DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Akibat Longsor dan Banjir Bandang, Seorang Warga Kabupaten Solok Ditandu Warga Agar Dapat Melahirkan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Akibat Longsor dan Banjir Bandang, Seorang Warga Kabupaten Solok Ditandu Warga Agar Dapat Melahirkan
DaerahHeadlineOpini

Akibat Longsor dan Banjir Bandang, Seorang Warga Kabupaten Solok Ditandu Warga Agar Dapat Melahirkan

asribel Published Mei 7, 2023
Share
SHARE

DigIndonews.com, Solok – Nora (20), ibu hamil Warga Jorong Kipek, Nagari Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Kabupaten Solok harus ditandu dan digotong warga agar dapat melahirkan anaknya dengan selamat.

Wali Nagari Aia Luo, Maila, mengatakan, hingga kini akses jalan masih tertutup longsor dan tidak bisa dilewati, dan warganya harus ditandu agar bisa melewati satu-satunya akses jalan.

Jadi, warga bersama-sama menggotong Nora (20) sejauh 11 Km agar ia bisa melahirkan di Kota Solok, tepatnya di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ananda,” katanya kepada Infosumbar.net pada Minggu (7/5/2023).

Menggunakan peralatan seadanya dan dibantu warga, Nora diangkat untuk nantinya bisa dibawa menggunakan mobil menuju Rumah Sakit.

Baca Juga  Ketua Muhamadiyah Sumbar: Pentingnya Kerjasama dalam Mewujudkan Stabilitas Harkamtibmas

“Alhamdulillah, anaknya sudah lahir dengan selamat dengan operasi,” tuturnya.

Sementara itu, bencana longsor dan banjir bandang terjadi di Nagari Aia Luo, terjadi pada Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 04.00 WIB din hari.

Wali Nagari Aia Luo, Maila, mengatakan, ada sebanyak 30 titik longsor yang terjadi disepanjang jalan penghubung Jorong Kipek dan Jorong Tanah Sirah.

“Dari total 11 KM jalan penghubung, ada 7 KM jalan yang terdampak longsor, dan 30 titik material tanah yang ambruk,” sebutnya.

Oleh karena itu, hingga hari ini Minggu (7/5/2023) pembersihan material longsor masih dilakukan menggunakan alat berat.

 

Sumber : Infosumbar

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Diduga Perkosa Santriwati, Seorang Oknum Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Dilaporkan
Next Article Adakan Pertemuan Dengan Tim Kecil, Anies Sebut Bahas Isu Perubahan Yang Terjadi di Lapangan dan Nama Cawapres
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,247
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota431
    • Padang37
    • Payakumbuh291
    • Solok73
  • Ekonomi2,477
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,054
  • Olahraga81
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus33
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Hangat dan Berbudaya, BRI BO Otista Sambut Nasabah di Hari Pelanggan Nasional
Semarak Hari Pelanggan Nasional, BRI BO Gading Boulevard Sambut Nasabah dengan Hangat
Pabrik Garment Akarsa & Pabrik Sepatu Alas Kaki Tangguh: Sinergi Kapasitas Besar untuk Kebutuhan B2B
Design WAH! 2026 Soroti Peluang Baru untuk Mengembangkan Ide Kreatif Menjadi IP Bernilai Komersial

Berita Terkait

Payakumbuh

Wakil Wali Kota Elzadaswarman Membuka Orientasi Klasikal PPPK Angkatan III Tahun 2026

September 8, 2026
Payakumbuh

350 Personel Apel Gabungan Siaga Bencana dan Harkamtibmas Kota Payakumbuh 2026

September 8, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Menegaskan Bangunan Pasar Blok Barat Merupakan Barang Milik Daerah

September 8, 2026
Daerah

Polres Sijunjung Cek Video PETI di Silukah, Polisi Pastikan Tak Ada Aktivitas Tambang Saat Didatangi

September 7, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?