DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level $5.250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level $5.250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven
Ekonomi

Emas Diproyeksikan Lanjut Menguat, Berpeluang Sentuh Level $5.250 Seiring Kuatnya Sentimen Safe Haven

vrtitimes Published Maret 2, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Harga emas dunia diperkirakan masih mempertahankan kecenderungan positif pada perdagangan hari Selasa, 24 Februari 2026, setelah mencatat kenaikan selama empat sesi berturut-turut dan kembali melampaui level penting $5.200 per troy ounce. Analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, menilai bahwa kombinasi faktor global dan sinyal teknikal yang kuat menjadi pendorong utama yang menjaga momentum kenaikan logam mulia. Pada sesi perdagangan Asia, harga emas bahkan sempat bergerak naik hingga mendekati level $5.230, mencerminkan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah kondisi ekonomi dan politik global yang belum stabil.

Menurut Andy Nugraha, pelemahan mata uang Dolar AS menjadi salah satu katalis utama yang memperkuat posisi emas. Tekanan terhadap dolar dipicu oleh ketidakpastian baru terkait arah kebijakan perdagangan Amerika Serikat, terutama setelah Mahkamah Agung AS memutuskan bahwa tarif perdagangan besar yang sebelumnya diterapkan oleh pemerintahan Donald Trump tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Meskipun pemerintah kemudian mengumumkan kebijakan tarif baru, langkah tersebut justru meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas perdagangan global, sehingga mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset yang dianggap lebih aman.

Selain isu perdagangan, perkembangan geopolitik internasional juga memberikan kontribusi signifikan terhadap kenaikan harga emas. Rencana dialog lanjutan antara Amerika Serikat dan Iran terkait isu nuklir menjadi perhatian pasar. Situasi geopolitik yang masih penuh ketidakpastian cenderung meningkatkan preferensi investor terhadap emas, yang secara historis dianggap sebagai instrumen perlindungan nilai di tengah potensi konflik dan ketegangan global. Namun demikian, setiap sinyal positif dari proses diplomasi berpotensi membatasi penguatan emas dalam jangka pendek karena dapat mengurangi kekhawatiran pasar.

Baca Juga  PT Vinindo Inti Pratama Dukung Panggung Gembira Santri Gontor

Faktor lain yang turut memperkuat harga emas adalah penurunan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat serta melemahnya indeks dolar. Penurunan imbal hasil obligasi tenor 10 tahun membuat emas menjadi lebih kompetitif dibandingkan instrumen berbasis bunga. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung meningkatkan eksposur terhadap emas karena biaya peluang untuk memegang aset non-yielding menjadi lebih rendah. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi harga emas untuk mempertahankan tren kenaikan yang telah terbentuk dalam beberapa hari terakhir.

Pelaku pasar juga menantikan rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, khususnya data Indeks Harga Produsen (PPI), yang dapat memberikan gambaran mengenai arah inflasi dan kebijakan suku bunga. Kebijakan moneter yang lebih longgar berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi harga emas. Pejabat Federal Reserve, termasuk Christopher Waller, sebelumnya menyampaikan bahwa bank sentral masih membuka kemungkinan untuk mempertahankan suku bunga atau bahkan menurunkannya jika kondisi ekonomi mendukung. Sikap yang cenderung fleksibel ini memberikan sentimen positif bagi emas, karena suku bunga yang lebih rendah biasanya meningkatkan daya tarik logam mulia.

Baca Juga  Semarak HUT ke-81 RI, KAI Bandara Layani 41.483 Penumpang di Yogyakarta

Dari perspektif teknikal, Andy Nugraha menjelaskan bahwa struktur grafik saat ini memperlihatkan tren naik yang semakin solid. Pola candlestick yang terbentuk menunjukkan dominasi tekanan beli yang konsisten, sementara indikator Moving Average mengonfirmasi bahwa harga bergerak dalam jalur bullish. Hal ini mengindikasikan bahwa minat beli masih kuat dan potensi kenaikan lanjutan masih terbuka dalam jangka pendek.

Dupoin Futures memproyeksikan bahwa jika momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan menuju area resistance di kisaran $5.250 per troy ounce. Level ini menjadi target terdekat yang dapat dicapai apabila kondisi pasar tetap mendukung, terutama jika dolar AS masih berada dalam tekanan dan ketidakpastian global belum mereda. Sebaliknya, apabila terjadi tekanan jual atau aksi ambil untung, maka harga emas berpotensi mengalami koreksi menuju level support terdekat di sekitar $5.127 per troy ounce. Area tersebut diperkirakan akan menjadi zona penting yang dapat menahan penurunan lebih lanjut.

Baca Juga  Perkuat Sinergi Strategis, BRI BO Otista Jalin Silaturahmi dengan Direktur Utama RS UKI yang Baru

Secara keseluruhan, prospek harga emas dalam jangka pendek masih menunjukkan kecenderungan positif. Kombinasi antara pelemahan dolar AS, penurunan imbal hasil obligasi, ketidakpastian perdagangan global, serta dukungan sinyal teknikal yang kuat menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan. Andy Nugraha menegaskan bahwa selama harga emas mampu bertahan di atas level support kunci, peluang untuk melanjutkan penguatan tetap terbuka. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus mencermati perkembangan ekonomi global, arah kebijakan moneter, serta dinamika geopolitik yang dapat memengaruhi pergerakan harga emas dalam waktu dekat.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Sinergi Persiapan Angkutan Lebaran, KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif ke Pulau Jawa
Next Article Cara Memilih Lotion Bayi untuk Newborn agar Tidak Iritasi dan Tetap Lembap
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,236
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota430
    • Padang37
    • Payakumbuh283
    • Solok73
  • Ekonomi2,386
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,051
  • Olahraga80
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus33
  • Politik270
  • Uncategorized297
  • Video15

Berita Lainnya

Sambut HUT ke-81 RI, BRI BO Rawamangun Semarakkan Kantor dengan Dekorasi Nuansa Merah Putih
Area Otista Raih Juara 2 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli
UMKM Binaan BRI Region 6 Antusias Ramaikan Festival Semarak Merah Putih di Pasar Malaka Rorotan
Lebih dari 76 ribu Pengguna Jasa KA Gunakan KA Jarak Jauh dari Daop 2 Bandung Selama Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

Berita Terkait

Ekonomi

Di hadapan Presiden RI, Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur Dukung Program PLTS 100 GWp

September 1, 2026
Ekonomi

Memasuki Usia 70 Tahun, IPI Perkuat Komitmen Dukung Hidup Sehat Melalui IPI Pilih Sehatmu Challenge

September 1, 2026
Ekonomi

Fusion Hotel Group Umumkan Integrasi Brand Ayola dan Odua dari Topotels Hotels & Resorts

September 1, 2026
Ekonomi

Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Jawa–Bali: Mendorong Pemerintah Daerah Terus Berinovasi dan Memperluas Praktik Baik

September 1, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?