DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Buya Hasanuddin AS Desak Audit Total Perizinan dan PETI: Demi Selamatkan Hutan Sumatera Barat
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Buya Hasanuddin AS Desak Audit Total Perizinan dan PETI: Demi Selamatkan Hutan Sumatera Barat
NasionalOpini

Buya Hasanuddin AS Desak Audit Total Perizinan dan PETI: Demi Selamatkan Hutan Sumatera Barat

Redaksi Published Desember 4, 2025
Share
SHARE

“Buya Hasanuddin AS Desak Audit Total Perizinan dan PETI: Demi Selamatkan Hutan Sumatera Barat”

Bencana banjir bandang dan longsor yang kembali melanda Sumatera Barat menjadi alarm keras bahwa daerah ini tengah menghadapi krisis ekologis yang tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Curah hujan ekstrem memang menjadi pemicu, namun kerusakan hutan dan rusaknya kawasan ekologis selama bertahun-tahun telah memperparah dampak bencana di berbagai wilayah.

Buya Hasanuddin AS, yang kerap disapa Bang Sandi, merupakan pemerhati kehutanan dan mantan Anggota DPR RI periode 2014–2019. Saat ini ia juga aktif di Departemen Pertanian, Kehutanan, Kelautan, dan Agraria DPP IKM. Menurutnya, salah satu akar persoalan yang paling mendesak adalah lemahnya tata kelola perizinan dan pengawasan terhadap kawasan hutan.
“Kita harus jujur bahwa perizinan yang tidak terkendali, alih fungsi kawasan, serta praktik illegal logging telah memperlemah benteng alam kita,” tegasnya.

Baca Juga  Tambang Ilegal di Pasaman Barat Kian Marak, Fungsi Penegakan Hukum Dipertanyakan

Tak hanya itu, Bang Sandi menyoroti maraknya PETI (Pertambangan Tanpa Izin) atau praktik tambang ilegal yang terjadi secara masif di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Aktivitas ini dianggap memperparah kerusakan hutan, merusak struktur tanah, dan menggangu keseimbangan hidrologis.

“Tambang ilegal yang dibiarkan berjalan tanpa penindakan tegas telah merusak kontur lahan hulu, mencemari sungai, dan menghilangkan vegetasi yang seharusnya menjadi pelindung alam. Ketika terjadi hujan deras, tanah yang sudah tidak stabil itu mudah sekali longsor,” ujar Buya.

Menurutnya, kerusakan hutan lindung, daerah tangkapan air, serta kawasan tambang ilegal yang tidak terkendali menjadi kombinasi yang sangat berbahaya dan memicu rentetan bencana ekologis.

Baca Juga  Sri Mulyani Sebut APBN Defisit Rp169,5 Triliun Per Oktober

“Ketika hutan tidak lagi utuh dan tanah sudah diganggu aktivitas tambang, maka setiap intensitas hujan tinggi berubah menjadi ancaman,” sambungnya.

Karena itu, Bang Sandi mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap semua kebijakan pengelolaan hutan dan penindakan tambang ilegal, termasuk membuka seluruh data perizinan secara transparan.

“Semua izin harus dibuka, ditinjau ulang, dan dievaluasi objektif. Jika ada aktivitas yang merusak, hentikan. Jika ada izin bermasalah, cabut. Dan untuk PETI, negara harus hadir dengan tegas, tidak boleh ada toleransi,” tegasnya. Ia juga menekankan perlunya teknologi pemantauan hutan dan kawasan tambang untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Selain evaluasi regulasi, Bang Sandi menekankan pentingnya rehabilitasi hutan dan pemulihan daerah aliran sungai (DAS) secara masif dan berkelanjutan.

Baca Juga  Ali Imron Bafadal Anggota Komisi I DPR RI Himbau Masyarakat Hindari Disinformasi Saat Berinternet di Era Digital

“Pemulihan ekologi bukan pekerjaan musiman. Ini harus menjadi komitmen jangka panjang demi keselamatan masyarakat dan masa depan lingkungan kita,” jelasnya.Di tengah duka akibat bencana ini, DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam.
“Kami berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatera, terutama di Sumatera Barat. Semoga keluarga yang terdampak diberikan kekuatan, dan kondisi daerah kita dapat pulih kembali,” ungkap Bang Sandi.

TAGGED:hasanuddin aslongsorpetiPrarforsumaterasumateraberdukatambang ilegal
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry1
Dead0
Wink0
Previous Article NMN Kiwami Buatan Jepang Disetujui FDA, Amankan Stok Baru dan Perekrutan Agen
Next Article Kepemimpinan Pemuda dalam Menavigasi Transformasi Sosio-Industri dan Ekonomi Teknologi: HMI Hadirkan Gagasan Visioner Prof. Didik J. Rachbini di TMII
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah969
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota411
    • Padang34
    • Payakumbuh71
    • Solok73
  • Ekonomi1,123
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah209
  • Lifestyle112
  • Nasional942
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized273
  • Video15

Berita Lainnya

Mulia Box Luncurkan Koleksi Ramadhan 2026: Solusi Kemasan Premium Low-MOQ untuk UMKM
Tourism India Showcase 2026 Dorong Kolaborasi Pariwisata India–Indonesia
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Integrasi Pemasaran Gula Nasional
Siaga Mudik Lebaran Dimulai! Kapolres Sijunjung Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026

Berita Terkait

Nasional

Digitalisasi Perlindungan Sosial Dinilai Kunci Hadirkan Bantuan Tepat Sasaran

Maret 11, 2026
Nasional

Aktivis HMI Apresiasi Kakorlantas soal Tim Urai Operasi Ketupat 2026

Maret 10, 2026
Nasional

RUPST BNI Setujui Dividen Rp13 Triliun dan Buyback Saham Rp905 Miliar

Maret 9, 2026
Nasional

Pelayanan Pertamina Menjelang Hari Raya dan Upaya Menjaga Ketahanan Stok di Tengah Isu Geopolitik di Iran

Maret 6, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?