DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia
Ekonomi

Profil Narendra Modi, Perdana Menteri India yang Akan Berkunjung ke Indonesia

vrtitimes Published Juli 1, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Menjelang kunjungan resmi Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia dalam waktu dekat, berikut kami bagikan profil mendalam mengenai rekam jejak beliau. Memasuki masa jabatan ketiganya berturut-turut pada tahun 2024, PM Modi mencatatkan sejarah sebagai salah satu Kepala Pemerintahan dengan masa jabatan terlama di dunia modern. Di bawah kepemimpinannya, India mengalami transformasi ekonomi dan sosial yang masif. Profil ini diharapkan dapat memberikan latar belakang dan referensi yang kaya bagi rekan-rekan media dalam menyambut momentum penting hubungan bilateral Indonesia – India.

PM Narendra Modi lahir pada 17 September 1950 di sebuah kota kecil di Gujarat. Keluarganya termasuk dalam kelompok ‘other backward class’ (kelas masyarakat tertinggal), yang merupakan salah satu bagian masyarakat yang terpinggirkan. Beliau tumbuh dalam keluarga yang miskin namun penuh kasih sayang. Kesulitan hidup di masa kecil tidak hanya mengajarkan nilai dari kerja keras, tetapi juga membukanya pada realitas penderitaan rakyat kecil yang sebenarnya bisa dihindari. Hal ini menginspirasinya sejak usia sangat muda untuk mengabdikan diri pada pelayanan masyarakat dan bangsa. Di tahun-tahun awalnya, beliau bekerja di Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), sebuah organisasi nasionalis yang berdedikasi pada pembangunan bangsa, dan kemudian terjun ke dunia politik bersama organisasi Bharatiya Janata Party (BJP) di tingkat nasional dan negara bagian. PM Modi menyelesaikan gelar MA dalam bidang ilmu politik dari Universitas Gujarat.

Shri Narendra Modi dilantik sebagai Perdana Menteri India untuk ketiga kalinya pada 9 Juni 2024, menyusul kemenangan telak lainnya dalam Pemilihan Parlemen 2024. Kemenangan ini menandai masa jabatan ketiga berturut-turut bagi PM Modi, yang semakin memperkokoh kepemimpinannya. Pemilu 2024 mencatatkan jumlah partisipasi pemilih yang luar biasa, di mana sebagian besar pemilih menunjukkan kepercayaan yang berkelanjutan terhadap kepemimpinan dan visi PM Modi untuk negara tersebut. Kampanyenya berfokus pada perpaduan antara pembangunan ekonomi, keamanan nasional, dan program kesejahteraan sosial, yang mendapat sambutan luas dari masyarakat.

Baca Juga  Harga Emas Hari Ini Masih Rentan Turun, Pasar Tunggu Data Inflasi AS

Sebagai Perdana Menteri pertama yang lahir setelah kemerdekaan India, PM Modi sebelumnya telah menjabat sebagai Perdana Menteri India dari tahun 2014 hingga 2019 dan dari tahun 2019 hingga 2024. Beliau juga memegang predikat sebagai Kepala Menteri (Gubernur) Gujarat dengan masa jabatan terlama, yang membentang dari Oktober 2001 hingga Mei 2014.

Dalam Pemilihan Parlemen 2014 dan 2019, PM Modi memimpin Bharatiya Janata Party menuju rekor kemenangan dengan mengamankan mayoritas mutlak pada kedua kesempatan tersebut. Terinspirasi oleh semboyan ‘Sabka Saath, Sabka Vikas, Sabka Vishwas’ (Bersama Semua, Pembangunan untuk Semua, Kepercayaan Semua), PM Modi telah membawa pergeseran paradigma dalam tata kelola pemerintahan yang menghasilkan kepemimpinan yang inklusif, berorientasi pada pembangunan, dan bebas korupsi. Perdana Menteri telah bekerja dengan cepat dan dalam skala besar untuk mewujudkan tujuan Antyodaya, atau memastikan penyaluran program dan layanan hingga ke lapisan masyarakat yang paling ujung (terpencil).

