batik tulis Cirebon, koleksi ini menawarkan siluet yang lebih modern dengan palet warna netral, menjadikan wastra Indonesia lebih mudah dikenakan dalam keseharian tanpa kehilangan karakter dan nilai budayanya. Kolaborasi ini menjadi wujud pertemuan dua kreator dari disiplin yang berbeda, yang dipersatukan oleh visi yang sama untuk terus menghadirkan budaya Indonesia dalam cara-cara baru yang lebih dekat dengan generasi masa kini.

Baca Juga  Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral

“Saya ingin kebaya dapat menjadi bagian dari keseharian perempuan Indonesia, dengan gaya yang lebih kasual, material yang nyaman dikenakan, namun tetap mempertahankan nilai serta identitas budayanya,” ujar Dian Sastrowardoyo.

Melalui HERITAGE REIMAGINED, ASHTA District 8 kembali memperkuat komitmennya sebagai destinasi gaya hidup yang menghadirkan pengalaman terkurasi melalui seni, budaya, dan komunitas. Lebih dari sekadar merayakan warisan budaya, program ini menjadi ruang kreatif untuk saling bertemu, berkolaborasi, dan menghadirkan pemahaman baru yang menjaga warisan Indonesia tetap hidup, terus berkembang, dan menginspirasi masa depan.

HERITAGE REIMAGINED berlangsung di ASHTA District 8 pada 5–30 Agustus 2026 dan terbuka untuk publik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bukan Content Creator, Ini Profesi Sampingan yang Diam-diam Digemari Gen Z
Next Article Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,272
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh315
    • Solok73
  • Ekonomi2,585
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

INDICO Gandeng Duolingo, Hadirkan Akses Belajar 40+ Bahasa Gratis untuk Pelanggan SIMPATI Plus
Alita Gandeng Fujitsu Bawa Teknologi Analitik Gerak Berbasis AI ke Indonesia
KA Srilelawangsa Tertemper Kendaraan di Perlintasan Resmi Terjaga Binjai, Perjalanan Kereta Tetap Aman
Laba BRI Finance Melesat 89% hingga Juli 2026

Berita Terkait

Ekonomi

Bea Cukai Indonesia Semakin Digital. Mampukah Sistem Bisnis Mengimbanginya?

September 27, 2026
Ekonomi

Gaji Berhenti Saat Pensiun, Dhiraj Kelly Ingatkan Biaya Hidup Tetap Berjalan

September 27, 2026
Ekonomi

10 Motor Matic Paling Irit 2026, Cocok untuk Mobilitas Sehari-hari

September 25, 2026
Ekonomi

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

September 25, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?