DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pemko Payakumbuh Tanam Serentak 3000 Bibit Pisang Varietas Di Lima Kecamatan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Payakumbuh > Pemko Payakumbuh Tanam Serentak 3000 Bibit Pisang Varietas Di Lima Kecamatan
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Tanam Serentak 3000 Bibit Pisang Varietas Di Lima Kecamatan

Herpa Published Juli 24, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com– Pemerintah Kota Payakumbuh memulai Gerakan Tanam Pisang Serentak dengan menanam 3.000 bibit pisang varietas barangan di lima kecamatan sebagai upaya memperkuat pasokan buah lokal bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Kegiatan dipusatkan di lahan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Talang Saiyo, Kelurahan Talang, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kamis (23/7/2026).

Program tersebut merupakan bagian dari arah pembangunan Pemerintah Kota Payakumbuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta yang menempatkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan, peningkatan gizi masyarakat, serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Mewakili Wali Kota Payakumbuh, Staf Ahli Irwan Suwandi mengatakan pemerintah terus mengembangkan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi sekaligus kandungan gizi tinggi agar mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan petani.

Menurutnya, pisang dipilih karena kaya akan karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat sehingga berpotensi menjadi salah satu sumber buah lokal untuk memenuhi kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis.

“Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi pisang, tetapi juga memastikan kebutuhan buah untuk Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal,” kata Irwan.

Baca Juga  KAHMI Gelar Buka Puasa Bersama , Bahas Efisiensi Zakat yang Tepat Sasaran

Melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh, pemerintah menyalurkan 3.000 bibit pisang varietas barangan kepada 29 kelompok tani dan gabungan kelompok tani yang tersebar di 23 kelurahan pada lima kecamatan. Alokasi bantuan terdiri atas 1.405 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Barat, 535 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Selatan, 345 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Timur, 425 batang untuk Kecamatan Payakumbuh Utara, dan 290 batang untuk Kecamatan Lamposi Tigo Nagori.

Untuk mendukung keberhasilan budidaya, pemerintah juga menyalurkan 30.000 kilogram pupuk kompos dengan alokasi 10 kilogram untuk setiap batang pisang sehingga kebutuhan unsur hara tanaman dapat terpenuhi sejak awal penanaman.

Irwan menegaskan dukungan pemerintah tidak berhenti pada pemberian bantuan bibit dan pupuk. Pendampingan budidaya akan dilakukan secara berkelanjutan agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi sehingga tanaman mampu tumbuh optimal dan memberikan hasil yang maksimal.

“Kami akan terus melakukan pendampingan sehingga tanaman dapat tumbuh optimal dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi petani,” ujarnya.

Baca Juga  Wali Kota Zulmaeta Hadiri HUT Ke- 107 Pemadam Kebakaran, HUT Ke-76 Satpol PP Dan HUT Ke-64 Satlinmas

Kepala Dinas Pertanian Kota Payakumbuh, Nila Misna, menjelaskan varietas pisang barangan dipilih karena memiliki daya tahan lebih baik terhadap serangan hama dibandingkan sejumlah varietas lain sehingga dinilai paling sesuai untuk dikembangkan secara luas di Kota Payakumbuh.

“Kami memilih varietas barangan karena lebih tahan terhadap hama. Setiap bibit juga mendapatkan pupuk organik agar pertumbuhannya lebih baik dan produktivitasnya meningkat,” kata Nila.

Ia mengatakan pengembangan komoditas pisang tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Kota Payakumbuh, tetapi juga diproyeksikan menjadi komoditas unggulan yang mampu memasok kebutuhan daerah lain serta menjadi bahan baku berbagai produk olahan bernilai tambah.

Sebagai bentuk penguatan pengembangan komoditas tersebut, pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Pertanian Kota Payakumbuh dan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh mengenai pengembangan agribisnis pisang intensif di Kota Payakumbuh. Kerja sama tersebut meliputi pengembangan budidaya, pendampingan teknologi, peningkatan kapasitas petani, hingga penguatan usaha berbasis agribisnis guna meningkatkan produktivitas dan daya saing komoditas pisang lokal.

Baca Juga  Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, Terima Piagam Penghargaan Dari Menteri Hukum

Dalam sesi dialog, salah seorang petani dari Gapoktan Talang Saiyo menyampaikan harapan agar pemerintah turut membantu membuka akses pemasaran apabila produksi meningkat pada masa panen.

Menanggapi hal tersebut, Nila memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi melalui pengembangan hilirisasi produk dan perluasan jaringan pemasaran agar peningkatan produksi tetap memberikan nilai tambah sekaligus keuntungan bagi petani.

“Apabila produksi meningkat, hasil panen tidak hanya dipasarkan sebagai buah segar, tetapi juga dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah. Kami akan terus mencarikan solusi pemasaran agar tujuan utama program ini tercapai,” ujarnya.

Melalui gerakan tanam serentak, dukungan sarana produksi, pendampingan budidaya, pengembangan hilirisasi, serta kolaborasi dengan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh membangun ekosistem agribisnis pisang yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Upaya tersebut diharapkan mampu menjamin keberlanjutan pasokan buah lokal bagi Program Makan Bergizi Gratis, meningkatkan nilai tambah komoditas hortikultura, memperkuat daya saing produk pertanian daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. (***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan
Next Article Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu, Menuju Indonesia Emas 2024
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,184
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang36
    • Payakumbuh244
    • Solok73
  • Ekonomi2,054
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah225
  • Lifestyle112
  • Nasional1,014
  • Olahraga79
  • Opini190
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik264
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu, Menuju Indonesia Emas 2024
Pemko Payakumbuh Tanam Serentak 3000 Bibit Pisang Varietas Di Lima Kecamatan
BRI Region 6 Gelar Operational Enhancement Project untuk Tingkatkan Kompetensi Manager Operasional & Layanan
Integrasi Gizi dan Pendidikan Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul

Berita Terkait

Payakumbuh

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Buka Sosialisasi Kebijakan dan Peraturan Perundang-undangan Bidang Penataan Ruang

Juli 22, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran Tahun 2026

Juli 22, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Torehkan Prestasi Juara I Lomba Kelurahan Berprestasi Tingkat Sumbar

Juli 21, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Tingkatkan Pelayanan Kualitas Publik Serta Mobilitas Masyarakat

Juli 17, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?