Berbagai lembaga internasional terkemuka mencatat bahwa di bawah kepemimpinan PM Narendra Modi, India telah mengentaskan kemiskinan dengan kecepatan yang sangat pesat. Menurut temuan dari laporan terbaru NITI Aayog bertajuk ‘Multidimensional Poverty in India since 2005-06’, hampir 250 juta orang berhasil keluar dari kemiskinan multidimensi dalam sembilan tahun terakhir. Kredit atas pencapaian luar biasa ini diberikan kepada inisiatif-inisiatif signifikan pemerintah dalam mengatasi seluruh dimensi kemiskinan.

Saat ini, India menjadi rumah bagi program layanan kesehatan terbesar di dunia, Ayushman Bharat. Menjangkau lebih dari 500 juta warga India, Ayushman Bharat menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi dan terjangkau bagi masyarakat miskin dan kelas menengah baru.

Memahami bahwa eksklusi keuangan merupakan beban bagi kaum miskin, Perdana Menteri meluncurkan Pradhan Mantri Jan Dhan Yojana, yang bertujuan untuk membuka rekening bank bagi setiap warga India. Kini, lebih dari 510 juta rekening bank Jan Dhan telah dibuka. Rekening-rekening ini tidak hanya menyediakan akses perbankan bagi mereka yang sebelumnya belum terjangkau perbankan (unbanked), tetapi juga membuka pintu bagi jalur pemberdayaan lainnya.

Baca Juga  Tips Memilih AC yang Tepat agar Nyaman dan Hemat Biaya

Pradhan Mantri Ujjwala Yojana, yang diluncurkan pada tahun 2016, menyediakan sambungan gas memasak gratis bagi kaum miskin. Program ini terbukti menjadi pengubah keadaan (gamechanger) yang besar dalam menyediakan dapur bebas asap bagi lebih dari 100 juta penerima manfaat, yang sebagian besar adalah perempuan. Sebanyak 18.000 desa yang belum dialiri listrik bahkan setelah 70 tahun kemerdekaan kini telah mendapatkan akses listrik.

PM Modi percaya bahwa tidak boleh ada warga India yang tidak memiliki rumah. Untuk mewujudkan visi ini, lebih dari 42 million rumah telah disetujui pembangunannya di bawah program PM Awas Yojana antara tahun 2014 dan 2024. Pada Juni 2024, setelah menjabat untuk masa jabatan ketiga, salah satu keputusan pertama Kabinet adalah membantu 30 juta rumah tangga tambahan di pedesaan dan perkotaan untuk pembangunan rumah. Hal ini menegaskan komitmen PM Modi dalam mengatasi kebutuhan perumahan negara serta memastikan martabat dan kualitas hidup yang layak bagi setiap warga negara.

Pertanian merupakan sektor prioritas bagi PM Modi. Hingga Juni 2024, pemerintahan PM Modi telah mencairkan cicilan ke-17 dari skema PM-KISAN – sebuah skema bantuan untuk sektor pertanian, di mana lebih dari 92 juta petani menerima manfaat senilai lebih dari 2,11 miliar Dolar AS. PM Modi juga berfokus pada inisiatif-inisiatif terobosan untuk pertanian, mulai dari Kartu Kesehatan Tanah (Soil Health Cards), E-NAM untuk pasar yang lebih baik, hingga fokus baru pada irigasi.

Pada 2 Oktober 2014, bertepatan dengan Hari Kelahiran Mahatma Gandhi, PM meluncurkan ‘Swachh Bharat Mission’ (Misi India Bersih), sebuah gerakan massa untuk kebersihan di seluruh negeri. Skala dan dampak dari gerakan ini sangat bersejarah. Hari ini, cakupan sanitasi telah melonjak dari 38% pada tahun 2014 menjadi 100% pada tahun 2019.

