DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Di Tengah Rakernas METI, Gerakan Pemuda Energi Soroti Proyek Bermasalah
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Di Tengah Rakernas METI, Gerakan Pemuda Energi Soroti Proyek Bermasalah
Nasional

Di Tengah Rakernas METI, Gerakan Pemuda Energi Soroti Proyek Bermasalah

Astriani Published Januari 31, 2026
Share
SHARE

 

Bandung, 31 Januari 2026 – Di tengah berlangsungnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) di Bandung, Gerakan Pemuda Energi menggelar aksi dan menyampaikan pernyataan sikap di Swiss-Belresort Heritage Dago. Aksi ini digelar sebagai respons atas serangkaian konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan persoalan tata kelola proyek energi yang dinilai selama ini ditutup dengan narasi manis “transisi energi” dan “energi bersih”.

Gerakan Pemuda Energi menilai Rakernas METI seharusnya tidak hanya menjadi etalase optimisme dan target investasi, tetapi juga ruang evaluasi terbuka atas berbagai persoalan di lapangan. Sebab, di balik klaim keberhasilan transisi energi, tersimpan jejak konflik agraria, ketegangan sosial, serta dugaan praktik pengelolaan proyek yang bermasalah.

Dalam aksi ini, Gerakan Pemuda Energi menyoroti sedikitnya tiga klaster persoalan yang dianggap mendesak untuk dibuka ke publik.

Baca Juga  PB HMI Resmi Tutup SEPIM 2025: Kader Dipersiapkan Sambut Kepemimpinan Indonesia Emas 2045

Pertama, Gerakan Pemuda Energi mendesak evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek di bawah pengawasan Endi Novaris Syamsudin, yang diduga memicu konflik rekrutmen tenaga kerja, kerusakan infrastruktur desa, serta memperparah konflik agraria, khususnya dalam proyek biomassa dan hutan tanaman energi. Pola ini diduga mencerminkan praktik pembangunan yang mengabaikan daya dukung sosial dan lingkungan, sementara masyarakat lokal justru diposisikan sebagai pihak yang harus menanggung dampak paling besar.

Kedua, Gerakan Pemuda Energi menuntut klarifikasi terbuka atas proyek-proyek di bawah pengawasan Wiluyo Kusdwiharto, yang diduga terkait dengan konflik bersama nelayan keramba dan masyarakat adat, serta diduga menimbulkan dampak ekologis dan sosial pada proyek PLTS Terapung, PLTS IKN, serta PLTA/PLTM di Sulawesi. Proyek-proyek yang diklaim sebagai bagian dari energi bersih ini diduga justru mempersempit ruang hidup warga dan memperlebar jurang konflik di tingkat tapak.

Baca Juga  Legislator Sebut Masyarakat Indonesia 77 Persen Terhubung Internet

Ketiga, Gerakan Pemuda Energi mendesak audit dan penegakan hukum terhadap proyek-proyek PT Ketaun Hidro Energi yang dipimpin Zulfan Zahar, yang diduga terkait dengan sengketa lahan, dugaan keterlibatan praktik mafia tanah, serta buruknya tata kelola proyek PLTM di Kabupaten Lebong, Bengkulu. Kasus ini dipandang sebagai potret telanjang bagaimana proyek energi bisa berubah menjadi sumber konflik berkepanjangan ketika pengawasan negara melemah dan akuntabilitas dikesampingkan.

Koordinator Gerakan Pemuda Energi, Ronal, menegaskan bahwa transisi energi tidak boleh direduksi menjadi sekadar urusan target kapasitas, angka investasi, atau panggung pencitraan.

“Transisi energi yang mengabaikan keadilan sosial dan keselamatan ekologis hanya akan melahirkan krisis baru. Jika konflik, penggusuran, dan dugaan pelanggaran hukum terus dibiarkan, maka narasi energi bersih berisiko berubah menjadi slogan kosong di mata publik,” tegas Ronal.

Baca Juga  Kementerian Kominfo RI Angkat Tema "Peran UMKM untuk Menciptakan Masyarakat Mandiri Ekonomi" dalam Webinar Literasi Digital

Menurutnya, momentum Rakernas METI semestinya menjadi titik balik untuk membuka persoalan-persoalan ini secara jujur dan transparan, bukan justru menjadi ruang aman untuk menutupi masalah dengan pidato optimistis dan presentasi penuh grafik pertumbuhan.

Dalam aksi ini, Gerakan Pemuda Energi menyampaikan data, pernyataan sikap resmi, serta keterangan pers sebagai bentuk tekanan publik agar negara dan para pemangku kepentingan berhenti menunda evaluasi, audit, dan penegakan hukum terhadap proyek-proyek energi yang diduga bermasalah.

Gerakan Pemuda Energi memperingatkan, selama konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan dugaan penyimpangan tata kelola terus dibiarkan, resistensi publik terhadap proyek-proyek energi akan terus membesar dan legitimasi transisi energi akan semakin dipertanyakan.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah912
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota407
    • Padang34
    • Payakumbuh30
    • Solok69
  • Ekonomi933
  • Headline403
  • Internasional81
  • Khazanah204
  • Lifestyle112
  • Nasional920
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized261
  • Video15

Berita Lainnya

Di Tengah Rakernas METI, Gerakan Pemuda Energi Soroti Proyek Bermasalah
Pelabuhan Parepare Layani Puluhan Ribu Penumpang Selama Nataru
Tokoh Masyarakat Sijunjung Dukung Penuh Polri Tetap di Bawah Presiden
Mahasiswa Tanah Datar Turun ke Jalan: Tuntut Perbaikan Jalan Provinsi dan Gelar Aksi Solidaritas Korban Kecelakaan

Berita Terkait

Nasional

Pemuda Peduli Indonesia Desak Kejagung Usut Dugaan Pungli di Padang Lawas, Libatkan Pemdes dan Ketua APDESI

Januari 28, 2026
Nasional

Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Nilai Pencabutan Izin Perusahaan di Sumatra Langkah Strategis Selamatkan Lingkungan

Januari 22, 2026
Nasional

Senator Sumut M. Nuh Dukung Ketegasan Presiden, Minta Nasib Pekerja Jadi Perhatian Serius

Januari 22, 2026
Nasional

ISLaMS Luncurkan Buku Penelitian tentang Pemenuhan Hak Anak di Pengadilan Agama dalam Perspektif Kesejahteraan Finansial

Januari 22, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?