DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Kemendikbudristek: Literasi Sejarah Jadi Kunci Menangkal Distorsi Informasi di Era Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Kemendikbudristek: Literasi Sejarah Jadi Kunci Menangkal Distorsi Informasi di Era Digital
Daerah

Kemendikbudristek: Literasi Sejarah Jadi Kunci Menangkal Distorsi Informasi di Era Digital

Redaksi Published November 25, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com, Lebak, 18 November 2025 — Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Wawan Yogaswara, M.Hum., menegaskan bahwa literasi sejarah harus bertransformasi mengikuti perkembangan teknologi digital untuk menjangkau generasi muda.

Berbicara dalam Seminar Literasi Sejarah Indonesia, Wawan mengungkapkan bahwa minat generasi muda terhadap sejarah nasional hanya mencapai 37 persen, berdasarkan survei Kemendikbudristek 2023. Bahkan di Banten, hanya 45% generasi muda yang pernah mengunjungi situs sejarah seperti Keraton Surosowan atau Benteng Speelwijk.

“Tantangan kita bukan kurangnya warisan budaya, tetapi kurangnya keterhubungan generasi muda dengan sejarahnya sendiri,” ujarnya.

Wawan menekankan pentingnya digitalisasi sejarah melalui tur virtual Banten Lama, aplikasi sejarah berbasis AR, dan dokumentasi digital aset budaya. Namun ia mengingatkan adanya risiko narasi sejarah yang diplintir untuk kepentingan tertentu.

Baca Juga  Bendum GP Ansor Addin Jauharudin Lantik PC GP Ansor Bukittinggi Ciptakan Pemuda Enterprenuer

“Literasi sejarah dan literasi digital harus berjalan berdampingan agar masyarakat mampu memverifikasi informasi yang beredar,” tegas Wawan.

Ia juga mengungkapkan adanya penurunan minat terhadap seni tradisi lokal hingga 28% dalam lima tahun terakhir, terutama di kalangan generasi Z. Untuk itu, ia mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas budaya, kreator konten, dan pelaku ekonomi kreatif.

Wawan menilai bahwa sejarah dapat menjadi modal ekonomi daerah melalui pengembangan wisata heritage yang dikelola secara inklusif.

“Ketika masyarakat memahami nilai sejarah, mereka akan lebih peduli melestarikan budaya dan menolak praktik ilegal seperti perusakan situs atau perdagangan artefak,” tambahnya.

Seminar ini diharapkan memperkuat identitas nasional dan mendorong kebangkitan ekosistem sejarah digital di Banten.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dukung Mobilitas Saat Libur Nataru 2025/2026, KAI Daop 8 Surabaya Berikan Diskon
Next Article Kemendikbud Tekankan Ancaman Hoaks Sejarah: Hanya 40% Situs Bersejarah Bengkulu Sering Dikunjungi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,042
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota419
    • Padang34
    • Payakumbuh130
    • Solok73
  • Ekonomi1,388
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah216
  • Lifestyle112
  • Nasional958
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized282
  • Video15

Berita Lainnya

Optimalkan AI, MiiTel Ubah Percakapan Bisnis Jadi Data Strategis
Dorong Standar Keamanan Pangan, SUCOFINDO Gelar Pelatihan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi
Staf Khusus Presiden Tiar N Karbala Serukan Gotong-Royong Digital 64 Juta UMKM di MitMe Fest 2026
57% Jawaban AI Tidak Menyebut Brand, Apa Dampaknya bagi Bisnis?

Berita Terkait

Limapuluh Kota

Infrastruktur Terbengkalai, Kinerja Birokrasi Daerah Dipertanyakan

April 30, 2026
Payakumbuh

BPBD Gelar Pelatihan Pencegahan Dan Mitigasi Bencana

April 28, 2026
Payakumbuh

Payakumbuh Tampil Dominan Di Kejurnas Open Aerobic Gymnastics 2026

April 28, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Perigati Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026, Pentingnya Sinergi Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerah

April 28, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?