Baca Juga  Kenapa Harus Kuliah di SATU University? Ini Alasannya!

PM Modi percaya bahwa transportasi merupakan sarana penting menuju transformasi. Oleh karena itu, Pemerintah India terus bekerja untuk menciptakan infrastruktur generasi masa depan, baik dalam hal penambahan jalan tol, jalur kereta api, jalur internet (i-ways), maupun jalur air. Skema UDAN (Ude Desh Ka Aam Nagrik) telah membuat sektor penerbangan menjadi lebih ramah masyarakat dan meningkatkan konektivitas antardaerah.

PM Modi meluncurkan inisiatif ‘Make in India’ untuk mengubah India menjadi pusat manufaktur internasional. Upaya ini telah membuahkan hasil yang transformatif. India telah membuat kemajuan signifikan dalam ‘Ease of Doing Business’ (Kemudahan Berbisnis), dengan memperbaiki peringkatnya dari urutan 142 pada tahun 2014 menjadi urutan 63 pada tahun 2019. Pemerintah India menerapkan Pajak Barang dan Jasa (GST) dalam sidang bersejarah Parlemen pada tahun 2017, yang mewujudkan impian ‘One Nation, One Tax’ (Satu Negara, Satu Pajak).

Narendra Modi adalah seorang ‘Pemimpin Rakyat’ yang berdedikasi untuk menyelesaikan masalah masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Tidak ada yang lebih memuaskan baginya selain berada di tengah-tengah rakyat, berbagi kegembiraan, dan meringankan kesedihan mereka. Hubungan personalnya yang kuat dengan masyarakat di lapangan dilengkapi dengan kehadiran online yang masif. Beliau dikenal sebagai pemimpin India yang paling melek teknologi (techno-savvy), menggunakan internet untuk menjangkau masyarakat dan membawa perubahan dalam hidup mereka. Beliau sangat aktif di berbagai platform media sosial termasuk YouTube, Facebook, Twitter, Instagram, SoundCloud, LinkedIn, dan forum lainnya.

Di luar dunia politik, Narendra Modi gemar menulis. Beliau telah menulis beberapa buku, termasuk kumpulan puisi. Beliau memulai harinya dengan Yoga, yang memperkuat tubuh dan pikirannya serta menanamkan kekuatan ketenangan di tengah rutinitasnya yang serba cepat.

Info lebih lanjut kunjungi: https: www.pmindia.gov.in

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University
Next Article Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Viral, Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,150
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota427
    • Padang35
    • Payakumbuh216
    • Solok73
  • Ekonomi1,802
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah223
  • Lifestyle112
  • Nasional995
  • Olahraga79
  • Opini182
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized291
  • Video15

Berita Lainnya

Bank Raya Hadirkan Raya Active, Fitur Bank Digital untuk Dukung Aktivitas Bergerak dan Wujudkan Tabungan Impian
Hadapi Tantangan Suku Bunga, BRI Finance Perkuat Fundamental Bisnis
Bitcoin Masih Berisiko Turun ke US$50.000, Meski Peluang Rebound Belum Tertutup
Dari Pensiunan Menjadi Pengusaha Kuliner Viral, Kisah Abram Bersama Bank Mandiri Taspen

Berita Terkait

Ekonomi

Hukum Perdagangan Internasional hingga Siber Jadi Fokus Magister Hukum Bisnis BINUS University

Juli 1, 2026
Ekonomi

Wujudkan Lingkungan yang Lebih Hijau dan Berkelanjutan, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Tanam 3.800 Pohon di Jakarta dan Karawang

Juli 1, 2026
Ekonomi

Indomaret Kembali Hadirkan Produk Bertema Pokémon di Indonesia

Juli 1, 2026
Ekonomi

Mengapa Banyak Bisnis Memilih Vendor AI Agent Barantum?

Juli 1, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?